Ending Transmigrasion ( Pria brengsek )

5.7K 104 0
                                        

Di sebuah rumah kecil dengan beberapa bagian seperti jendela , Pintu yang di pasang berbagai alat listrik , Selina terdiam menatap jendela yang sedikit di buka oleh Maxime. Gadis itu tertawa pelan . Betapa bodohnya dia dulu memilih Maxime untuk jadi MC . Lihatlah keadaan dia sekarang , dia menjadi bahan obsesi oleh Maxime karena Maxime menyukai dia . Dan mempertahankan miliknya apapun keadaan nya .

" Maxime , gue benci sama Lo ." Lirih Selina mengepalkan tangannya . Sudah beberapa kali dia mencoba bunuh diri tetap saja Maxime tahu dan mengancam dia akan membunuh keluarganya jika dia bunuh diri .

" Benar benar tolol gue . Andai saja gue dulu dengerin Bella untuk tidak memilih Maxime . kejadian ini engga bekal terjadi . " Kacau Selina mengusap perutnya yang agak buncit . Dia dulu sebelum memilih panita , pernah meminta pendapat dari Bella tentang Maxime . Menurut penilaian dia , Maxime pantas menjadi MC . Tapi Bella melarang keras dia memilih Maxime . Dan lihatlah sekarang . Akibat keras kepala dia , dia malah terjebak dalam pikirannya sendiri.

Bella melarang keras dia dulu karena Dia pernah bercerita bahwa Sahabatnya itu di cintai mati oleh siapa . Memang Selina kurang tahu tentang pria obsesi itu . Yang dia tahu bahwa pria selalu meratukan wanitanya . Bella juga selalu tidak mau berbuka dengan masalah pribadi dia. Gadis itu selalu sepenggal bercerita tentang pribadi dia .

Selina menatap sekeliling, gadis itu merasa bosan selama liburan telah di tetapkan oleh pihak sekolah , Maxime memutuskan mengurung dia di dalam sebuah rumah di tengah hutan . Bukan rumah mewah tapi seperti rumah kecil yang sengaja dia bangun . Dia juga baru tahu bahwa pemilik Hight Aurora School internasional adalah Maxime . Pacarnya sendiri alias nanti akan menjadi suaminya . Apa boleh Selina berharap bahwa Maxime akan menjadi suaminya . Memang setelah pemerkosaan yang di lakukan , Maxime tidak pernah kasar sama dia . Bahkan Dengan lembut selalu mengusap perut nya . Terakhir kekerasan yang pria itu lakukan setelah tahu bahwa dia tidak naik peringkat di sekolah dan memukul Dia menggunakan Gasper , beberapa Minggu belakangan ini dia tidak pernah melakukan itu lagi . Dia tahu melihat dari tatapan Maxime , pria itu ingin menantikan anak yang dia kandung . Apa bisa di usia muda umur 18 tahun menjadi ibu untuk anaknya kelak.

" Tapi sayang orang tolol ini sepertinya gila karena menyukai Lo !" Ujar Selina mengambil foto yang di ambil Maxime . Bahkan di sekeliling kamarnya , terdapat banyak foto dirinya yang di ambil oleh pria itu . Bagaimana bisa pria itu bisa memiliki ratusan foto dirinya . Dan lagi , bahkan pria itu sengaja mengurung dia di sini agar pria itu berharap Selina merasakan cintanya yang selama ini dia pendam .

Selina juga baru tahu bahwa Maxime telah menyimpan rasa padanya lima tahun dari SMP . Dia tidak mengingat jelas bagaimana bisa pria itu menyukainya padahal dia tidak ingat sama sekali tentang Maxime . dan dia juga selalu menguntit nya ke mana mana selama lima tahun ini . Dia juga baru tahu bahwa pria itu sengaja masuk ke sekolahnya sendiri agar mengejar cinta sejatinya .

Ceklek!

Pintu ruang yang menjadi kamar Selina di kurung terbuka , menampilkan Maxime yang tersenyum cerah melihat gadisnya menjadi penurut ini . Dia tentu senang melihat bagaimana Selina nya menuruti keinginan nya . Lihatlah sekarang , Selina yang dulu anti dengan laki laki , prinsip dia adalah harga diri lebih tinggi dari cinta sekarang termakan sendiri oleh omongannya .

" Sayang ." Maxime bekerja keras seharian mengurus pencalonan dirinya di bidang politik berjalan menuju Selina yang diam di ujung ranjang kayu itu .

Pria itu melepas kemeja yang dia pasang hingga sengaja dia bertelanjang dada . dia menggoda Selina yang diam melihat ke arah depan . Pria itu memeluk Selina tanpa memberontak . Menduselkan wajah ke leher Selina membuat pria itu tersenyum miring .

Dia mencium Selina yang terdiam . Mulutnya tertutup , matanya kosong tak membalas ciuman Maxime . Melihat keterdiaman Selina yang tidak membalas dengan berontak atau berteriak . tak membuat dia berhenti justru tangannya bergerak masuk ke dalam daster Selina. Dia sangat menyukai sifat Selina sekarang , lihatlah akibat dia selalu memberi hukuman yang tak masuk akal , Selina sekarang trauma pada Maxime seperti memperlakukannya budak nafsu .

Ending Transmigrasion ? [ End ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang