S3: Mas Jaehyun dan Dek Taeyong

8.7K 531 118
                                        

Halo, ini mommy ^^ bagaimana kabar kalian? Mom harap baik-baik saja yah.

Part kali ini bisa dibilang cukup singkat, karena mom masih mengingat-ingat alurnya ^^

_Asmara Pasusu_

Malam itu napas Taeyong dibuat tercekat. Pasalnya Jaehyun sejak tadi tetap bersikukuh dengan keinginannya, bahkan saat ia sudah menolak hampir setengah jam lebih.

"Jangan kuat-kuat.." lirih Taeyong akhirnya membuat pria tersebut mengangkat wajah, lalu tersenyum.

"Tergantung."

"Mas!" Tangan Taeyong melayang menepuk pelan bahu pria berbadan besar itu.

Jaehyun hanya terkekeh geli, memang sedikit tengil. "Boleh yaaa," ucapnya sambil membuka kancing piyama di depannya, tentu pipi Taeyong dibuat memerah.

Kancing itu akhirnya lepas, menyisakan guritaan yang Taeyong pakai. Hal tersebut membuat Jaehyun menunduk mencium perut yang sudah menjadi rumah untuk benihnya selama 9 bulan. Setelah puas mencium perut Taeyong, ia naik menuju dua puting susu merah muda yang menjadi incarannya sedari tadi.

"Jangan dilihat begitu.." ucap Taeyong sebal-sebal malu, membuat Jaehyun menyeringai mesum.

"Kenapa emang? Dia malu?"

"Ihh, mesum, gak jadi ah!" Taeyong mendorong bahu Jaehyun menjauh, baru akan turun dari ranjang pria itu kembali menariknya.

Darah Taeyong dibuat berdesis saat tanpa aba-aba mulut Jaehyun sudah menjilati puting susunya, kemudian menghisap begitu dalam. Tubuh Taeyong dibuat melemah, ia meremas bantal di bawah kepala, matanya terpejam, suaranya lirih menyebut panggilan untuk sang suami.

"Mass..." rintih Taeyong

Bibir Jaehyun mencumbui dada berisi tersebut tanpa ampun, tangannya yang satu lagi bergerak mengusap pinggang ramping Taeyong, naik perlahan ke dada yang kiri, lalu memilin puting susu yang lain.

Taeyong dibuat menggila, tak tahan bersuara, takut Jeno terbangun.

"Ahhh.." Taeyong mendesah tertahan saat tubuhnya dan Jaehyun berubah posisi menjadi menyamping. Kepala Jaehyun terbenam di dadanya, membuat ia memeluk pria tersebut erat.

"Mas.. angh!"

Rasa pahit di mulut Jaehyun ulah sudah sangat lama tidak merokok mulai terobati, puas menggigit dan mencium puting pink Taeyong.

"Jae, susunya beneran kamu minum?" pekik Taeyong menepuk pipi tirus pria tampan itu, dijawab Jaehyun dengan hanya menaikkan kedua alisnya dua kali.

Jaehyun mengeluarkan mulut dari puting merah muda tersebut, kemudian menelan semua asi yang ia sedot. "Kamu enak banget."

Pipi Taeyong memerah, membuat Jaehyun tersenyum sembari mendekat kembali mencicipi rasa asi tersebut. Tangannya tak tinggal diam, mengusap pantat berisi Taeyong kemudian menarik pelan celana dalam itu.

"Engh.." Taeyong mendesah ketika celana dalamnya dilepas sempurna. Rasanya aneh sekali saat kulit telanjangnya mengenai sprei kasur yang sedikit kasar.

"Main cepat ya, dek. Gak tahan." gumam direktur minyak tersebut sembari bangkit, mulai mengukung Taeyong.

Ibu satu anak itu mengangguk saja, ada rasa cemas di dadanya saat nanti takut Jeno kecil terbangun. Di lain sisi Jaehyun sudah menarik celana sendiri kebawah, kemudian menyelipkan miliknya pada hole sempit yang tersembunyi di lipatan pantat sintal Taeyong.

"Engh.." Taeyong mendesah lirih, tat kala Jaehyun mendorong penis besar tersebut masuk tanpa pemanasan. Rasanya panas, hangat dan penuh gairah.

"Enak gak sayang, hm?" tanya Jaehyun mencium puting Taeyong, lalu naik pada leher putih tersebut.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 24, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Asmara (Pasusu) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang