Bab 31

1.2K 63 13
                                        

Selamat membaca

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Selamat membaca.

.

.

.

Suasana di rumah keluarga Kim terasa mencekam. Para maid berkumpul di ruang tengah, berdiri dengan kepala tertunduk, mendengarkan perintah dari Seokjin yang berdiri di hadapan mereka dengan ekspresi serius.

"Aku minta kalian, mulai sekarang, jangan pernah membeli bahan makanan yang mengandung udang," ucap Seokjin dengan nada tegas.

"Tidak ada satu pun udang atau makanan yang mengandung udang yang boleh masuk ke dalam rumah ini." tambah Seokjin.

Seokjin telah memberi tahu mereka sebelumnya bahwa Yoongi memiliki alergi udang yang berbahaya. Kali ini, ia memastikan tidak akan ada kelalaian.

"Jika ada yang melanggar, aku tidak akan segan-segan memecat kalian, dan aku tidak akan memaafkannya. Mengerti?" Suaranya begitu tegas hingga membuat para maid menahan napas.

"Ne, Tuan," jawab mereka serempak.

Di sisi lain, Yoongi duduk di sofa bersama Aera. Ia menyaksikan adegan itu dengan raut wajah ngeri.

"Mama, Hyung benar-benar menakutkan kalau marah dan serius seperti itu," gumam Yoongi sambil meringis.

Aera terkekeh, mengusap lembut kepala Yoongi. "Hyungmu memang seperti itu. Kalau sudah menyangkut Yoongi, dia tidak akan main-main."

Yoongi mengangguk pelan.

"Dulu Hyungmu pernah marah pada polisi" kata Aera.

"Kenapa?" tanya Yoongi menatap mamanya.

Aera tersenyum kecil, mengingat kejadian itu. "Waktu itu Hyungmu benar-benar marah karena polisi menghentikan pencarian Yoongi. Padahal dia baru berusia 13 tahun, tapi dia berhasil membuat polisi-polisi itu takut."

"Benarkah?" tanya Yoongi dengan mata membelalak.

Aera mengangguk, terlihat bangga sekaligus geli mengingat keberanian putra sulungnya. "Iya, bahkan polisi yang jauh lebih tua darinya dibuat terdiam. Dia tak kenal takut kalau sudah menyangkut Yoongi."

Yoongi mengangguk paham. "Sepertinya aku harus hati-hati sama Hyung."

Aera tertawa kecil. "Tidak perlu. Itu tidak berlaku untuk Yoongi. Dia tidak akan benar-benar bisa marah pada Yoongi."

"Tapi tetap saja." Yoongi mengembungkan pipinya, menampilkan ekspresi lucu yang membuat Aera tertawa.

Sementara itu, Seokjin menatap para maid dengan pandangan mengintimidasi. "Sekarang, cari semua bahan makanan yang mengandung udang di rumah ini. Kumpulkan, lalu buang semuanya. Kalau kalian mau, kalian boleh membawanya pulang. Tapi jangan sampai ada satu pun yang tersisa di dalam rumah. Mengerti?"

Threads of Affection | ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang