Sekarang ini sudah pertengahan bulan September, dan seluruh murid FoGht sudah harus mempersiapkan diri untuk ulangan yang akan di laksanakan sebentar lagi.
Kalau ditanya anak-anak 10'A sekarang sedang apa, jawaban nya mereka tengah berkumpul di rumah ci Shani. Zee yang mengajak teman-teman untuk belajar bersama di paviliun rumah ci Shani, itung-itung agar bisa di ajari bidadari. Tapi, sayangnya ci Shani sedang ada urusan di luar.
"sekarang ini udah mau akhir bulan, enak nya ngapain ya?"
"Belajar ege, bentar lagi ulangan" Olla menoyor kepala Ara.
"Gimana mau belajar kalo males begini"
"Lagian Zee, lo ngajak kita kesini biar bisa di ajarin bidadari"
"Tapi mana? Nyatanya ci Shani pergi.." lanjut Adel.
Biasalah jiwa buaya nya kumat. Ashel hanya bisa memutar bola matanya malas.
"Cakep..."
"Dia bukan lagi pantun kocak!"
"Eleh eleh, ci Gre juga mana atuh? Mereka berdua gada disini, gimana aku bisa semangat.." ucap Ara mendramatisir.
"Tiada semangat tanpa bidadari, tiap detik ku hanya ingin ci Shani" Adel juga ikut mendramatisir.
"Huekkk"
Maklumlah ya, Adel dan Ara ini jika disatukan memang tidak ada yang bisa menghalau omongan buaya nya.
Banyak yang mengira Adel ini sangat-sangat buaya. Tapi, kenyataannya Ara lah yang lebih dari buaya. Bahkan bisa dibilang, Adel ini terhasut untuk menjadi buaya karena Ara.
"Najiss lu berdua"
"Tau nih. Oniel aja ga se-najong itu" ujar Jessi.
Oniel melotot mendengar nama nya di bawa-bawa.
"Lah kok Oniel?" Tanya Olla yang tak paham karena tiba-tiba membawa Oniel.
Dey yang mulut nya penuh makanan, segera menelan makanan nya kemudian menjawab pertanyaan Olla.
"Lah lo lupa? Lo kan sering ngomong 'NAJIS NIEL, NAJONG BANGET NIEL NIEL...' gitu" Dey memperagakan bagaimana sering nya Olla memaki Oniel.
Olla menabok Dey karena kesal, tepat ketika Dey hendak menyuap kembali cemilan yang ia makan tadi, namun tersedak karena tabokan dari Olla.
Mira buru-buru menyodorkan sebotol air putih bekas Lulu pada Dey, "makanya makan pelan-pelan".
Dey menenggak habis minum nya. Mereka yang sadar kalau itu minuman milik Lulu hanya bisa geleng-geleng.
"Wahh asem lu, La. Hampir mati gue"
"Gapapa sih, biar ngurangin beban negara"
Dey melirik sinis Olla, "untung sabar"
"Sabar... Sabar..." Eli mengarahkan telapak tangan nya ke arah Dey, seperti ingin menyantet.
"Naon si anying?!" Dey menghindari gerakan tangan Eli.
"GOSAH NGEGAS"
Dey mengusap wajah nya yang terkena cipratan air rohani dari mulut ceu Eli. Dijamin ampuh menghilangkan susuk yang membandel.
"Ngomong-ngomong ngemeng-ngemeng nih ya, makanan disini banyak juga" ujar teh Mpen.
Lah kok ada teh Mpen? Iya, dia nyasar di kalangan anak-anak 10'A.
Ketika anak-anak 10'A ingin ke rumah ci Shani, mereka tidak sengaja bertemu dengan teh Mpen. Kebetulan waktu itu teh Mpen sedang gabut jadilah ia nebeng ikut ke rumah ci Shani.
KAMU SEDANG MEMBACA
GreShan-ZoyToy
FanfictionBaca aja kalo gabut It's GreShan Family and ZoyToy Kids. Daily life tentang gimana sih terbentuk nya kapal GreShan dan lahir nya ZoyToy yang diiringi dengan komedi dan konflik yang ga begitu penting sih, tapi ya sudah lahh... Pastinya dengan kapal-k...
