Pagi hari selanjutnya tidak cukup bersahabat , terlihat mendung mulai menguasai langit dengan rintikan hujan yang juga mulai turun .
Untung saja first sudah membeli beberapa bahan-bahan sebelum hujan datang ,jadi untuk sekarang dia mulai berkutat dengan beberapa masakan di dapur.
Beberapa jam berlalu semua hidangan sudah siap di meja kecil di tengah ruang tamu .
" Hufthhhh ,akhirnya selesai juga "
Kemudian ia melihat ke arah jam yang terpajang di tembok lusuhnya , sudah menunjukkan jam 9 pagi sedangkan kedua orang yang bermalam di situ belum ada yang menampakkan batang hidung.
First lalu mulai mencari khaotung ternyata dia tertidur di ruangan kecil yang sudah tak terpakai di samping kamar yang di tempati mix .
Dia sempat bingung sejenak , pantas saja dia tidak bisa melihat khaotung saat kembali dari berbelanja ternyata dia tertidur disini .
Dengan pelan ia menepuk kaki pemuda kecil itu untuk membangunkannya.
" Khao ... Bangunlah .."
Merasa tidur nya terusik pemuda kecil itu dengan enggan membuka matanya .
" Jam berapa ini ...aku masih mengantuk ..jangan ganggu dulu .."
" Ini sudah hampir siang ,,, kenapa kau malah tidur disini .. bukannya di ruang tamu "
Khaotung terduduk dengan uapan yang cukup panjang , sembari merentangkan tubuh nya ia mulai berbicara.
" Sebenarnya aku mendengar mix mengingau tadi ketika kau pergi , lalu aku menghampiri nya dan dia berkeringat hebat seluruh badannya juga terasa panas , jadi aku segera mengompresnya dan memilih tidur disini , aku takut dia akan mengingau lagi ."
Penjelasan yang dia dengar dari khaotung membuatnya kembali khawatir tanpa babibu ia segera masuk dan memeriksa keadaan mix dan benar saja suhu tubuhnya semakin meningkat panas di tambah dengan aliran keringat yang masih bercucuran .
" Kita harus membawanya ke rumah sakit ! "
Khaotung mengangguk , mereka berdua kembali terfokus ketika mix mulai mengingau menyebut nama seseorang .
" Ee..earthh..... Earthh.. "
" Earth?? Siapa dia..."
" Earthh... Tolong aakuu..."
Nama itu sepertinya Khaotung pernah mendengar nama tersebut, setelah mengingat dengan seksama ia sadar bahwa nama yang di sebut mix sama dengan nama sepupu nya .
Tapi itu tidak mungkin , khaotung berfikir banyak orang yang memiliki nama yang sama tidak mungkin mix menyebut nama sepupu nya yang notabenya seorang mafia pembunuh .
Lalu ia berusaha menyela perkataan first .
" Tidak ada waktu untuk berbicara hal yang tidak penting first , kita harus segera membawa mix ke rumah sakit"
" Baiklah ,, aku akan menyiapkan mobilku .."
.........................
Rumah sakit
Setelah di tangani oleh beberapa perawat dokter yang memeriksa mix keluar dari ruangan tersebut .
" Banyak luka lebam di sekitar dada dan perut pasien ini mengakibatkan luka di bagian dalam sehingga pasien mengalami demam tinggi dan hilang kesadaran untuk saat ini dia harus di rawat di rumah sakit ini untuk mendapatkan perawatan yang intensif"
First tidak mampu menopang tubuhnya yang tiba -tiba melemah , ia begitu bodoh tidak menyadari bahwa mix menahan sesuatu yang sakit semalam .
" M..mix..."
" Boleh saya melihatnya secara langsung dok???? Saya ingin melihat keadaannya sekarang"
KAMU SEDANG MEMBACA
Hide Mafia's
ActionUang ,kekuasaan, kekejaman sanggup membeli segalanya cukup mudah untuk seorang mafia muda yang terkenal bengis dan juga tampan untuk menaklukan dunia gelap di bawah kakinya. "Apakah benar hatimu sedingin itu?" ucap sang netra. "Tidak ,tapi kau belum...
