kadang ada beberapa orang yang melakukan cara apapun untuk mendapatkan yang ia cintai.
sekali nya ia tahu itu akan menghancurkan hidup orang yang ia cintai.
ia Tidak peduli,inti nya orang yang ia cintai harus jadi milik nya.
itulah obsesi.
dan inila...
"Oh,nggeh le.tentu boleh toh!wong saya sama istri saya juga kesepian di rumah"pria bernama jumano itu tampak dengan senang hati menerima jeremiah dan Rui.
"Terimakasih banyak,pak!"jeremiah terlihat amat senang.
"Ayo kita keluar dari hutan,saya juga sudah selesai cari kayu nya"ajak jumano seraya mengangkat ranting-ranting kayu yang cukup banyak.
"Di bangunkan dulu istri nya,le"imbuh jumano.
Istri?! Ternyata pria paruh itu salah sangka,pria itu kira jeremiah dan Rui adalah sepasang suami istri.
Jeremiah tidak memusingkan itu ia memilih untuk membangun kan Rui.
Masalah kesalah pahaman itu bisa di jelaskan belakangan.
"Rui..."jeremiah mengguncang pelan tubuh mungil si Rui.
"Emm..."gadis itu perlahan membuka sepasang hazel nya.
"Siapa dia?!"tanya si cantik yang langsung panik melihat jumano yang tidak ia kenali.
"Tenang,nduk...saya bukan orang jahat"ucap jumano berjongkok di depan Rui sembari tersenyum tulus.
"Iya,bapak ini orang baik. Dia bersedia memberi kita tumpangan sementara di rumah nya"jelas jeremiah.
Rui tampak mencerna apa yang di jelaskan Jeremiah.
Sepasang netra rubah gadis itu tampak mengamati jumano.
Tentu rui tidak akan cepat percaya,ayolah mereka sekarang harus waspada!mereka pasti sedang di kejar oleh orang-orang yang menculik mereka.
"Dia baik kok,kamu tenang saja"bisik jeremiah meyakinkan.
Akhir nya Rui mengangguk.
Lalu kemudian Rui naik ke punggung jeremiah agar mereka dapat memulai perjalanan pulang ke desa pak jumano.
"Ayo le,nduk. Tidak terlalu jauh,kok"ucap jumano memimpin jalan.
...
Terhitung 2 jam mereka berjalan hingga akhirnya Mereka mendapatkan jalan setapak yang seperti nya jalan menuju pedesaan.
Setelah beberapa langkah berjalan nampak lah pedesaan itu. Terlihat masih amat asri.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Desa itu cukup ramai. Banyak sekali ladang ladang sayur di sekitaran jalan setapak itu. Sayur sayur nya pun tampak segar.
Penduduk disana juga ramah. Setiap Mereka bertemu penduduk,para penduduk itu akan menyapa sambil tersenyum.
"Ini desa saya,le...nduk"ucap jumano.
"Desa bapak masih sangat asri"sahut rui yang merasa kagum akan udara desa itu yang amat segar.