argghhhh
arghhhh
jeritan jimmy memenuhi ruangan saat satu lagi jarinya dipotong. darah mengalir deras, tapi nata tetap tidak menunjukan belas kasihan. "gue tanya siapa hah?" suara nata menggema di ruangan itu
jimmy, sekarang udah menangis dan megap-megap, akhirnya menyerah. "oke! oke! gue bilang! t-tapi .. tolong... berhenti..."
nata mundur selangkah, memberi ruang bagi jimmy untuk bicara. "cepet ngomong. gue ga punya waktu buat orang kaya lo."
jimmy menelan ludah, suaranya hampir tidak kedengaran. "first khanapan adik dari bokap lo sendiri,dia yang nyuruh gue sama yang lain buat bantai keluarga lo. dia bilang, bokap lo ngga pantes dapet semua itu. dia mau ngambil semuanya."
nata membeku, perasaan di dadanya kaya meledak. "first..." dia bergumam pelan, matanya nanar.
jimmy mencoba menarik napas panjang, suaranya lemah. "gue cuma ngikut perintah... gue ga ada pilihan."
nata mendekat lagi, menatap jimmy dengan pandangan kosong. dia tidak bisa menahan rasa jijiknya. "jadi semua ini... karena tamak? karena iri?"
jimmy mengangguk lemah. "cuma itu yang gua tau, sekarang tolongh lepasinh gua"
nata diam beberapa detik, lalu tanpa mengatakan apa-apa, dia mengangkat pisaunya dan menusukkannya ke dada jimmy. mata jimmy melebar, tapi dia tak punya tenaga untuk melawan. dia hanya mengeluarkan napas terakhirnya sebelum kepalanya jatuh ke depan.
nata menarik pisaunya kembali, darah memuncrat ke tangannya. dia berdiri di sana, menatap tubuh jimmy yang sekarang sudah tidak bergerak. ada rasa lega yang samar, tapi juga kehampaan yang besar di hatinya.
"lo cuma alat, jimmy," nata berkata pelan. "tapi lo alat yang terlalu banyak nyakitin."
dia meninggalkan ruangan itu tanpa melihat ke belakang. malam itu dingin, tapi hati nata jauh lebih dingin. sekarang dia tahu siapa yang harus dia kejar: first .dan dia ga bakal berhenti sampai pamannya itu membayar lunas semua yang udah dia lakuin
flasback off
nata/fourth kembali kemobil, ia tidak menghiraukan luka di pinggang nya dia melihat wajah gemini yang sangat damai, dan begitu indah batinnya ia tidak ingin melepaskan gemini, namun disisi lain ia juga tidak mungkin membawa gemini ke dunianya yang gelap
ia tidak mau orang yang ia sayangi meninggalkannya lagi, sekarang ia hanya punya dady mile, papo, gemini dan juga mix, masih ingat sama mix? ya itulah
lama fourth memandang gemini, hingga suara lengkuhan terdengar
mnghh
"loh nata? kapan balik? gua kira lo udah mati, lo baik baik aja kan? tadi di dalem gimana aja? ada yang luka ga? " ceroscos gemini dengan suaranya yang serak khas bangun tidur
"iya gpp ko, buktinya sekarang gua ada di sini"
"syukur deh, ayo pulang"
"bentar, gua harus ngisi energi gua nih cape banget"
"m-maksudnya? "
mphh
"sia mph lan, naf-mph-su-mph-anh-banget-lo-njjngmphh"fourth tak menjawab, ia melumat bibir gemini dengan kasar
ciuman mereka semakin panas hingga saat gemini tidak sengaja menekan luka yang du pinggang fourth
" shhh"
"kenapa nat? " ucap gemini khawatir, lalu tanpa persetujuan fourth ia membuka baju fourth dan betapa terkejut nya ia saat melihat goresan luka yang cukup dalam di pinggang fourth
"NATAA?!!!KATA NYA TADI LO NGGA LUKA!! INI APA HA? GAMAU TAU SEKARANG KITA KERUMAH SAKIT, AWAS GUA YANG NYETIR" gas gemini
"huh? ini cuma luka kecil, setelah istirahat juga nanti pulih sendiri" ucap fourth santai
"oh kecilnya ha, ambil ni kecil" ucap gemini menekan luka fourth
"aishh sakit gemmm!!"
"makanya ayo ke rumah sakit"
"iya deh iya, dasar bawel"
"gausah banyak bacot, pegangan" ucap gemini lalu menuju rumah sakit
saat sampai di rumah sakit fourth langsung di bawa ke UGD, ternyata luka nya perlu di jahit
ceklek suara pintu terbuka, dokter keluar dari ruangan tempat fourth dan langsung di hujani pertanyaan oleh gemini
"gimana keadaan pacar saya dok? dia baik baik aja kan? "
"kamu beruntung, pacarmu hanya kehilangan sedikit darah, dan untungnya tusukan nya tidak sampai ke organ vitalnya"
"selama 7 hari ke depan pasien dilarang terlalu banyak bergerak, karena luka jahitanya masih basah, kalo begitu saya permisi"
"iya" ucapnya menganggukan kepala dan gemini melakukan hal yang sma
sumpah ya gua ngetik masih dalam keadaan bedmut anjr lah gak sudi gua cerita gua tbtb hilang... kenapa ya? ko bisa gitu njing lahh sakit hati sumpah
