rencana balas dendam yang sudah ia susun matang matang mulai di jalankan, fourth tau bahwa ia harus mengambil langkah lebih kejam untuk menghancurkan first yang telah merusak hidup keluarga nya tanpa rasa penyesalan sedikit pun.
fourth menyebarkan rumor bahwa anak first yaitu jurkung, adalah seorang lelaki pengejar nafsu yang sering berganti pasangan, tidak segan menipu banyak wanita demi kesenangan pribadi nya, itu belum cukup. fourth juga mengungkapkan bahwa jurkung telah terinfeksi HIV, penyakit yang membuatnya semakin terpuruk.
darimana fourth tau? karena rumah sakit yang didatangi jurkung untuk pemeriksaan ternyata rumah sakit milik teman dadynya.
berita itupun langsung tersebar,jurkung sangat terkejut, bagaimana orang-orang tau kalo ia kena penyakit HIV?
"arghhh sial,siapa yang sudah menyebarkan rumor itu, bakal gua cari sampe ketemu! "
"pah, ini gimana? apa yang harus aku lakukan? "ucap jurkung kepada first yang sudah putus asa
first memijat pelipisnya pusing dengan apa yang anaknya perbuat
" kenapa kau sangat ceroboh jurkung? papah tidak pernah mengajarkan mu berbuat sperti itu, belajar bertanggungjawab sendiri."ucapnya lalu meninggalkan jurkung yang berkutat dengan pikiran nya sendiri
"tapi pah... "tidak ada jawaban, hanya keheningan yang ada, khaotung hanya terdiam, ia tidak tau jika anaknya ternyata senakal itu, ia pikir anaknya itu anak yang baik, dan pintar tapi kenyataan nya tidak seperti itu.
"saya kecewa sama kamu, mulai sekarang jaga diri sendiri, jangan panggil saya dengan sebutan'papa' kau sudah membuat saya kecewa" ucapnya lalu meninggalkan jurkung
jurkung menangis hingga ia memikirkan sesuatu,ia bertekad akan melakukan rencananya sekarang juga, ia pergi ke gudang untuk mengambil tali dan bersiap menggantung dirinya sendiri, ia menyiapkan kursi di bawahnya, berdiri disana lalu mengikat lehernya sendiri dan menendang kursinya dan sekarang ia sudah tergantung disana
"buat apa gua hidup kalo papah sama papa udah ngga peduli sma gua"
krek
argghhh
teriaknya lalu hening.....keesokan harinya khaotung penasaran dengan pintu gudang yang terbuka, karena biasanya tertutup
"siapa yang membuka gudang, sangat tidak bertanggung jawab mana ga ditutu-aaaaaaaa j-jurkung" gumamnya dan berteriak ketika melihat jurkung yang sudah tergantung disana dengan muka yang sangat pucat, first yang mendengar suami nya bertriak langsung menghampiri nya
"ada apa? kenapa kau berteriak? " ucapnya tanpa melihat ke depan
"p-pah ju-jurkung pah" sambil menujuk ke arah jurkung
"apa kenapa dengan jurkung" lalu ia melihat kearah yang di tunjukan kahotung dan betapa terkejutnya ia saat melihat jurkung yang sudah tidak bernyawa.
skipp
pemakanan berjalan dengan lancar, khaotung teduduk lemas, ia menatap foto anaknya yang tersenyum bahagia dengan dirinya dan juga first
"kenapa kau memilih jalan yang seperti ini hiks" ucapnya lalu first memeluknya sambil mengusap ngusap punggungnya
"turut berduka cita, paman" ucap fourth dengan sedikit nada mengejek
fisrt menoleh
"sialan, apa ini semua kelakuan mu ? "
"apa? aku melakukan apa? aku hanya memberi tau semua orang bahwa jurkung terkena HIV, jadi semua orang bisa berhati-hati,aku ingin menyelamatkan banyak nyawa, memangnya salah ya?" smrik fourth
"jadi, ini ulah mu? " ucap khaotung yang sedari tadi mendengar percakapan fourth dan suaminya
"sudah ku bilang, aku tidak melakukan apapun, ah baiklah aku harus segera pulang, dady pasti mencariku" smrik fourth
"kau sudah menghancurkan keluarga ku dan ingin pergi begitu saja? cih tidak akan ku biarkan, bodyguard tangkap dia" ucap khotung
__________
sorry makin jelek mals mikir.
