Sevanya Aldora Van Alexandra , gadis di kenal semua orang sombong , judes dan tak peduli dengan sekitar nyatanya jika berteman dengannya , pandangan tentang Vanya akan berubah 180%
si gadis yang memiliki kedua peran orang tua yang sangat menyayangi...
Vanya dan Galaksi sampai di wilayah yang di beritahukan oleh alamat itu . Alis dia menukik bagaimana hawa rumah dinas milik kapolri sangat sepi dengan garis polisi di pasang . Mereka berdua menatap satu sama lain merasa bingung melihat suasana sekitar seperti ada tragedi yang menimpa sebelumnya
Saat mereka melewati garis polisi, sontak mata Vanya terbelalak melihat bagaimana halaman rumah kapolri itu . Dia terus berjalan melihat Halaman depan seperti berantakan dengan daun daun tergeletak dimana mana seperti menambah kesan horor dengan suasana lampu gelap di sekitar rumah dinas milik kapolri .
Vanya dan Galaksi berjalan di sekitar rumah itu . Gadis itu membuka pintu rumah dinas, terlihat bekas darah di mana mana membuat tubuh Vanya meremang sendiri .
Galaksi berjalan ke ruang tamu , ruang tamu terlihat berantakan dengan barang barang milik kapolri terletak sembarangan arah . Galaksi membuka kertas yang di tulis oleh tangan Kapolri. Sebuah tulisan yang memiliki makna jika seseorang mendalami arti kertas itu .
" Tebak siapakah aku , aku adalah sebuah kerajinan tangan, aku memiliki bentuk seperti wajah manusia.? "
Galaksi mencari sesuatu di ruang tamu itu . Pria itu mengambil baju dinas yang selalu di pakai oleh kapolri saat bertugas . Tatapannya menyelidik menemukan sebuah benda di baju milik kapolri . Terlihat sebuah topeng panda . Dia membawa topeng itu ke luar dengan pikiran terus bertanya tanya . Kenapa jawabannya ini mengarah pada topeng ? Apa pak kapolri tahu sesuatu hingga dia meninggal dunia ? Apakah topeng ini milik pembunuh Edgar dan Bella hingga alasan itulah Pak kapolri di bunuh ?
.*.
Aku sangat lucu. Aku adalah mainan. Aku dimainkan oleh anak-anak. Biasanya aku berbentuk tiruan hewan, manusia, dll . Apakah aku ?
Vanya berjalan ke kamar milik kapolri , gadis itu mencari boneka yang menjadi teka teki yang harus mereka pecahkan ini . Kematian Edgar dan Bella membuat Vanya nyaris gila karena kehidupannya yang berantakan .
Kehidupannya yang tenang dan damai selama ini hilang setelah kematian mereka berdua . Sepasang kekasih gila yang membuat Kehidupan Vanya semakin rumit .
Kenapa gila ? Tentu gila , Edgar yang memperkosa Bella , banyak musuh karena mereka benci dia , musuh musuh keluarga mereka juga mungkin bekerja sama untuk menghancurkan mental dia karena mereka tahu , satu satunya keluarga Van Alexandra hanya dia yang tersisa ..
Saat membuka lemari milik pak kapolri , mata Vanya melotot horor , sebuah boneka berwarna pink di dalam lemari . Gadis itu mengambil boneka itu dan terus menatap nya . Dia membalikan tubuh boneka itu mencari sesuatu , saat tangannya mengarah pada mata boneka itu , tangannya berusaha merusak mata boneka hingga terdengar suara robekan di kamar sunyi itu . dia mengambil sesuatu, sebuah Kamera dan Flashdisk kecil membuat tangan Vanya nyaris gemetar jika Galaksi tidak menangkap tubuh ambruk Vanya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mendengar suara langkah kaki dari luar , Vanya dan Galaksi yang berada di kamar Pak kapolri sontak Vanya langsung bersembunyi di bawah ranjang milik Kapolri sementara Galaksi , pria itu bersembunyi di belakang lemari yang memiliki jarak sedikit hingga tubuhnya muat di belakang lemari itu .