Harap vote sebelum membaca.
✨ HAPPY READING✨
Tiba hari dimana kampus mengadakan ospek universitas, yang mengharuskan peserta menggembel untuk sementara, mulai dari memakai topi dari bola plastik, papan nama dari kardus, hingga pernak pernik lainnya seperti gelang dan kalung yang terbuat dari tali rafia berhiaskan gantungan permen.
Lagi lagi Lauren hari ini kembali bangun kesiangan. Meski begitu, Lauren tidak membiarkan dirinya telat masuk kampus. dengan cepat ia mempersiapkan semuanya dan bergegas menuju kampus.
~~~~~~~~~~
"Lo tunggu disini ya, gue cuma bentaran doang kok" pinta Lauren saat hendak memasuki toilet.
"Iya Lily tungguin disini, cepet ya ren" sahut Lily
Selang beberapa menit Lauren selesai buang air kecil, saat membuka pintu kamar mandi ia dikagetkan dengan kehadiran sesosok laki laki yang sedang berdiri tegap dengan kedua tangan sembunyi di dalam saku celananya, berada tepat di hadapan Lauren.
"AAAAAAA!! MAMA ADA SETAANN!!" Teriak Lauren
"Ssssutttt" ucap laki² itu sembari menempelkan jari telunjuk di bibirnya mengisyaratkan Lauren agar tidak teriak.
"TOLONG! ADA COWOK CABUL DISINI!!" Teriaknya lagi
"Heh enak aja kalo ngomong"
"Ya terus lo ngapain disini? Lo pasti ngintip gue kan?"
"Dih cantik² geeran"
"Udah pergi lo sana, bisa²nya cowok masuk toilet cewek"
"Terserah gue dong"
"Lo fikir kampus ini milik nenek moyang lo, hah?!"
"Eh btw lo, lo Lauren kan?"
"Iya, gue Lauren, cewek manis kayak gula aren"
"Mana bener lagi, hehe"
"Dih, Sana minggir! Gue mau keluar!" Seru Lauren sembari melangkah agak samping karena terhalang oleh laki² dihadapannya, namun laki² itu malah dengan enteng merentangkan tangannya menghalangi Lauren yang hendak pergi.
"Gue bilang minggir ya minggir!" Tegas Lauren lalu berontak berusaha mendorong tubuh laki-laki dihadapannya. Apalah daya, laki-laki dengan tubuh proporsional itu dengan tinggi badan sekitar 185 cm, sedangkan Lauren yang hanya 160 cm membuatnya kesulitan mendorong laki-laki itu, bahkan membuatnya bergerak pun tidak.
"Mau kemana sih? rusuh amat, udah disini aja dulu bentar"
"Lo sebenarnya mau apa sih? Gak jelas banget tau gak!"
"Mau nanya. Lo Lauren anak tunggal nya pak Leonard kan?"
"Sok tau lo!!" Ucap Lauren semakin menaikkan nada bicaranya.
"Jawab dulu doong"
"Damn it!!" Umpat Lauren.
"Kalo iya emangnya kenapa? Masalah buat lo?"
"Gapapa sih"
"Yaudah awas minggir, gue mau keluar, dasar cowok gaje!"
"ih baru kenal udah kayak gitu, cantik² gak sopan"
KAMU SEDANG MEMBACA
You Or Him
RomanceMengikuti seorang gadis remaja bernama Lauren yang hidup dibawah tekanan seorang ayah yang tegas, bahkan ketika pertama kalinya ia memulai hubungan asmara dengan seseorang bernama Archello, dengan terpaksa harus memutuskan hubungannya demi menjadi s...
