31. HOLIDAY CAMP

569 52 23
                                        

Now Playing |Taylor Swift - Mine

SELAMAT MEMBACA CHAPTER 31 SUNBIES💚

Spam random disini

Spam green lovenya dong💚

Halo kalian yang udah kangen sama cerita ini. Maaf banget baru update setelah sekian lamanya. Mungkin banyak yang udah lupa sama alurnya. Boleh baca ulang kalau berkenan ya. Aku bakalan mulai fokus buat tamatin cerita ini ya. So, stay tune!

Oh iya, sekedar info, ICE CREAM ini cerita pendek ya. Kemungkinan cuma sepanjang 30an chapter aja.

Jangan lupa buat penuhin setiap paragraf dengan komen kalian💚

31. HOLIDAY CAMP

Kalau ada kata yang lebih dari cinta, itu mungkin perasaan aku ke kamu - Justin Franstian

🍦

Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba, setelah harus merasakan kecewa karena penundaan, penantian warga SMA Nirwana terbayarkan sudah dengan Holiday Camp yang tiba hari ini. Mereka sudah siap, terlampau siap untuk menjalani liburan tanpa diawasi guru. Hari kebebasan bagi mereka.

Ya, walaupun masih di awasi oleh para OSIS, setidaknya mereka pasti lebih fleksibel dari para guru kan? Dan tentunya, OSIS akan dibantu oleh SERGIOS.  Geng penjaga sekolah itu akan memastikan acara 3 hari mereka itu berjalan aman tanpa gangguan-gangguan.

Di pagi hari yang tampak begitu cerah halaman SMA Nirwana sudah penuh dengan murid-murid peserta Holiday Camp yang akan berangkat ke puncak. Selain dari SMA Nirwana, akan ada murid perwakilan dari SMA Abdi Bangsa yang akan hadir.

25 bus berkapasitas 40 orang— tidak terhitung sopirnya kini sudah terparkir di halaman sekolah. Masing-masing bus diberi label dengan nomor 1-25 agar para siswa lebih mudah mengetahui bus mana yang harus mereka naiki. Tentunya sesuai list yang masing-masing sudah dipegang oleh penanggung jawab untuk tiap bus. Ada 25 anggota OSIS yang menjadi penanggung jawab di masing-masing bus nanti.

Di ujung lapangan tampak beberapa anggota Sergios tengah berdiri menunggu teman-teman mereka yang lain.

"Heh mentang-mentang udah ada pacar, gue lo lupain yah nyet!" Danio yang baru datang berseru tidak terima sambil menunjuk-nunjuk Ben.

Ben mendelik kesal. "Apasih nyet? bikin malu aja lo!" komentar Ben dengan tatapan kesalnya pada Danio. Sedangkan Danio memasang wajah tidak percaya sambil menggeleng-geleng pelan.

Pagi yang harusnya tenang berubah berisik karena drama kecil diantara Ben dan Danio.

Dari kejauhan Justin sudah melihat kehebohan teman-temannya. Dia baru saja sampai. Kali ini diantar oleh sopirnya. Cowok itu tidak bersama dengan Vanilla karena kekasihnya meminta Justin untuk berangkat saja duluan. Vanilla bilang biar saja langsung bertemu di sekolah karena dia akan berangkat bersama Nana.

"Gak bareng cewek lo?" tanya Adriel pada Justin yang kemudian direspon dengan gelengan singkat dari cowok itu.

Justin hanya mendengar celotehan teman-temannya. Kali ini Ben berceloteh tentang kedekatan Zegas dengan seseorang. Entah siapa yang dia maksud.

"Nah itu orangnya!" seruan Ben disertai jari telunjuk yang mengarah pada sebuah tujuan membuat mereka semua melihat ke arah dimana Ben menunjuk.

"Vanilla?" suara Danio  bertanya tidak masuk akal kala melihat bahwa Ben menunjuk ke arah tiga orang perempuan yang tengah berjalan ke arah mereka.

ICE CREAMCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang