Ending Transmigrasion ( intel )

6.1K 120 0
                                        

Liburan sekolah tiba , David fokus mencari pelaku pembunuhan Edgar . Pria itu menyamar sebagai Intel di rumah seseorang yang dia curigai bersama anak buahnya . sementara , Fire of hell dari generasi ke enam , mereka berjalan jalan bersama Vanya yang baru sembuh dari masa trauma wanita itu . Sebenarnya Vanya tidak sembuh , penyakit trauma tidak akan sembuh kecuali mereka yang benar benar ingin berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya . Itulah Vanya , hidup ini kejam kecuali orang orang tertentu yang akan bisa kuat melewati jembatan kehidupan ini .

Vanya menatap orang tua bersama anaknya yang piknik dengan senyum cerah di wajah mereka . Bahkan dia merasa iri melihat anak itu di angkat ayahnya dalam gendongan .

Jupiter yang sadar melihat tatapan Vanya , merangkul bahu gadis itu dan tersenyum menceritakan hal lucu untuk menghibur dirinya sendiri .

" Lo tahu engga ?" Galaksi menimpuk kepala Jupiter yang mengaduh kesakitan .

" Ya engga tahu lah monyet ." Balas Galaksi melihat wajah kesal Jupiter .

" Aneh engga sih , masa gue juara kelas . Mana juara Lima lagi . Anjir lah , gue merasa diri ini sangat hebat. Baru kali ini gue sekolah gue juara . " Jelas Jupiter mengambil permen di dalam toples yang selalu dia bawa lalu memakannya .

" Kalian sudah melewati masa remaja seperti mereka . Ya pasti tahu lah cara yang di ajarkan para guru . " Ujar Nevtunus , adik dari Mars yang ikut piknik. Mereka membawa Vanya Piknik agar gadis itu berusaha perlahan berubah . Memang sulit tapi mereka akan selalu mendukung gadis itu melewati masa traumanya .

Nevtunus juga tersenyum mengusap kepala Vanya yang terdiam . Vanya juga hanya diam melihat teman temannya yang selalu menemaninya . Bukan Selina , bukan Nalen dan anggota OSIS yang selalu dia jadikan rumah tapi saat melihat Fire of hell yang di pandang buruk oleh orang orang , tapi mereka yang menemani dia . Vanya merasa bersalah saat mengingat awal pertemuan mereka sangat buruk . Andai saja waktu bisa di ulang , mungkin dia akan mencari hukuman ringan untuk mereka .

" Gue khawatir . Apa identitas kita engga ketahuan , kalau sebenarnya kita ini hanya Intel yang sedang menyelidiki sesuatu ?. " Galaksi melotot tajam ke arah Jupiter yang menutup mulutnya keceplosan . Nevtunus , Bumi , dan Mars menghela nafas kasar seraya menatap dingin Jupiter yang ketar ketir ketakutan .

" Masalah apa emangnya ?" Tanya Vanya penasaran mendengar sepenggal kalimat Jupiter . Dia tidak bodoh , telinganya mendengar dengan jelas apa yang di katakan Jupiter.

" Lo salah dengar Vanya . Oh ya gimana David , apa dia berhasil menemukan mereka?. " Bumi mengalihkan pembicaraan berusaha menenangkan situasi yang tegang terjadi di sekitar.

Vanya hanya mengangguk . Dia terkekeh pelan . Dia tidak bodoh , ada yang di sembunyikan mereka . Mungkin nanti dia akan tahu .

" Belum , semenjak bang David pulang dari sekolah gue engga pernah lihat dia lagi . " Lesu Vanya merasa sedih . Dia tidak tau kemana David sampai menghilang selama beberapa Minggu belakangan ini .

Di belakang Vanya , Bumi dan yang lain menatap satu sama lain . Mereka menghela nafas lega . Tapi mereka juga bingung mencari alasan agar Vanya tidak mencari David .

" Vanya . Gue punya ide! Gimana Kita main Truth or dare . Siapa kalah dia akan banyak makan mie pedas ini . " Tantang Jupiter tersenyum melihat Vanya yang mengangguk setuju .

" Deal, jika kalah Lo harus serahin mobil Lo buat gue . " Tantang Vanya tak sengaja melihat Mobil Jupiter menarik perhatian nya .

Jupiter mengangguk setuju . Pria itu mengambil sebuah botol lalu memutarnya . Tak lama botol itu berputar ke arah Bumi yang sedang diam . Jupiter tersenyum tengil melihat Bumi menghela nafas .

" Truth or Dare." Bumi diam sebentar melihat botol yang diam . Matanya bergulir ke arah Vanya yang seperti penasaran dengan jawabannya .

" Dare . " Jupiter tersenyum mengangguk kepalanya . Pria itu melirik tukang bakso yang lagi melayani para pelanggan . Matanya juga tak sengaja melihat gadis ukhti yang membuatnya tersenyum .

" Goda gadis berjilbab itu . Tembak dia ." Jelas Jupiter melihat seringai dingin Bumi . Sebenarnya dia takut , tapi dia yakin Bumi itu tidak memakai perasaan jadi pasti bumi akan mematahkan hati gadis itu .

Bumi berdiri , pria itu duduk di depan gadis berjilbab yang sedang makan bakso .

" Hai neng sendirian saja . Mana temanmu?" Tanya Bumi merasa jijik pada dirinya . Ini bukan dirinya .

Sedangkan gadis berjilbab itu mendongak . Mata dia terpesona melihat Bumi yang menatapnya dingin . Andai saja bukan tantangan , mana mau Bumi merendahkan harga dirinya seperti ini . Dia tahu mana batasan antara laki laki dan perempuan suci di depannya ini . Dia tidak mau sebenarnya mengoda gadis di depannya ini . Tapi karena tentangan terpaksa dia melakukan ini .

" Iya saya sendirian saja . " Jawab Gadis itu menyelesaikan makan bakso . Dia mengambil tisu mengusap mulutnya masih tersisa bekas bekas kuah bakso .

Gadis berjilbab itu matanya melirik ke sana kemari . Dia melotot melihat gadis di antara Banyak lelaki yang bersenda gurau Dnegan dia ..

" Mas , itu bukannya gadis yang viral 4 menit itu ya . Pantas saja dia viral. Kumpulan dia saja laki laki ?." Vanya yang tertawa melihat hiburan Galaksi dan Jupiter yang berebut mainan bebek terhenti. Jupiter menahan emosinya agar tidak meledak . Galaksi , pria itu mencengkram erat kemeja nya agar tidak menonjok wajah gadis berjilbab itu .

" Jaga mulut anda . Jika anda tidak tahu kebenarannya diam !" Sarkas Bumi marah saat wajah tak berdosa gadis di depannya menghina Vanya yang tak tahu apa apa tentang dirinya viral .

Vanya menatap bingung , apa maksud gadis berjilbab itu . Video Viral . Entah kenapa mendengar itu membuat jantungnya berdetak tak karuan . Dia juga semenjak di rumah sakit hingga sekarang tidak pernah memegang ponsel . Entah apa maksud ucapan gadis berjilbab itu m

" Jika saya mendengar anda menghina Vanya . Siap siap saya akan melaporkan anda ." Bisik Bumi .dia berbalik menjauh meninggalkan gadis berjilbab itu ketakutan . Padahal dia hanya bertanya seperti itu . Tapi reaksi Bumi berlebihan . Gadis itu mendengus kesal , mengambil bakso yang dia bungkus , membawanya pulang dari sana . Dia hanya bertanya . Lihat dari luar nya saja membuat dia yakin bahwa gadis itu menang bukan perempuan baik baik .

" Udah Lo engga usah di pikiran . Bumi kalah dari tantangan dia. Sekarang makan makan makan." Sorakan Nevtunus membuat circle di antara mereka berteriak menyuruh Bumi memakan Samyang level paling pedas yang mereka pesan .

Bumi memakan Mie nya dengan emosi . Pedas tak dia rasakan karena marah saat Vanya di hina sebegitu buruknya oleh masyarakat luar . Apakah pantas orang orang yang merasa suci menghina Vanya. Dia tahu dia belum menemukan pelaku pemerkosaan Vanya . Mereka sangat cerdik menyembunyikan diri mereka . Hari libur saja bukannya bersenang senang , mereka malah menyelidiki sesuatu . Tidak ada hari libur untuk mereka yang sudah mencapai usia dewasa . Bahkan tanggal merah mereka lupa itu hari apa .

Apakah penilaian orang orang saat satu cewek berteman dengan kelima cowok malah di pandang buruk . Lalu bagaimana gadis rumahan yang di nilai baik malah hamil di luar nikah . Vanya pantas berteman dengan mereka , karena Vanya adalah Vanya Bukan mereka .

.*.

David meringis dalam hati saat dia di suruh memberisihkan kamar tuan besar pemilik rumah sekarang . David sedang dalam misi mengungkap kasus Edgar dan pemerkosaan Vanya yang seperti di rencanakan. Dia memberisihkan kamar itu sambil mencari sesuatu di dalam . Siapa tahu dia mendapatkan bukti . Sementara Fire of hell Bekerja di balik layar . Berkat mereka dia bisa memasuki Mension yang di jaga ketat ini . Andai tidak menyogok salah satu pembantu di sini , mungkin dia tidak akan bisa masuk ke Mension keluarga ini .

David menghela nafas saya menggeledah semua kamar ini . Tak sengaja dia menyenggol bunga hingga terdapat sebuah foto entah apa maksud dia . Pria itu mengambil foto itu. Matanya terbelalak melihat foto keempat OSIS seperti di tusuk dengan pisau dan foto Bella yang di silang merah oleh orang itu .

" Apa benar dugaan gue selama ini . "


Ending Transmigrasion ? [ End ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang