Chapter 2

1.6K 100 6
                                        

Jangan lupa vote & komen 💜💚

.
.
.

Typo bertebaran 🙏🏻🙏🏻

.
.
.

Di dunia dengan piramida kehidupan sangat berpengaruh ini membuat keadilan tampak hanya sebatas angan. Ada beberapa kelas di tingkatan kehidupan yang akan mempengaruhi hidupmu sepenuhnya. Dalam piramida ada sang Alpha dominan yang menduduki puncak piramida tahta tertinggi yang akan di hormati dan bisa mendapatkan apapun yang mereka mau. Mereka biasanya hidup di kalangan atas dan bergelimang harta.

Di bawah sang alpha dominan ada Alpha dimana mereka juga akan memiliki begitu banyak kemudahan dalam hidup baik dari segi pendidikan, pekerjaan dan banyak hal lainnya. Di bawah sang Alpha ada beta dominan dimana mereka biasanya menjadi matte atau pasangan dari Alpha dominan selain omega dominan yang begitu langka untuk saat ini , yang keberadaannya hanya sekitar 0,1% dari populasi yang ada bahkan lebih sedikit dari alpha dominan.

Selanjutanya ada beta yang berada di tengah piramida, merekalah popularitas paling banyak di bumi ini, di bawah beta ada omega yang menduduki bagian terendah yaitu dasar piramida. Omega sering di berlakukan semena-mena dan mereka tak punya cukup banyak hak dan juga fasilitas. Untuk bekerja saja mereka cukup sulit karena itu omega sangat membutuhkan mattenya untuk bertahan hidup. Berbeda dengan omega dominan yang cukup berkuasa bahkan statusnya lebih tinggi dari beta dominan yaitu seorang yang biasanya menghasilkan keturunan Alpha dominan meskipun tak jarang alpha dominan lahir dari pasangan alpha dominan dan beta dominan.

Alpha termasuk golongan yang sangat kuat namun akan takluk pada mattenya, alpha yang di tinggal mattenya akan terasa kosong dan hampa meskipun dia terus bergonta-ganti pasangan, bahkan alpha dominan yang memiliki matte omega dominan akan ikut mati jika sang omega mati, karena hal ini yang membuat omega dominan memiliki status yang tinggi dan sangat di hormati.
Namun berbeda dengan omega biasa yang akan mati jika mattenya meninggalkannya baik menolaknya, membuangnya atau meninggal, suatu hal yang sangat tidak adil bagi kalagan omega namun mereka tidak bisa melakukan apapun tentang garis nasip mereka. Berbeda dengan omega hal tersebut tidak berlaku pada beta maupun omega dominan, mereka masih bisa berdiri sendiri meskipun hidup tanpa mattenya.

.
.
.
.

.
.
.



Seorang namja tampan tengah berlari menyusuri jalan sore di sebuah taman di sekitar komplek apartemen mewah di seoul. Hal ini adalah rutinitas setiap sabtu jika dia libur setelah bekerja full penuh. Dia adalah jeon Jungkook seorang alpha dominan yang tampan dan menjadi incaran banyak omega maupun beta.
Dari hierarki ini jungkook sangat bersyukur terlahir sebagai alpha dominan, orang tuanya seorang apha dominan dan beta dominan yang cukup berpengaruh. Kehidupannya sejak kecil selalu mudah hal inilah yang membuatnya ingin mencoba banyak hal baru. Jungkook seorang yang mudah bergaul dan sangat senang hal baru yang menantang, baginya itu sangat mendebarkan setelah hidup 20 tahun monoton. Jungkook beberapa kali punya kekasih namun tak ada yang bertahan lama, kebanyakan kekasihnya beta dominan meninggalkannya karena bosan. Jungkook bukan seorang yang memiliki banyak waktu luang apalagi sejak dirinya mulai bekerja.

Jungkook terkenal tampan dan sangat menarik dengan tubuh tinggi tegap yang dipenuhi otot yang sempurna, kulitnya putih seperti susu begitu mulus dari lahir yang terkadang membuatnya sedikit kesal. Hal ini yang membuatnya memutuskan membuat tato di sepanjang lengan kanannya agar terlihat lebih maco dan popular dikalangan omega maupun beta.

Jungkook tinggal sendiri di sebuah Kawasan apartemen elit, kedua orang tuanya tinggal di Italy untuk mengurus bisnis mereka, Jungkook memutuskan tetap di korea karena dia tak mau di suruh menggantikan Ayahnya. Baginya memimpin perusahaan sangat membosankan seperti yang setiap hari dia lihat pada sosok bos barunya yang begitu menyebalkan, kaku dan selalu membuatnya kesal.

Jungkook bekerja di perusahaan terbesar di korea  Selatan yang hampir mengusai 2/3 dari seluruh Perusahaan di korea Selatan sendiri. Posisinya cukup bagus sebagai sekretaris sekaligus asisten pribadi putra Tunggal Kim Namjoon yang belum lama ini baru saja di resmikan sebagai CEO baru. Jungkook dulu bekerja dengan kim Namjon selama hampir 3 tahun. Satu-satunya orang yang mampu bertahan cukup lama karena sebelumnya tak ada yang mampu lebih dari 6 bulan. Namjoon terkenal sangat tegas dan perfeksionis sehingga akan cukup sulit seseorang untuk mengikutinya. Setelah sekretaris kepercayaannya pensiun baru Jungkooklah yang mampu bertahan.

Namun semua itu tak ada apa-apanya di bandingkan dengan putranya Kim Taehyung. Seorang namja tampan yang sangat terkenal dengan kegilaannya. Taehyung sangat perfeksionis melebihi Namjoon dan sangat tak menerima toleransi apapun. Dia terkenal dingin dan sangat sulit di dekati, oleh karena itu diumurnya yang 30 tahun dia hampir sama sekali belum pernah berkencan. Waktunya selalu di habiskan untuk bekerja dan belajar dan hal ini pula yang membuat sang papinya pusing. Seokijin selalu mengeluh ingin punya cucu dan menantu namun sama sekali tak di tanggapi oleh putranya dan selalu beralasan jika dia belum menemukan mattenya.

Taehyung memiliki sahabat begitu dekat yaitu min yoongi dan juga hoseok, keduanya sudah menemukan matte mereka masing masing di saat usia mereka 25 tahun 6 dan 7 tahun yang lalu. Yoongi sahabatnya yang dingin bahkan sudah menemukan mattenya seorang beta dominan yang cantik dan sangat terkenal, dia adalah actor dan model papan atas di perusahaannya. Salah satu teman taehyung sejak kecil yang selalu mengikutinya kemanapun dia pergi. Mereka bertemu kala seokjin mengadakan pesta aniversari pernikahan mereka dan itu adalah hal yang cukup besar yang mengubah kedua sahabatnya.

Sabtu yang indah bagi Jungkook dimana seharian dia bisa bersantai dan menikmati kasur empuknya yang sangat jarang dia singgahi karena terlalu sering bekerja mengikuti kegilaan taehyung yang selalu mengganggunya. Setelah seharian bermanja-manja dan sore ini jogging Jungkook memutuskan akan pergi keluar dengan kedua sahabatnya enwoo dan mingyu. Mereka berdua adalah seorang alpha, sudah lama mereka tak berkumpul sejak mingyu bertemu mattenya yang merupakan seorang beta kaka tingkatnya saat kuliah.

Jungkook sudah mandi dan memakai pakaian hitam favoritny, dia menatap cermin dan mengangguk puas dengan penampilannya. Hari ini dia yakin akan mendapatkan omega cantik yang bisa menemaninya setiap weekend.

Jungkook tak pernah membanyangkan siap mattenya dan dimana dirinya . Di usianya yang sudah cukup matang tak membuatnya merasa terbebani kecuali jika sang papi yang terus menanyainya. Hal ini juga yang membuatnya malas pulang ke italy karena papi dan granmanya selalu menanyakan kekasihnya.

Jungkook masih ingin bebas dan bersenang-senang sebelum dia bertemu dengan mattenya yang tentu akan membatasinya. Statusnya yang sebagai Alpha dominan jika dia bernasip seperti mantan bosnya yang memiliki matte omega dominan tentu akan membuatnya tak bisa berkutik. Otoritas omega dominan terhadap mattenya sangat kuat dan belum ada alpha dominan satupun yang bisa melawan takdir ini.

Ponsel di meja berdering menunjukan nama sahabatnya yang terpampang di depan, jungkook segera meraihnya dan mengangkat panggilan tersebut di sertai langkah bergegas keluar.

"Kook kita sudah di bawah" ucap enwoo dari telpon

"Iya aku segera turun" jawab jungkook lalu mematikan panggilan tersebut.

Hari ini keempat namja tampan itu kini sudah memasuki tempat dimana mereka biasa minum dan menghabiskan waktu mereka bersenang-senang.

Enwoo dan jungkook sudah pergi ke sekitar panggung dan mulai menatap sekitar menyusuri puluhan manusia yang tengah menari, mencari mangsa manis yang bisa di ajaknya untuk berkencan.

Berbeda dengan kedua sahabatnya mingyu kini hanya duduk di meja yang sudah mereka pesan bersama woonwoo kaka tingkatnya yang pendiam yang tak lain adalah mattenya.

Jungkook menatap sekitar matanya kini tertuju pada sosok pria manis yang tengah menari sendirian, bibirnya tersenyum sebelum melebarkan langkahnya mendekat pada sang omega.

"Hai kau sendiri?" Tanya jungkook

Sang omega pun berhenti menari dan menoleh ke arah jungkook, matanya mengamati sejenak sebelum tersenyum lebar kala mendapati sosok begitu tampan mengajaknya berbicara.

"Hy, ya aku sendirian seperti katamu tadi, apa kau mau menemaniku?" Tanya sang omega dengan nada sedikit mendayu.

Jungkook mendekat meraih tangan pemuda itu lalu membawanya semakin mendekatinya. Menghirup sedikit aroma feromon yang manis dan cukup oke tidak membuatnya mual.

"Kau sangat manis, siapa namamu?" puji jungkook membuat sang omega tersipu

"Josseline kau bisa memanggilku josse. Kau juga sangat tampan" sautnya masih terus mengagumi sosok tampan di hadapannya. Dia merasa malam ini sangat beruntung karena bertemu Alpha tampan dan sepertinya kaya raya.

Mereka menari menikmati iringan lagu yang terus bergema, tangan jungkook masih bertengger manis di pinggang josse mata mereka saling menatap dengan wajah yang terus mendekat hingga hanya jarak beberapa senti untuk bertemu sebelum sebuah tangan menantik jungkook dan menghentikan kegiatan mereka.







.
.
.

Hay ini cerita baru aku, entah mengapa tiba" pengen nulis ini. Maaf ya karna cerita yang sebelumnya bahkan belum aku kelarin 🙏🏻🙏🏻 tapi kaya butuh refresh biar bisa fokus lagi. entah mengapa lagi jenuh sama cerita lama jadi tiap mau nulis kaya bingung. Nulis 1 chapter aja udah lama bgt ga kelar".

Gimana menurut kalian ? Aneh ga ?
Lanjut ga ?

Kalo banyak yang mau lanjut nanti aku lanjut klo ga ya paling cuma jadi selingan aja 😁🤭

See u semoga kalian sehat semua 💚💜

Be MineTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang