Ending Transmigrasion. ( hubungan Toxic )

6.2K 122 1
                                        

Sementara di kamar apartemen bernuansa warna pink di dalam sekeliling gadis itu , Selina menangis melihat tatapan dingin orang itu . Tatapan paling menakutkan yang pernah dia temui . Tatapan itu , orang bahkan wajahnya membuat dia trauma akibat insiden itu.

" Kamu tahu kan , jika kamu tidak juara , akan mendapatkan hukuman ." Selina mengangguk melihat Gasper dari tangan pria itu . Dia memejamkan matanya saat gesper itu menggesek seluruh tubuhnya .

Bugh!

Bugh!

Suara pukulan terdengar jelas di seluruh Mension itu . Para pelayan dan bodyguard merasa iba atas nona mereka tapi mereka tak punya hak untuk ikut campur urusan hubungan majikan mereka .

Sementara orang itu tersenyum puas melihat Selina tak berdaya . Dia mencengkram erat wajah pucat gadis itu .

" Tunggu hukuman selanjutnya sayang." Setelah menyakiti Selina , pria itu membantu gadisnya berdiri . Membawanya menuju sofa .

Dia mengambil kotak obat yang terletak di atas meja . Mengobati bekas luka yang dia buat sendiri . Sementara Selina merintih kesakitan saat lukanya di tekan sengaja oleh orang itu .

" Masih sakit!" Selina menggeleng melihat senyuman menyeringai milik kekasihnya. Bukan kekasih tapi di paksa menjadi pacar dia karena orang itu menyukainya dari pertemuan pertama di sekolah .

" Sayang sekali luka sebagus ini akan sembuh " dengan raut mimik wajah sedih , orang itu menekan luka Selina hingga membuat darah kembali keluar .

Selina merintih kesakitan saat lukanya terus di tekan oleh kekasihnya . Tak berani berucap , karena dia tahu kekasihnya orang yang nekat .

" Shut , jangan nangis . Aku akan selalu ada untukmu sayang . Mana mungkin orang di luar sana mau denganmu yang bekas ku ini . Hahaha." Orang itu tertawa sambil memeluk kekasihnya yang terus menangis .

Selina mengepalkan erat tangannya . Andai saja dia dulu tidak bertemu dengan orang gila di depan nya ini di sekolah . Mana mungkin dia mau dengan orang ini . Orang yang membuat papanya terluka parah di rumah sakit dan di ancam akan membunuh papanya jika dia tidak mau menjadi kekasih orang itu . Sementara keluarganya hancur saat orang ini memasuki dalam kehidupan Selina dan mengobrak ngabrik seluruh kehidupannya dan membuat keluarganya hancur akibat orang di depannya ini.

Sebenarnya Selina juga mempunyai pacar yang sangat dia sayangi tapi sayang orang di depannya ini juga mengancam nya akan membunuh kekasih dan papanya jika dia tidak putus dengan kekasihnya. Terpaksa dia putus dengan kekasihnya dulu hingga selesai dia putus . Terdengar kabar dia bunuh diri hingga membuat Selina terus menangisi kepergian kekasihnya.

Karena dia menangisi pacarnya , dia di siksa oleh orang di depannya ini dan selalu menggunakan kekerasan padanya . Hubungan toxic membuat Selina ingin pergi dari orang ini .

Pernah dia meminta putus dan kabur , keesokan harinya , dia malah mendapati dirinya lumpuh dan buta sementara . Tubuhnya juga luka luka akibat orang di depannya menyiksa dia . membuat dia tak berani lagi kabur dari pria psikopat di depannya ini .

Orang di depannya hanya tersenyum melihat Selina diam seperti boneka kesayangannya . Boneka yang akan selalu dia jaga . Tangisan Selina adalah lagu untuk dia , tubuh Selina dan tatapan Selina hanya untuk dia . Tidak untuk yang lain . Andai saja mereka sudah lulus sekolah mungkin dia ingin memiliki anak dari wanita di depannya ini .

" Shut , diam boneka . Sini sini . " Orang itu menangkup pipi Selina . Mencium bibir selina yang membuatnya candu . Tatapan biru Selina . Ingin sekali dia mencongkel mata itu . Mata yang pertama kali membuat dia tergila gila pada Selina .

Andai saja Selina menerima cintanya dulu . Mungkin sekarang mereka bahagia . Tidak ada hubungan kekerasan , daripada tatapan kebencian selina . Orang itu juga merasa iri pada kekasih Selina yang terus mendapatkan senyuman Selina sementara dia . Harus menyiksa Selina dulu agar mendapatkan tatapan dan senyuman itu . Makanya dia membunuh kekasih Selina agar gadis itu tidak kepikiran tentang cowok sialan itu

" Walaupun kamu tidak juara, tapi kamu tetap milik aku Selina . Jangan tinggalin Maxime ya . "

Iya orang itu adalah Maxime Kenward Dawala , adik kelas yang dia latih menjadi MC di acara sekolah karena potensi Maxime . Dan saat tahu bahwa orang inilah yang membuat hidupnya menderita dan selalu menguntit aktivitas nya , jalan hidupnya yang seolah olah di atur skenario oleh Maxime selama ini . Maxime tak menyembunyikan sifat aslinya . Dia langsung menyekap Selina di Mension hari ini dan lihatlah sekarang . Dia selalu di siksa oleh Maxime karena tidak menurut perintah dari dia . Selina benci pada Maxime yang selalu mengatur kehidupan dia selama ini . Bahkan dia menyesal sebagai sekretaris OSIS dia memilih Maxime karena kepintarannya. Andai saja dia tidak memilih Maxime , mungkinkah dia akan terus di untit oleh Maxime ? Entahlah , pikiran Maxime selalu susah di tebak oleh Selina .

Sekarang adalah libur sekolah , dia malah di sekap di rumah ini lagi . Rumah yang sangat Selina benci . Melihat tatapan Obsesi Maxime juga membuat dia gemetar ketakutan . Kenapa dia malah menarik perhatian Pisikopat di depannya ini . Apa yang menarik dari dia hingga membuat orang di depannya ini cinta mati . Padahal Selina merasa dirinya selalu banyak kekurangan untuk di cintai secara Brutal . Selina juga baru ingat saat orang ini bercerita bahwa dia menyukai dia dari SMP . Pria cupu yang selalu dia bully dulu menembak dia terang terangan di depan seluruh angkatan . Karena tak terima di tembak oleh cupu , Selina menolak mentah mentah hingga tak terdengar lagi kabar tentang Maxime . Adik kelas dulu , yang terkenal cupu dengan kacamata bulatnya dan gigi tongosnya .

Dan lihatlah , saat Sekolah menengah atas , Maxime malah terlihat Ganteng dengan tubuh kekar , mata Safier semakin terang . Wajah yang terawat dengan kulit putihnya membuat Maxime menjadi incaran Hight Aurora School internasional.

Adik kelas yang terkenal ramah , dan selalu tersenyum pada semua orang ternyata memiliki sisi mengerikan . Sisi yang membuat Selina trauma . Di perkosa oleh Maxime , pacarnya di bunuh , keluarganya hancur hingga tak tahu kemana arah hidup Selina sekarang .

Selina mengusap perut nya yang mungkin sedikit menonjol . Dia hamil anak Maxime . Di perkosa membuat hasil nya dulu jadi . Selina ingin sekali membunuh anak di dalam perutnya tapi mendengar ancaman dari Maxime tentang papanya jika dia membunuh anak di dalam perutnya membuat Selina mengurungkan niatnya .

Maxime tersenyum mengusap perut Selina , anak yang wanitanya kandung ini . Dia mencium perut selina . Menatap dalam mata biru itu . Dia sangat berterima kasih pada tuhan telah menciptakan gadis cantik di depannya ini . Kenapa ada orang yang sangat cantik di dunia ini seperti Selina ..

" Jaga dia Sayang . Karena dia adalah anak yang sangat aku nantikan . " Mata Maxime membayangkan , dia dan Selina adalah keluarga bahagia dengan anaknya nanti membuat Maxime selalu tersenyum membayangkan itu . Mempunyai anak dengan orang yang dia cintai , anak yang akan memanggil dia papa , dia ingin anak perempuan agar wajah itu mirip dengan Selina . Jika laki laki mungkin dia akan mengirim anak lelakinya ke tempat orang tuanya dan terus membuat anak hingga keinginan dia tercapai memiliki anak perempuan di rahim Selina. Melihat perut sedikit menonjol itu saja membuat Maxime tersenyum . Inilah yang dia nantikan , menemani masa masa kehamilan Selina hingga gadis itu melahirkan anaknya itu adalah impian dia dulu .

Selina hanya mengangguk tak bersuara . Tapi perutnya merasa nyaman saat usapan tangan besar Maxime mengelus perutnya . Mata Selina menatap Maxime . Terkadang Maxime seperti terlihat orang normal tapi bisa juga dia kumat menyiksanya seperti tadi tanpa tahu dia hamil . Dia tahu hubungan dia dan Maxime adalah Toxic . Tapi bagaimana bisa dia lepas jeratan dari hubungan ini jika Maxime terus mempunyai mata di seluruh Mension ini . Bahkan niat ingin kabur dia saja urung karena mengingat dia buta dulu ..

Tentang sekolah dia , Maxime juga membayar semua guru di sana karena sekolah itu adalah milik dia . Dia bebas melakukan apapun agar Selina tidak di hujat oleh masyarakat luar karena hamil .

Tentang Vanya , Maxime tak mempunyai urusan dengan Vanya . Gadis sombong judes itu . Dia juga menjauhkan Selina dari Vanya karena merasa cemburu , gadisnya selalu dekat dengan Vanya . Dia takut Vanya akan menyukai Selina sama seperti dia . Makanya dia melarang Selina mempunyai teman selain dirinya . Bahkan dia tahu pemerkosaan Vanya adalah balas dendam dari temanya . Dia tidak ingin gadisnya terlibat urusan Vanya . Karena menurutnya itu adalah urusan Vanya bukan urusan dia . Urusan dia hanya mengurus kekasihnya sekarang ini .

Ending Transmigrasion ? [ End ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang