42

97 10 1
                                        

Jay membuka pintu mobilnya dan keluar lebih dulu lalu, kemudian ia pun bergegas untuk membukakan pintu mobil penumpang sampingnya dan mengulurkan tangannya menunggu sambutan hangat dari tangan halus kesayangannya

"Silahkan keluar duniaku"-Jay

Jay menundukkan sedikit tubuhnya layaknya seorang pangeran yang sedang menunduk dan mengulurkan tangannya pada tuan putri saat ingin diajak berdansa

Alyn sendiri yang melihat tingkah Jay hanyalah dapat menggelengkan kepalanya dengan disusul kekehan kecilnya

Alyn pun mengulurkan tangannya dan menerima dengan hangat sambutan tangan tersebut, meletakkan tangannya diatas tangan Jay dan barulah Alyn keluar dari mobilnya

Kala ia sudah merasakan sebuah tangan lain yang ada digenggaman tangannya Jay pun tersenyum, ia menegakkan kembali tubuhnya dan mencium sekilas punggung tangan si cantik sambil melakukan kontak mata dengan sang tunangannya

Kala ia sudah merasakan sebuah tangan lain yang ada digenggaman tangannya Jay pun tersenyum, ia menegakkan kembali tubuhnya dan mencium sekilas punggung tangan si cantik sambil melakukan kontak mata dengan sang tunangannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Jay tersenyum sekilas sambil menatap si cantik yang berjalan disampingnya dengan menatap lurus tanpa membalas tatapannya sama sekali

"Kenapa bisa ya kamu cantik begini? Bunda ngidam apa sih pas hamil kamu love?"-Jay dengan

Seakan tanpa bosan Jayden memandangi si cantik terus menerus dan tak perduli jika didepannya ini sedang ada orang, pot tanaman, atau tembok sekalipun

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Seakan tanpa bosan Jayden memandangi si cantik terus menerus dan tak perduli jika didepannya ini sedang ada orang, pot tanaman, atau tembok sekalipun

Sampai pada akhirnya Alyn yang lama lama jengah pun akhirnya memberhentikan langkahnya, reflek Jay juga pun berhenti dan berkedip beberapa kali

"Jay ih! Bisa gak sih sayang, kamu jalan tuh yang bener sedikit? Liat depan mu itu ada tembok, kamu ini ya- oh ya tapi, makasih juga atas pujiannya. Tapiii---

Yang perlu kamu tau ya sayangku, telinga aku udah panas dari tadi kamu nanyain hal yang sama udah lebih dari 5 kali? Yang bener aja"
Ujar gua sambil menatap Jay dengan gemas bahkan tanpa sadar reflek kedua tangan gua pun sedang bertolak pinggang

"Eh.. anu

Hehehe maaf love, abis kamu terlalu sayang untuk dilewatkan, ya kali wanita se-perfect kamu dianggurin hehe.."-Jayden

TUAN GIGOLOTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang