19. N

713 68 12
                                        


Malam ini gadis dengan piyama berwarna kuning itu terus mendumel di depan tv yang tak lain adalah Yira.

"argghh lu kemana sih!!" kesalnya melempar hp ke sofa.

Sudah berapa kali yira, menelpon lelaki itu namun telpon hanya tak kunjung di angkat.

"dia gk inget apa kalau udah punya istri, dasar semua cowok sama aja!"Ucapnya sambil memasukkan kacang kedalam mulut.

Matanya fokus pada layar tv yang menampil kan sebuah film.

"gila zaman sekarang masih ada kah cowo segini ini" ucapnya ketika melihat film yang menampilkan seorang lelaki obsesi.

"jirr serem amat, sampe foto-foto cewenya di pajang di ruangan"

Matanya terus fokus pada film yang ia tonton. Seorang wanita yang terus berlari menyelamatkan dirinya sendiri dari cowo gila yang terobsesi padanya namun, sekuat apapun wanita itu berlari cowo gila itu tetap bisa menangkapnya, membawa paksa gadisnya kedalam mobil.

"tonjok dong!! ah elahhh gereget banget gw!!" kesalnya melihat wanita itu hanya pasrah.

ditengah rasa geregetnya, yira terkejut mendengar suara dari belakang yang sangat dekat di kupingnya.

"nonton apa asik banget" suara berat itu sangat dekat di kupingnya.

dengan cepat gadis itu menengok kebelakang "lo! ngagetin aja!"

Nabil, tersenyum manis, berjalan ke sofa dan duduk disamping istrinya tak hanya itu lelaki itu malah menidurkan kepalanya di paha sang istri.

"mau susu" katanya menatap wajah cantik istrinya dari bawah.

"y-ya, minggir gw buatin" yira, sedikit gugup ketika mendapatkan tatapan itu.

"Gamau" tolak nabil. lelaki itu malah menyembunyikan wajahnya di perut sang istri.

"ka-katanya mau di bikinin susu"

"yang asli aja"

Yira, mengerut kan alisnya bingung, namun setelah satu menit terdiam gadis itu baru paham apa yang di maksut lelaki ini.

"mesum!!!" ucapnya lalu mendorong nabil hingga terjatuh.

"aduhh, sakit tau, ra" tangannya mengusap-usap bokong yang sedikit ngilu.

"dasar mesum! buat sono susunya sendiri!" Kesalnya, melempar bantal sofa tepat di wajah lelaki mesum itu sebelum gadis itu pergi menuju kamarnya.




***





Jam dinding menunjukkan pukul setengah sebelas malam namun lelaki yang ia tunggu tak kunjung datang.

"nabil, kemana sih bikin susu lama banget" gumamnya kesal.

yira terdiam sebentar "baju sekolah udah di strika belom ya" ucapnya ragu. untuk memastikan baju sekolah nya aman gadis itu berjalan ke arah lemari mencari-cari baju sekolah miliknya dan milik suaminya.

Namun, tangannya tiba-tiba tergores ketika mencari baju sekolah di barisan baju paling belakang.

"awss" jari telunjuknya tergores dan mengeluarkan sedikit darah.

dengan perasaan heran yira menggeluarkan baju-baju itu untuk memastikan ada benda tajam apa disana.

matanya membulat melihat benda yang yang semestinya tidak berada disana.

"pisau" gumamnya menatap pisau yang berhasil ia ambil.

"ke-kenapa-"

"yiraa"

Pintu kamar terbuka. lelaki itu berjalan kearahnya dengan wajah datar.

"bil-"

"kenapa bajunya di berantakin?"

yira memperlihatkan pisau yang ada ditangannya tepat di muka laki-laki itu.

"kenapa bisa ada di bawah baju lo?"

















hayyy kembali lagii🙃

maaf bikin kalian nunggu 🙏🏻

selamat membacaaaa💖

Dia NabilTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang