53🔞❓

2.1K 48 7
                                        

Book terkesiap saat tubuhnya di putar dan jatuh keatas kasur empuk, tanpa membuang waktu, Force mengulurkan tangan dan mematikan lampu kamar utama menyisakan cahaya temaram dari lampu tidur yang berada di dekat meja cermin, nafas mereka menjadi satu-satunya suara yang mengisi sudut kamar, Force tidak bisa memgalihkan tatapannya dari pemuda yang merona merah di bawahnya itu, kedua kaki jenjangnya terbuka, menjempit pinggangnya, kehangatan paha seputih bakpao menjalar menebus kain yang menutupinya.
"Kamu tidak boleh memintaku berhenti setelah ini". Dengan sengaja, Force menekan pinggulnya kearah selangkangan Book, memberi kesempatan sekali lagi jika pemuda itu untuk berpikir. Book menggelengkan kepalanya, membalas Pria itu dengan sengaja menggoyangkan pantatnya. Dia juga sudah keras.
Force menarik nafas dalam, seringai di bibirnya semakin lebar.
Tubuh tegapnya menunduk dan menangkap bibir lembab kekasihnya dalam panggutan basah dan dalam, bibir Book di kulum dan dihisap sampai mati rasa, pemuda itu terengah dan membuka mulutnya, saat itulah Force meraih tengkuk Book dan memperdalam ciuman mereka, meraih lidah pemuda itu dan menghisap sari manis yang selalu nakal berkelit itu.

Tangan Book terulur ke bahu tegap sang aktor, meremas kaos hitam yang terasa panas itu, berusaha menghentikan ciuman mereka saat nafasnya hampir habis. Force yang mengerti signal itu melepas infasinya dari mulut kekasihnya, meninggalkan untaian saliva di bibir merah Book, menikmati ekspresi berkabut di netra malam yang berkilau dengan air mata.

"Kamu sangat cantik sayang"
Suaranya semakin berat dan dalam, seperti berusaha menekan hasrat untuk menelan santapannya dalam sekali telan, hidung tingginya menyusuri pipi hingga garis leher Book, meninggalkan jejak panas yang menjalar hingga perut bawah pemuda itu, tubuhnya tanpa sadar bergerak lebih rapat kearah  pria diatasnya, telinganya hampir berdengung karena detak jantung yang menggila, pemuda itu merinding sekujur tubuh saat lidah panas Force menggariskan api dari tulang selangka hingga dadanya, kaos creamnya entah kapan terlepas dari tubuhnya, yang Ia tahu bahwa Force sedang menguleni dada kanannya dan mengigit pucuk dasa sebelah kiri, membuat titik merah gelap itu berdiri tegak dan mengirim sensasi kesemutan hingga kedalam celananya.
"Ahhh.... Force sakit...."

"Maaf, sakit sekali?". Walau kata maaf keluar dari bibirnya, namun aksinya tidak menyesal sama sekali, Force berpindah ke dada kanan pemuda itu, mengoleskan salivanya dan kembali menghisap titik kecil itu, Book kelimpungan, Ia ingin Force berhenti, tapi secara bersamaan terus menekan kepala pria itu ke dadanya.

"Anghh...". Ujung telinga Force berdiri tegak setiap Book mendesah, bagai bensin yang menyiram kobaran api, dia tidak bisa berhenti dan tidak tahu caranya berhenti.
Tidak melepaskan hisapannya, tangan Force menjalankan tugas lain, dengan lincah menarik celana pendek pemuda itu dan melebarkan kakinya.

"Force.... Tunggu... Ahhh!" Tidak, dia tidak mau menunggu lagi, kesempatan Book untuk menginjak rem sudah tidak ada, Force sudah membuang benda itu dari kendaraan mereka. Telapak tangannya sepanas mulutnya, menggengam milik Book yang imut dengan hati-hati memijat dengan tekanan yang tepat dan memompanya.

"Force... Force.... Apa yang... Ahh tidak..."

Ya, desahan itu, teruslah sebut namaku sayang. Force berhenti menghisap puting Book, mengangkat kepalanya untuk menyaksikan ekpresi diwajah cantik kekasihnya "kenapa sayang? Kamu tidak suka hm?"
Dengan nakal digigitnya ujung dagu putih kekasihnya, menghisap titik di atas jakun kecilnya saat bibir itu mendesah untuknya. Suara Book yang menggema di gendang telinganya membuat kesejatiannya hampir meledak.

Penis imut Book semakin keras ditangannya, precumnya yang licin membuat kocokan Force semakin cepat, menggemakan suara becek yang sangat erotis.
"Ohh tidak... Berhenti... Ada yang mau keluar... Force... Please...". Book meraih lengan berotot kekasihnya, berusaha mendorong dengan lemah.

✅[BL] HUBBY after AMNESIA (ForceBook)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang