Uang ,kekuasaan, kekejaman sanggup membeli segalanya cukup mudah untuk seorang mafia muda yang terkenal bengis dan juga tampan untuk menaklukan dunia gelap di bawah kakinya.
"Apakah benar hatimu sedingin itu?" ucap sang netra.
"Tidak ,tapi kau belum...
Kaget dengan apa yang diucapkan first mendorong khaotung hingga terjungkal .
"Awww.... Sakit sekali .."
"Astaga maafkan aku..."
Seketika ia sadar apa yang sudah ia lakukan first memapah tubuh khaotung untuk duduk kembali .
Dia benar benar tidak sengaja ,anggap saja itu reflek dasar terkejut saat mendengar pernyataan khaotung.
"Kau sudah mabuk berat ,lebih baik kau beristirahat disini .."
Khaotung menatap mata hazel pemuda di depannya dengan onix yang terlihat menyedihkan .
" kau tidak menyukaiku ???"
"Berhentilah bertanya hal yang aneh ,kau sedang mabuk "
"Tapi aku menyukaimu first ..."
Lagi-lagi pernyataan yang pemuda mabuk itu sampai kan membuat first bingung , apakah itu semua akibat efek dari minuman alkohol tersebut ataukah semua itu memang fakta jika khaotung memiliki perasaan terhadap first.
Khaotung mendekap erat tubuh first yang berdiri di sampingnya . Mencoba menarik sang empu untuk duduk di kursi sebelahnya .
First hanya diam tanpa penolakan otaknya masih mencerna apa yang pemuda mabuk ini lakukan .
"Disini terasa sangat panas "
Khaotung mulai melepaskan kemeja pendek yang dia pakai yang bersisa hanya dalaman singlet berwarna putih cukup mampu menerawang kan lekuk tubuh kecilnya.
"Heii... Pakai kembali bajumu!.."
Teriak first saat melihat tindakan khaotung .
"Kenapa ...? Kita kan sama sama lelaki bodoh "
Mulut jahat itu kembali muncul mungkin itu sudah menjadi kebiasaan jelek khaotung .
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dia kembali mendekat kemudian menumpukan dagu kecilnya pada pemuda di sampingnya.
"Yakk ...apa yang kau lakukan menjauhlah ..."
"Kau sangat galak ..."
"Lihat kau sendiri ada apa denganmu sebenarnya.."
"Hmmm diamlah jangan terlalu banyak bicara ,ketampananmu akan berkurang hahahahah "
"Astaga minuman itu memang membuatmu gila .."
Seru first menggelengkan kepala. Semakin dia menjauh khaotung juga akan semakin mendekat padanya jadi dia hanya bisa diam dan cukup memperhatikan apa yang akan pemuda mabuk itu lakukan .
Efek alkohol yang sangat memabukkan membuat atmosfer di sekitar khaotung berubah. Terlihat keringat bercucuran dari dahi menuju pelipis dan meluncur ke arah dada putihnya .