chapter 25 🔞 end

41.1K 1.3K 143
                                        

2 tahun kemudian.

Rezel membawa Dany jalan jalan dimalam tahun baru.

"Dany sayang, lihat, ada banyak kembang api. Kamu suka gak?"

Rezel mengusap rambut kepala Dany kemudian mencium keningnya "Aku sayang sama kamu Dany"

Dany mengalami depresi berat, bahkan Dany enggan bicara dengan siapapun, traumanya mengganggu psikis Dany meski pengobatan terbaik telah Rezel dan Tama lakukan.

Terkadang Dany hanya teriak histeris kala ingatannya kembali pada hari kelam itu.



Ya. Dany sudah resmi menjadi putra angkat Tama sesuai permintaan terakhir Afkar.

.

Rezel meneteskan air matanya, ia terus menjaga Dany hampir 24 jam karna ia harus juga melanjutkan pendidikannya.

Begitu juga dengan Kiko, ia tetap disisi Dany dan mengatakan hal hal positif setiap harinya sampai sampai ia menggurungkan kuliahnya diluar ngeri.

Dany kini dikelilingi orang orang yang sangat menyayanginya, namun Dany belum sadar dan masih terus diam.

"Ma, Dany" keluh Rezel kepada mamanya LiLian.

LiLian menyentuh tangan putranya itu.
Dan tiba tiba Dany menangis histeris.

"Dany, Dany, ini aku Rezel, kamu sudah aman sekarang. Kamu sudah aman sayang"

Inilah Dany yang sekarang, jiwanya terguncang, senyum dan sifat polosnya tak lagi ada. Diwajah tampannya ada kesedihan mendalam.



Rezel terus menenangkan Dany dan memberikan kata kata positif sambil menepuk pelan punggungnya.

Rezel terus memberikan rasa aman untuk Dany pasca kejadian itu.

Dirasa Dany tertidur, Rezel dengan pelan menidurkannya lalu menggenggam tangan Dany.

Rezel memandangi wajah Dany dan itulah penderitaannya. Mimi berhasil membuat dirinya terus merasa bersalah yang akan ditanggungnya seumur hidup.





"Re~" panggilnya untuk pertamakali selama 2 tahun terakhir.

"Iya sayang, ini aku, ini aku Dany"

Rezel menangis haru dan langsung menggusap pipi Dany dengan lembut.

Dany menyingkirkan tangan Rezel dari wajahnya, dan itu membuat Rezel bertanya tanya "Dany, ini aku Rezel"

Ingatannya kembali pada hari pemerk*saannya dulu dan Dany merasa tubuhnya sangat kotor, itulah kenapa ia enggan disentuh Rezel.

"Gue kotor Re. Gue udah rusak" lirihnya dengan tangisan yang menyayat hati Rezel.

Rezel langsung memeluk Dany dan menggusap punggung sempit itu karna Dany kehilangan banyak berat badannya.

"Enggak Dan, Dany tetap Dany, tubuh kamu sangat bersih dan begitu berharga buat aku sayang, jangan pernah berpikir seperti itu hm"

"Enggak Re. Lu jijikkan sama gue, lu gak mau sama gue lagikan Re?"

"Sssssttttt, sayang, aku tetap sayang sama kamu, tidak ada yang berubah Dany, tidak" ucap Rezel terus meyakinkan Dany, orang yang paling dia cintai.









Semenjak hari itu, kesehatan mental Dany mulai membaik, namun ia menjauhi Rezel setelah tau dirinya diadopsi oleh Tama.

Dany memilih tinggal bersama Tama karna merasa sudah tak pantas lagi bersanding dengan Rezel.

Dear Dany!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang