30. JUSTIN WITH HIS ANGER

456 50 9
                                        

Now Playing |Taylor Swift - Untouchable

SELAMAT MEMBACA CHAPTER 30 SUNBIES💚

Spam random disini

Spam green lovenya dong💚

Halo kalian yang udah kangen sama cerita ini. Maaf banget baru update setelah sekian lamanya. Mungkin banyak yang udah lupa sama alurnya. Boleh baca ulang kalau berkenan ya. Aku bakalan mulai fokus buat tamatin cerita ini ya. So, stay tune!

Oh iya, sekedar info, ICE CREAM ini cerita pendek ya. Kemungkinan cuma sepanjang 30an chapter aja.

Jangan lupa buat penuhin setiap paragraf dengan komen kalian💚

30. JUSTIN WITH HIS ANGER

Touch her and i will kill you - Justin Franstian

🍦

Ada saja kejadian yang terjadi menjelang Holiday Camp. Setelah kejadian dimana Vanilla dan kedua temannya beradu mulut dengan Regina— si Waketos karena masalah konsep yang di siapkan tim broadcasting dan jurnalistik, Sergios harus mendapatkan berita duka dari Riela. Nenek gadis itu meninggal, dan disaat yang sama, hubungan Adriel dan gadis itu juga bermasalah.

Holiday Camp juga ditunda.

Para anggota Sergios berkumpul di kediaman Adriel seperti biasanya. Terkecuali Edward yang memang tidak hadir karena masih dalam suasana duka. Justin dan Xaviera juga belum menampakan batang hidung mereka.

"Udah coba lo hubungin?" tanya Ilham menatap ke arah Adriel yang sedang termenung. Mereka sama-sama tahu bahwa Riela tidak memberi kabar apapun kepada Adriel entah apa alasannya. Sudah seminggu nomornya tidak aktif. Sementara lewat Edward, Riela juga seperti sengaja menghindar dari dirinya.

"Udah tapi nomornya masih gak aktif," jawab Adriel dengan hembusan nafas yang terdengar sangat berat.

"Sebelumnya lo berdua ada masalah? Selain lo gak ikut ke bandara waktu neneknya Riela meninggal." Zegas memutuskan untuk bertanya dengan pandangan lurus tertuju pada Adriel.

"Dia liat gue jalan sama Stella,"

"Terus?" tuntut Zegas.

"Dia lihat kita pelukan,"

Hening.

Tidak ada yang mengeluarkan suara setelah mendengar jawaban Adriel namun dalam hati mereka, masing-masing merutuki kebodohan ketua mereka.

"Pak bos, gue gak niat kurang ajar, tapi lo bodoh asli." Ben berujar sembari menggeleng tidak percaya.

"Setuju." Danio menimpali.

"Lagian lo kenapa masih jalan sama Stella sih? kan lo punya pacar? harusnya lo hargain cewek lo." Ilham berujar dengan wajah serius.

"Lo belum move on?" pertanyaan dari Nobel membuat Adriel bercerita panjang lebar terkait hubungannya dengan Riela.

"Perjuangin cewek lo." itu yang Nobel katakan setelah mendengar cerita Adriel. Percakapan mereka di dengar jelas oleh Justin dan Xaviera yang baru saja sampai namun memilih diam agar bisa mendengar semua cerita Adriel.

ICE CREAMCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang