BAB 11 pregnant (Rate-M+)

2.6K 54 6
                                        

yim beristirahat di ruang rawat inap, merenung kan diri sambil melihat ke arah perutnya kini.

"aku? apa yang terjadi? hamil? tapi aku sama sekali tidak merasakan gejala ibu hamil" yim menatap bingung perutnya, melihat ada banyak alat yang terpasang di sana, sungguh hal aneh. Bagaimana seorang laki laki bisa hamil? pertanyaan itu terus muncul di benak yim, tapi yim ingat bahwa dirinya kini bukan berada di dunianya, melainkan dunia lain yang entah ada atau tidaknya.

pintu kamar terbuka, yim melihat siapa yang datang.

"phi net?" tanya yim sambil mengernyitkan dahinya,

"yim, bagaimana keadaan mu sekarang? dokter bilang kau hampir saja keguguran, apa itu benar?" tanya net

"ya aku baik baik saja sekarang, dan bersyukur janin ku juga selamat. Emm.. bolehkah aku bertanya sesuatu?" tanya yim ragu ragu, net mengangguk sebagai jawaban bahwa dia memperbolehkan untuk yim bertanya.

"bagaimana bisa phi net bersama jj? dan bagaimana hubungan mu dengan james?" lanjut yim, net terdiam sejenak mendengar hal ini.

"aku melakukan sebuah kesalahan, dan kini kisah ku dan james hanya berhenti di masa SMP, lagi pula kau tau itu yim" jawab net, sungguh yim tak tau menau 3 tahun belakangan ini, yim juga lupa akan kedekatan net dan james saat itu, jadi dia tidak sempat bertanya.

"sungguh aku tidak tau, aku tak pernah bertanya soal kau lagi semenjak james meminta ku untuk berhenti membicarakan mu." ucap yim dan net tersenyum getir,

tentu hati net sangat sakit mendengar pernyataan ini, ia tak tau bagaimana pandangan james pada dirinya kini, entah itu adalah sesuatu yang sangat menyakitkan namun juga sangat indah untuk di jadikan kenangan.

berakhir karena keadaan itu menyakitkan.

net keluar dari ruangan yim setelah lama berbincang bincang. Net pergi menuju tempat parkir mobil, dia menyetir dengan keadaan santai dan menikmati perjalanan dan suasana kota di sana, kini dia sudah sampai di rumah dan dengan semangat menuju kamar untuk bertemu dengan jj, sang kekasih.

"sayang, phi pulang.. ju?? ada apa dengan mu?" net melihat jj yang sedang duduk di pojok kamar sambil menitih kan air mata, sungguh ia tak kuasa melihat kekasih nya itu menangis, sakit baginya melihat seseorang yang kita cintai itu menangis.

net bergegas memeluk dan menenangkan jj di sana, sepertinya hati sang istri sedang tidak karuan saat ini.

"ju.. ada apa dengan mu sayang? apa yang membuat mu menangis?" ucap net sambil menatap mata jj dengan tulus.

"maaf.. maaf.." ucap jj sambil sesegukan karena isak tangis.

" hey, maaf untuk apa sayang? kau tidak melakukan kesalahan apapun" jawab net sambil menatap jj

"aku gagal menjaganya.. sungguh aku beruntung melihat bayi phi yim selamat, tapi bagaimana dengan bayiku? maafkan aku phi.. maaf membuatmu kembali menunggu" ucap jj sambil meremas dan memukul perutnya sendiri karena kekecewaan yang sedangbia alami saat ini.

"tidak sayang, tidak apa apa.. tentu ini hanyalah sebuah kecelakaan dan penentuan takdir, jangan salahkan diri sendiri untuk hal ini" ucap net menenangkan jj, jj memeluk net dengan sangat erat.

"jika masa lalumu datang kembali, apa kau akan kembali bersama nya? kau tau jika sekarang hanya beberapa persen kemungkinan aku bisa memiliki keturunan, apa kau akan meninggalkan ku?" ucap jj tiba tiba menanyakan masa lalu net,

net bingung dan terdiam, sungguh tadi jj hanya ingin pergi menemui yim di sana, namun jj melihat net sedang berada di dalam sana dan seperti melakukan pembahasan yang serius, jadi jj memilih untuk pergi dan mengurungkan niatnya, namun tak sengaja jj mendengar perbincangan net dan yim yang membahas 'james' masa lalu net yang terbilang sangat indah, jj jadi penasaran juga tentang pendapat suaminya lagi tentang james kini, namun perkataannya membuat dia menjadi berpikir, 'apa net sebenarnya masih mencintai james?'

dark blue [tutoryim]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang