5

796 40 0
                                        

malam hari tibaaa,dady mile dan papa apo sudah pulang sejak jam 4 sore karna memang biasanya juga begitu,kini keluarga mile akan makan malam,apo pun segera memanggil anak angkat nya,sedikit info,fourth mempunyai kakak angkat yaitu mix,mix sendiri adalah anak kandung dari mile&apo, tapi mix sekarang lagi kerja di luar negri,profesinya menjadi dokter mengharuskan dia pergi ke spanyol.

"fourth,ayo turun kita makan malam" apo mengetuk pintu kamar anaknya itu

"iya pa sebentar,lagi beberes dulu" sahut fourth

"yaudah, jangan lama lama ada yang mau dadypapa omongin sama kamu"

"iya paaa"

"sial,gua lupa kalo papa ngirim mata mata buat jagain gua" batin fourth

skip fourth pun turun,menuju ruang makan dan langsung duduk.

"fourth" ucap mile

"i-iya dad kenapa?"

"gamau jelasin yang terjadi?"

"hah? jelasin apa dad,aku ga buat maslah ko" sangkal fourth dam langsung di hadiahi tatapan tajam dady nya itu

"yaudah iya iya fourth salah maaf"

"kau menyukai nya? "

"TIDAK DADD"sentak fourth

mile dan apo di buat terkejut atas jawaban anaknya tsb,bagaimana tidak fourth ngomong nya kenceng bener

" yaudah si santai fourth,dady cuma nanya"

"abisnya dady nanya nya yang aneh aneh"

"lahh" mile pasrah

tiba tiba apo angkat bicara
"fourth,papa sama dady ngga larang kamu buat muasin hasrat kamu,tapi tolong jangan sampai kamu memperk*sa orang lain fourth,untungnya tadi kamu cuma cium dia engga memperk*sa nya"

memang yang di bilang sama mata mata nya apo dan milehanya fourth yang mencium gemini dengan brutal, tanpa apo dan mile sadari anaknya sudah terlanjur memperkosa seorang manusia 😭😭

"mati gua kalo papa sama dady tau gua udh ngew* sama gemini"batin fourth

" fourth ko malah ngelamun?"ucap apo

"ee oo i-iya pa fourth gabakal sembarangan lagi"

"mm bagus sekarang kamu makan abistu langsung tidur"

"iya paa"

memang fourth dari umur 15 tahun sudah pandai memuaskan hasrat nya sendiri 555, mile dan apo pun tidak masalah dengan itu karna mereka juga pernah muda pastinya.

skip pagi harinya

"fourth!!! ayo bangun sayang sudah jam 7!! " seru apo yang sedang menyiapkan sarapan di lantai bawah sedangkan kamr fourth berada di lantai 2.

"hmm" gumam fourth dengan matanya yang masih terpejam dari tidur nya karna fourth suka memimun obat tidur tanpa sepengetahuan mile dan apo sebab ia tak bisa tidur karna terbayang bayang 5tahun lalu yang dimana kedua orang tua nya tewas akibat pembantaian yang sangat brutal.

"fourth!! bangun!! " masih dengan seruan apo, bedanya ia sambil berjalan ke arah kamar anaknya.

masih tak ada jawaban dari fourth.papanya yakin fourth mendengar hanya saja ja mash nyaman di mimpinya

TOK! TOK! TOK!

"hey anak nakal cepet bangun udah jam setengah delapan ini ayo bangun!! " seru apo yang saat ini udah di depan pintu kamar fourth.

mendengar lebih jelas perkataan papanya yang mengatakan sudah setengah delapan,fourth langsung menegakan badannya melihat jam di samping tempat tidurnya ternyata masih jam setengah 6.

"papa! malesin ah masih jam. setengah 6 gini di bilang jam setengah 8 kebiasaan" kesal fourth ke papanya yang saat ini berada di depannya.

sikap manjanha hanya akan ia perlihatkan ke orang tuanya saja

"hehe.. abisnya kamu ga bangun bangun,tidurnya kaya keboo huu,udah sana mandi trus siap siap abis itu sarapan"

"hmmm" gumam fourth malas berdebat

skipp di meja makann

"Pagi" sapa fourth yang saat ini sudah ada di meja makan.

"Pagi anak daddy, sampai kapan kamu jadi culun terus fourth? Daddy selalu mantau kamu loh, kamu dibully kan di sekolah?" Kata Daddy  mile khawatir. Lagi-lagi membahas penampilan fourth.

"It's ok Dad, udah terlanjur juga orang-orang taunya nata" kata fourth sambil memakan sarapannya.

"Kamu yakin bakal kayak gini terus sampe lulus?" Sekarang giliran Papo bertanya.

"Kalo itu aku gk yakin sih pap"

"Dasar.. daddy tau arahnya kemana haha!"

"You really my dad hahaha!" Tawa keduanya.

"Yaudah kalo itu keputusan kamu, jaga diri baik-baik ya anak ganteng"

"Pasti Pap, kalo gitu aku berangkat dulu udah setengah 7" pamit fourth ke Daddy dan Papanya.

"Hati-hati boy"

"Hati-hati ya sayang"

"Ya, bye dads!" Seru fourth sambil berjalan keluar rumah.

VOTEE!!!!

NO PLANS, JUST USTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang