Ending Transmigrasion ( menuju rumah Adi )

5.4K 105 0
                                        

Vanya menatap kosong saat melihat sekumpulan asap bertebaran di mana mana

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Vanya menatap kosong saat melihat sekumpulan asap bertebaran di mana mana . Tangannya mengepal erat . Dia sudah berjanji pada dirinya sendiri bahwa di dalam masalahnya kali ini dia tidak ingin korban lagi . Dan ternyata , malah semakin rumit . Lagi lagi memakan korban jiwa .

" Vanya udah . Lo jangan salahin diri Lo sendiri !" Galaksi mengusap punggung Vanya yang bergetar ketakutan melihat api dari hasil ledakan itu .

" Bagaimana bisa Lo bilang jangan salahin diri Lo ? Mereka terseret gara gara gue Gal !? Andai saja gue engga ngotot mengubah ending cerita ini , engga bakal ada korban jiwa ! " Lirih Vanya terkekeh dengan mata menatap nanar Adi yang menjadi korban dari ledakan ..

Galaksi hanya terdiam . Hanya Galaksi dan salah satu temannya yang tahu dari beberapa Minggu sebelum kejadian saat Vanya di bawa ke psikiater dan berbicara sendiri dengan sebuah gelang jam . Mereka seksama mendengar pembicaraan itu , mereka baru tahu bahwa Vanya di depan mereka adalah Vanya dari dunia nyata . Dan baru kali ini Galaksi dan temannya tahu bahwa mereka hidup di dunia novel . Sia sia dong , kekayaan Triliunan mereka dan di tampar kenyataan bahwa ini hanya dunia novel .

Flashback,on

" Jawaban yang sangat tepat  Sevanya Aldora Van Alexandra."

Vanya terkejut mendengar suara misterius itu , dia menatap kesana kemari dan tidak menemukan suara itu .

" Vanya , saya ada di jam kamu . Cepat tekan tombol di samping gelang jam , maka kamu akan tahu sesuatu!!" Vanya melihat ke arah tangannya . Dia baru sadar , di tangan kirinya terdapat gelang jam entah apa itu . Dia baru ingat bahwa jam ini di berikan oleh rekan kerja sama mamanya  . Entah apa gunanya ? . Dia menakan tombol yang di perintahkan jam itu , terlihat sebuah layar di depannya sendiri menampilkan seseorang dengan jas putih dan masker khusus . Dia juga melihat nama tag di layar orang itu.  Elviano De Zyvranza , rekan kerja mamanya dari Amerika Serikat dan profesor ternama di Amerika. Elviano bekerja sama dengan Klara agar mesin buatan mereka di lirik oleh orang orang yang percaya bahwa mesin waktu itu ada

" Om . Jadi ini manfaat jam yang om bilang ?" Tanya Vanya baru kagum dengan ciptaan rekan kerja mamanya . Jam yang bisa menembus dunia nyata . Percaya atau tidak itulah yang Vanya alami sekarang .

" Sudahlah Vanya , saya mau bilang . Cepat ubah ending kamu di novel itu . Jangan sampai kamu menderita sama seperti ending novel , Sevanya Aldora !!" Tegas El melirik dunia novel dari jam tangan yang di pakai Vanya.  Ternyata sama saja , cuma bedanya mereka adalah karakter fiksi sementara Vanya dan dia adalah dari dunia nyata.  Mereka tahu , Sevanya Aldora Van Alexandra dari ending novel Ayana akan menjadi psikopat karena cinta . Dan alasan lainnya juga membuat El harus memberitahu Vanya bahwa misi akan di percepat

" Dan om cuma mau bilang . jam pasir sudah setengah berjalan , sebelum pasir itu habis kamu cepat cepat selesaikan misi kamu di sana Vanya . Om tidak suka kelalaian kamu kali ini! Jangan sampai kamu membuat gantung ending kamu sama seperti di novel pertama !" Tukas El menatap tajam Vanya yang protes

Ending Transmigrasion ? [ End ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang