ford melirik satang dan winy yang berdiri agak jauh sambil mengobrol. dia tersenyum lebar, lalu melambaikan tangan. "eh, kalian berdua! sini dong, gabung sama kita. masa cuma nonton doang dari jauh?"
winy dan satang saling pandang sebelum mendekat. winy tersenyum tipis, sementara satang tetap tenang seperti biasa.
winy dan satang saling pandang sebelum mendekat. winy tersenyum tipis, sementara satang tetap tenang seperti biasa.
"nah, ini dia dua bintang pendukung kita!" ford langsung berdiri dan memandang mereka dengan antusias. "oke, sebelum kita lanjut ngobrol-ngobrol seru, gue mau kalian kenalan sama kita dulu. biar makin akrab."
winy tersenyum malu-malu. "gue winy. sahabatnya gemini." dia melirik gemini sebentar sebelum melanjutkan, "juga temennya nata... dan satang."
ford mengangguk penuh semangat. "oke, noted. winy, sahabat gemini, temen nata dan satang. gampang diinget." dia lalu menoleh ke satang. "nah, kalau lo?"
satang menghela napas pendek sebelum berbicara. "satang. temennya nata juga."
"singkat, padat, jelas." ford terkekeh. "gue suka gaya lo, satang. kalem tapi keren."
milk angkat bicara. "oh iya, gue milk pansa. temennya nata dari dulu. ini ford, dan pooh" dia menunjuk mereka satu per satu.
pooh menambahkan sambil menunjuk dirinya sendiri. "dan gue pooh, si penengah kalau mereka ribut. kalian bakal sering liat gue kayak gini."
winy tertawa kecil. "kayaknya kalian seru juga, ya."
ford menyeringai. "seru itu nama tengah kita. jadi, winy, satang, gimana pendapat kalian soal nata? ada keburukan yang belum kita tau, nggak? biar kita gosipin sekalian."
nata langsung menatap ford dengan alis terangkat. "ford, gue masih di sini, loh."
ford terkekeh. "gue tau, makanya seru. siapa tau temen-temen baru kita punya cerita seru soal lo."
"satang, gue penasaran. lo pasti punya cerita kocak tentang nata, kan? ayo dong, ceritain. gue mau tau semua kebusukannya!"
satang tersenyum tipis, tapi ada kilatan geli di matanya. "gue ngga yakin nata bakal suka kalo gue cerita, tapi... yaudahlah."
nata langsung panik. "satang, jangan lo—"
"jadi," potong satang dengan tenang, "pernah suatu kali, gue ke toilet di sekolah. niatnya cuma mau cuci muka, tapi pas gue masuk, gue ngeliat sesuatu yang nggak bakal gue lupakan."
ford langsung maju ke depan, makin penasaran. "apa? apa? jangan di-pending dong, lanjutin!"
satang mengangkat alis, menikmati perhatian semua orang. "gue ngeliat nata... lagi ciuman sama gemini di pojokan toilettoilet njir gimana ngga kaget gue"
nata langsung tutup muka. "astaga, satang!"
gemini juga langsung merah padam. "satang! serius, lo ngomong itu di depan semua orang?"
winy ngakak sampai terbatuk-batuk. "di toilet? serius? nata, lo nggak bisa cari tempat yang lebih... proper gitu?"
milk pansa hampir tersedak minumannya. " kocak banget anjir gmana ceritanya lo bisa kejebak di situ?"
ford memukul meja sambil tertawa. "gue nggak nyangka, lo. dari semua tempat, lo pilih toilet? ini momen emas."
nata akhirnya berusaha menjelaskan sambil memegangi kepalanya. "itu... itu nggak seperti yang kalian pikir! kita cuma—"
satang memotong lagi, kali ini dengan senyuman lebar. "dan jangan lupa, dia tuh pura-pura culun di sekolah. lo tau, kacamata besar, rambut berantakan, seragam nggak rapi. semuanya akting buat nutupin identitas dia sebagai bos besar dari keluarga kirdpan."
pooh tertawa kecil. "nata, lo serius sampai segitunya? gimana rasanya jadi Clark Kent versi Thailand?"
nata menghela napas panjang, pasrah. "itu bagian dari rencana gue buat cari tau dalang pembunuh orang tua gue. tapi ya, sekarang gue sadar kalo itu bikin gue kelihatan... lucu di mata kalian."
winy menepuk pundak nata sambil menahan tawa. "nata, lo nggak cuma lucu. lo legend. ciuman di toilet sama akting culun? gue nggak ngerti lagi sama lo."
ford menambahkan dengan nada serius tapi tetap bercanda, "nata, gue nggak tau harus bangga atau malu sama lo. tapi yang jelas, lo berhasil bikin hari gue lebih seru."
nata hanya bisa menggeleng, tapi dia juga tertawa kecil. "kalian puas, kan, sekarang? puas banget bikin gue malu?"
"banget!" jawab semua orang serempak sambil tertawa keras.
vote nya kakak kakak, adik adik, ibu ibu, bapak bapak,dll
