pintu tiba tiba terbuka, semua orang langsung mengalihkan pandangan nya
"dad, bagaimana? "
"dady menemukan sesuatu"
"apa itu, katakan"
"pelakunya memang anak buah dari first khanapan, mereka curiga karena seolah ada yang memerhatikan mereka dan ternyata memang benar, anak buahmu kurang dalam hal memata matai"
"hm,jadi begitu, tapi rencana ku aman kan dad? "
"tenang saja kalo itu aman, dady jamin"
"oke aku akan mengurusnya" ucapnya sambil bergegas
"nat.. mau kemana? "
"ke rumah fisrt lah, kemana lagi"
"itu terlalu berbahaya fourth"mile memotong
"dady tenang saja aku bisa mengurusnya"
"gem, nanti kamu tunggu di mobil ya"
"tap-"
"ga ada tapi tapian!, paham gem? "
"ishh iya iya"
tanpa ba bi bu lagi, fourth langsung bergegas ke rumah first khanapan itu
"Sepertinya akan menarik, jika membuat mereka terkejut" smirk fourth
fourth menghentikan mobilnya lumayan jauh dari Mension kanaphan, dan memasuki Mension tanpa diketahui pemiliknya adalah keahliannya
"Kau begitu takut mati kanaphan" smirk fourth saat melihat banyaknya bodyguard yang fisrt kerjakan di Mension miliknya
Dengan santai dan tanpa suara fourth berjalan menuju kearah belakang Mension itu dengan menghindari CCTV yang ada di setiap sudut rumah Mewah itu, pria itu hanya membawa sebilah pisau belati berukuran kecil di tangannya
Pagar yang begitu menjulang tinggi bukan hambatan baginya, dengan mudah fourth memanjatnya dan sialnya cctv yang ada di halaman belakang Mension itu menggunakan sensor gerak sehingga membuat fourth harus menahan tubuh nya yang bergelantungan di pagar itu dan menunggu sesaat hingga cctv itu mengarah ke arah beberapa bodyguard yang sedang menjaga di sekitar halaman belakang Mension, dan saat cctv itu tidak mengarah padanya fourth langsung melompat dan bersembunyi di balik tembok untuk menghindari cctv itu
Bruk
"Sial" lirih fourth yang merasa kesakitan saat harus melompat dari pagar yang begitu tinggi hingga kakinya terasa sakit Karena pendaratan yang salah
"Sepertinya ada sesuatu disana" ucap salah satu bodyguard itu pada temannya
"Periksa lah" jawab yang lainnya
"Shit" geram fourth saat para bodyguard itu mendekati tempat persembunyiannya karena mendengar suara jatuh
"Siapa disana?" Teriak salah satu dari mereka dengan menodongkan pistolnya untuk berjaga-jaga
Tap
Tap
Tap
Langkah kaki para bodyguard yang semakin mendekati tempat fourth bersembunyi
"Keluar dari sana, atau ku tembak" ancamnya
Greppp
jlebbb
Crattt
"Ck kau membuang waktuku sialan" geram fourth saat berhasil menarik tubuh salah satu Bodyguard yang sudah dekat dengannya dan langsung menancapkan pisaunya ke leher pria itu membuat darah keluar bagaikan mata air
"Hey ada seseorang dibalik tembok itu" ucap yang lainnya saat melihat temannya yang ditarik paksa
Mereka yang melihat salah satu temannya ditarik oleh seseorang segera berlari mendekati tempat itu dan mereka terkejut saat mendapati tubuh teman mereka yang sudah tak bernyawa dan bermandikan darah
"Tidak ada siapapun disini, kemana orang itu tanya mereka bingung
"Kau mencariku hm?" Ucap fourth tiba-tiba membuat mereka berbalik dan betapa terkejutnya saat melihat fourth berdiri di belakang salah satu teman mereka dengan mengarahkan pisaunya ke leher pria itu
Dan dengan gerakan cepat fourth berhasil menggorek salah satu teman mereka lagi hingga tewas di tempat menyisahkan dua orang lagi
Srekkkkk
Crraaatttt
"Argggghhhh" kaget mereka
"Sial kalian menambah pekerjaanku" geram fourth dan mulai membunuh mereka satu-persatu dengan pisaunya
"Jatuhkan pisau itu atau saya benar-benar akan menembakmu "ancam mereka
Dengan gerakan lambat fourth meletakkan pisaunya ke tanah dan menendangnya ke depan pria berbadan kekar itu
Dan saat ia akan mengambil pisau itu fourth dengan cepat menendang tubuh pria itu hingga tersungkur dan mematahkan tangannya hingga pistol itu terjatuh
Krekkkkk
Arghhhh
"Ssttt diamlah atau mereka akan menyadari kedatanganku" smrik fourth
"Lepas sialan apa yang kau lakukan" ucap pria itu saat melihat fourth memegang kakinya kuat
"Mungkin Membuat mu tidak bisa berjalan" jawab fourth dan..
Kreeekkkk
Argghhhhh
vote nya atuhh jangan lupaa
mwahhh
