3. Hari Pertama

184 43 70
                                        

Berikan dukungan kalian buat Lara berupa vote dan komen ya Sunflower (⁠☆⁠▽⁠☆⁠). Oh ya. Satu lagi, jangan jadi Readers silent ya!

 Satu lagi, jangan jadi Readers silent ya!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

✿ ✧ ✿

Bagaimana bisa gadis yang tampak  polos saat tertidur bisa di sebut sebagai seorang gadis yang angkuh?

_Algerian Nathandra Athariz_

✿ ✧ ✿

  Di dalam sebuah rumah, terlihat Leron dengan pakaian santainya tengah duduk di sofa ruang tamu dengan sebuah koran di tangannya. Sebelah tangannya terulur untuk mengambil secangkir kopi di atas meja di depannya. Hari ini bosnya berbaik hati memberikan satu hari cuti kepada para pekerjanya.

Sluurp

  Minum kopi di pagi hari seraya membaca koran, nikmat mana yang engkau dustakan.

“ Kak,” panggil seorang pria yang lebih muda.

“Hm.”

“Alamat.”

  Leron mengalihkan pandangannya dari koran ke arah Alger yang kini telah duduk di sampingnya.

  Dahi Leron mengerut. “Alamat? Kamu ingin pindah?” tanya Leron dengan raut wajah mengejek.

  Alger memutar bola matanya malas. “ayolah kak.”

Leron terkekeh kecil. “ Baiklah. Nih,” Leron menyerahkan sebuah kertas pada Alger. “Rumahnya ada di blok Segitiga Cinta, rumah bercat putih,” terang Leron.

  Alger menganggukkan kepalanya mengerti, ia berdiri dari duduknya. Kemudian tangannya terulur di hadapan Loren.

“Apa? Uang bulanan mu habis?”

Alger tak menjawab, tanpa basa-basi ia langsung menyambar tangan Leron untuk Salim.

“Aku pergi.”

“Al,” panggil Leron menghentikan langkah Alger yang akan keluar dari rumah.

“ Kamu yakin akan pergi bekerja dengan penampilanmu yang seperti itu?” tanya Leron memindai penampilan Alger dari atas sampai bawah.

“Ya.”

“Kamu ingin bekerja atau menjadi preman pasar? Celana jeans biru dengan beberapa robekan pada bagian lutut, kaos hitam polos. Dan lagi, kenapa kamu selalu memakai kalung itu? Penampilanmu lebih mirip seperti remaja yang akan pergi tauran,” sindir Leron menatap sinis Alger.

Last Picture [TERBIT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang