Malam itu Book berselancar di internet untuk mencari tahu cara menyamarkan penyakit mental, gangguan bipolar, kepribadian ganda, gangguan kognitif... Yang ternyata agak sulit dilakukan, namun tidak ada salahnya mencoba, Book mengumpulkan artikel terkait dan mempelajarinya satu persatu, setelah kepalanya terisi dengan pengetahuan baru itu, akhirnya dia bisa tidur dengan tenang.
Keesokan harinya Force mengajak Book keluar. Sebelum masuk ke mobil, Book bertanya dengan hati-hati, "Ke mana kita akan pergi?"
Seorang Cendekiawan dapat dibunuh tetapi tidak dengan harga dirinya. Jika Force berani membawanya ke departemen psikiatri, Book akan bertarung dengannya. Dia juga secara khusus berlari lima kilometer setiap pagi selama dua hari terakhir untuk membuat otot-otot lengan dan kakinya menjadi lebih kuat.
Force: "Apa ingatanmu terganggu? Kamu lupa tentang janji kita dengan seorang desainer hari ini?"
Book: "Oh, aku tidak lupa."
Force membawa Book ke butik yang khusus menyediakan desain gaun pengantin. Ada banyak gaun pengantin yang sudah jadi tergantung di show room, dari model tradisional dan modern, butik ini juga menyediakan desain dari mancanegara.
"Ini tidak untuk dijual." Force berkata, "Ini adalah desain Mr. Pompam sebelumnya. Yang asli berasal dari desainer baru, dan hanya beberapa replika yang ditampilkan di sini."
Force bertanya: "Kamu suka yang tradisional atau modern? Umumnya, dua set diperlukan untuk penyambutan dan upacara. Kamu bisa menggunakan set sebanyak yang kamu inginkan saat mengambil foto pernikahan."
Book menatap gaun pengantin dengan radius satu meter dan berkata, "tidak perlu terlalu banyak, dua set cukup."
Dibutuhkan lebih dari satu tahun untuk pembuatan gaun pengantin tradisional wanita. Tapi, sulaman pakaian pengantin pria tidak perlu sepadat pengantin wanita, jadi waktu pembuatannya maksimal dua bulan saja.
Master Pompam adalah pria berusia 50-an. Dia tidak bertanya tentang kriteria yang keduanya inginkan, tetapi membiarkan calon pengantin itu berjalan-jalan terlebih dahulu, diam-diam mengamati aura percakapan mereka sembari memikirkan desain yang cocok untuk keduanya.
Yang paling penting dalam pakaian pengantin adalah untuk mencerminkan perasaan bahagia dan saling jatuh cinta. Jarang menerima klien dari kalangan kelas atas. Jika foto pakaian pengantin keduanya diekspos, itu pasti akan membawa gelombang pengunjung ke butiknya. Setelah mengamati dan menganalisa karakter dua calon pengantin itu, Mr. Pompam akhirnya mendapat inspirasi, Ia mengeluarkan pita pengukur dan menghampiri kliennya "bisa minta waktunya sebentar? Saya ingin mengambil ukuran kalian berdua dulu"
Force mengangkat alisnya: "Apa boleh aku saja yang melakukannya untukmu?"
Mr. Pompam tersenyum penuh pengertian: "Silahkan, ruang fitting ada di sebelah kanan"
Force menarik Book ke dalam bilik, dan berkata dengan santai, "Lepaskan pakaianmu."
Book sedikit bingung: "kenapa bukan kamu saja?"
Force: "kalau begitu lepaskan bersama?"
Wajah Book mulai memanas: "Tidak mau, biar Mr. Pompam saja yang mengukur mu."
Force menempelkan pita pengukur di pergelangan tangannya, menekan Book, dan perlahan membuka kancing mantelnya: "Kenapa? Kamu malu membuka pakaian didepan suamimu?"
Book memegang tangan Force: "jangan macam-macam Force."
Orang ini kenapa? Tiba-tiba agresif begini, apa dia tidak malu ingin melakukan hal tidak senonoh di tempat umum seperti ini?
Book melepas mantelnya, sedikit mengangkat kaosnya untuk memperlihatkan perut bagian bawahnya: "ya sudah, lakukan dengan cepat!"
KAMU SEDANG MEMBACA
✅[BL] HUBBY after AMNESIA (ForceBook)
FanfictionKasibook yang baru saja mendarat di tanah kelahirannya menjadi korban tabrakan dan mengalami Amnesia. Sebagai upayanya untuk menyelamatkan diri dari kemalangan, Ia membuka kontak di ponselnya dan mendapati satu kontak yang bernama 'HUBBY'. WAIT...
![✅[BL] HUBBY after AMNESIA (ForceBook)](https://img.wattpad.com/cover/371802462-64-k382947.jpg)