39

129 50 10
                                        

"Gua harus gimana? Apa gua iyain aja? Atau gak, atau gimana nih huhu" tanya Alyn pada kedua sahabatnya

Caca ataupun Jessica pun mengerutkan dahinya, mereka bingung dengan arah pembicaraan Alyn yang tiba-tiba bertanya secara dadakan

"Hah?"-Je

"Apaan lol? Konteksnya main iyain aja lo, kocak"-Caca

#Flashback

Kini Jay bersama sang ibu akhirnya mau tak mau ikut kembali makan malam bersama Alyn,

Alyn bilang ia tak akan enak makan sendiri dan jadilah sang ibu dan anak itu– Renata dan Jay menemani dan ikut makan kembali bersama Alyn

Renata, tentunya sangat merasa senang dan bahagia sebab janjinya dengan Krystal– sahabat semasa mereka masih bersekolah sampai saat ini akan tercapai satu langkah lagi, namun disisi lain. Renata merasa kasihan melihat Alyn yang tinggal sendirian dikosan sekecil ini menurut dirinya. Pasti takan nyaman

Yah walaupun anak itu satu kost dengan kedua sahabat kecilnya.

"Eum sayang, Alyn" panggil lembut dari Ibu njay, Renata.

"Iya mami? Mau minum kah? Atau mau menambah lagi?" tawar Alyn dengan senyum manisnya yang selalu terpatri disana

Jay yang selalu setia mengamati interaksi antara kedua wanita kesayangannya pun tak henti-hentinya ikut tersenyum, memperhatikan mereka

"Aih, gak sayang gak. Mami sudah cukup dan kenyang ini semua buat Alyn saja jika menurut Alyn kebanyakan Alyn boleh berbagi dengan Cassandra dan Jessica sayang" kata sang Ibu Jay dengan senyum hangatnya dengan salah satu tangannya terulur untuk mengusap lembut surai hitam si cantik

"Ah, begitu. Baiklah mami, terimakasih ya mami~ Jayyiee~"

Mami Renata tersenyum hangat dan menganggukkan kepalanya sebagai respon

"Nothing to say thank, love. Makan yang banyak biar kamu gak sakit"-Jay

"Oh ya nak, mumpung mami ingat..." seketika ucapan Renata membuat kedua anak itu mengalihkan perhatiannya untuk menatap sang ibu

"Mami ingin menawarkan apakah Alyn mau untuk tinggal satu apartemen dengan Jay? Entah mengapa mami terkadang merasa khawatir jika kamu disini sendirian"-Mami

"Eh? /  Hah? " kaget Jay maupun Alyn bersamaan, sebab sebelumnya Mami Renata tak ada brifing seperti ini sebelum mereka sampai ditempat Alyn, maka inilah sebab Jayden ikut terkejut

"Nak, mau ya? Mami tidak tenang~ Jay kamu juga tidak keberatan kan anak mami yang ganteng ini? Karena kalo ada Jay kamu pasti aman sayang kemanapun~ kalo kamu sakit atau Jay sakit kalian akan saling membantu. Lagi pula, kalian ini sudah bertunangan juga. Jadi mami pikir tak apa untuk tinggal bersama"-Renata

Ya udah tunangan tapi gak seatap juga langsung weh lahhh  —batin Alyn

Mami ini ngerencanain apa lagi sih, tapi ini ada benernya juga sih  —batin Jayden

"Ah ya, kalo Jay ngikut ajalah mam. Balik lagi ke Alyn nya gimana"-Jay

"Nah~ ayolah nak, kamu pasti amankan kalo sama Jay begitu juga mami dan bunda akan merasa lega kalo kamu ada yang jaga"-Renata

"Ini terlalu dadakan mami, Alyn juga sebenarnya disini udah nyaman kan ada Caca sama Je juga yang ada dikosan ini"

Renata pun tak tinggal diam, ia akan mengeluarkan jurus terakhirnya. Memasang wajah sedih dan menatap sang anak tunggal kesayangannya

TUAN GIGOLOTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang