43,

77 7 3
                                        

Jay baru saja memberhentikan mobilnya tepat didepan pintu utama perusahan sang keluarga, pintu kemudinya dibukakan langsung oleh salah satu petugas keamanan yang menjaga pintu utama dengan membungkukan setengah badannya memberikan hormat padanya

"Siang Pak, tolong parkirkan ke lobby seperti biasa ya"-Jayden

"Selamat siang juga tuan muda, baik siap laksanakan"-Petugas keamanan

Setelah itupun Jay bergegas masuk kedalam kantor besar itu, dengan auranya yang sangat pekat tak ada yang bisa mengalihkan pandangannya dari seorang Jayden Hutaman

"Siang Pak Jayden"

Jay seketika memberhentikan langkahnya dan menolehkan kepalanya pada asal suara tersebut. Disana datanglah seorang wanita cantik yang berpakaian rapih nan sopan dan tersenyum ramah padanya

"Ya"-Jayden

"Saya membawa beberapa file untuk bahan rapat bapak dengan klien di jam makan siang nanti. Bapak dapat memeriksanya" Ujar sang wanita itu dengan ramah, senyumnya yang masih terpatri di wajah cantiknya itu

Jay melirik sekilas file yang ada didalam map coklat itu, lalu ia pun menganggukan kepalanya sekilas dan kemudian berkata, "Letakan saja dimeja ruangan saya. Nanti saya akan lihat, saya ingin keruangan Pak Alex terlebih dahulu"

"Baik kalau begitu pak, dimengerti" Jawab wanita itu dengan tegas dan sopan sambil menganggukan kepalanya sekilas.

Setelah itupun Jay kembali berjalan dengan sedikit terburu-buru, melangkahkan kakinya menuju lift agar dirinya cepat sampai di ruangan tangan kanan perusahaan keluarganya

.

Caca dan Je baru saja menyelesaikan materi presentasi tugas kelompoknya. Mereka berdua- Caca dan Je, terpaksa harus berpisah dengan Alyn

Dikarenakan sang dosen hanya meminta satu kelompok terdiri dari dua anggota, sementara Alyn berpasangan dengan Regan sang ketua kelas yang cukup terkenal di jurusan dan angkatannya

"Makasih ya cantik, speaking lo udah bagus, kok. Jangan bosen terus diasah ya. Good job Alyn" ujar Regan sambil mengacak gemas poni Alyn

Sementara itu Je dan Caca berjalan mendekati keduanya sambil berdehem dengan iseng

"Duh Regan, dia nih orang yang jarang banget touching touching sama orang lain, tapi. Sekalinya touching sama tunangan orang"-Je

Regan maupun Alyn pun langsung menoleh, mereka– yakni Alyn dan Regan pun memberikan reaksi yang berbeda

"Alay, gua cuma ngasih apresiasi ke Alyn aja. Dan gak ada niat lebih juga"-Regan

"Makanya Gan, cari cewe sana yang sejurusan kek, beda jurusan, beda tingkat juga gapapa. Jangan cuek cuek juga anjir"-Caca

"Loh, mang eak? Emang si Regan demen cewe ya? Haha" ceplos Je dengan begitu saja seakan tak merasa beban hidup

"Loh, mang eak? Emang si Regan demen cewe ya? Haha" ceplos Je dengan begitu saja seakan tak merasa beban hidup

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Sep 13, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

TUAN GIGOLOTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang