[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA]
[SPIN OFF ADRIELA]
Ini tentang es berjalan yang bertemu dengan krim lembut kemudian menyatu menjadi es krim yang manis.
Cuma cerita ringan yang akan membuat mu senyum-senyum menahan teriakan sambil berguling diatas kasu...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Now Playing | Johnny Orlando - What If I Told You I Like You
SELAMAT MEMBACA CHAPTER 3 SUNBIES💚
Ada gak nih yang nungguin Justin sama Vanilla?
Kalian baca part ini jam berapa?
Jangan lupa buat penuhin setiap paragraf dengan komen kalian💚
3. PERGERAKAN PERTAMA
Ternyata kesempatan untuk bersamamu masih ada.
🍦
Vanilla duduk dikantin sendirian. Nana sedang ke toilet. Tadinya Vanilla ingin menemani Nana tapi dia bilang tidak usah. Nana meminta Vanilla untuk ke kantin duluan jadi, disinilah Vanilla sekarang. Duduk dengan makanan yang belum disentuh. Nana juga sempat meminta tolong agar Vanilla memesankan makanan untuk dirinya.
Sambil menunggu Nana. Vanilla berkutat dengan ponselnya. Tiba-tiba dia jadi teringat kejadian beberapa minggu yang lalu saat dia menangis disamping mobil Justin.
Dia sangat yakin bahwa Justin mendengar semua ucapannya. Duh.
Vanilla meringis pelan begitu kejadian itu kembali berputar dikepalanya. Vanilla benar-benar malu. Gadis itu bersyukur karena saat itu rambut panjang miliknya sedikit menutupi wajahnya saat itu. Semoga saja Justin tidak terlalu melihat wajahnya.
Vanilla bergidik. Gadis itu mengangkat wajahnya kemudian menemukan Nana yang tengah berlari kecil kearahnya. Wajah sahabatnya itu terlihat bersemangat.
"Vanilla!" Nana menyebut nama Vanilla dengan cepat. Dia juga terlihat heboh sekarang. Vanilla menyerngit bingung menatap Nana.
"Kamu kenapa?" tanya Vanilla dengan kening berkerut bingung.
Nana mengatur napasnya lalu menatap Vanilla dengan tatapan berbinar.
"Kamu kenapa sih?" tanya Vanilla lagi.
"La, kamu harus tahu sesuatu. Ini berita bagus!" seru Nana. Cewek itu memberi isyarat agar Vanilla mendekatkan telinganya, Nana ingin membisikkan sesuatu.
Vanilla mendekatkan telinganya. Matanya membulat sempurna saat mendengar apa yang dikatakan oleh Nana. Nana sendiri tersenyum sambil menaikturunkan alisnya.
"Beneran?" tanya Vanilla tidak percaya. Pasalnya Nana baru saja berbisik kalau Justin sudah putus dari pacarnya.