Naruko berdiri dengan postur tegap di tepi arena, kedua tangannya dimasukkan ke dalam saku blazer jaketnya. Matanya beriris birunya mengawasi jalannya pertarungan antara Shikamaru dan Temari. Pandangannya tidak sekadar menilai jalannya pertarungan, tetapi juga menghitung strategi dan peluang kemenangan kedua belah pihak.
"Lawan yang menarik," gumamnya pelan, suaranya nyaris tenggelam di antara sorakan penonton. Namun, nada bicara Naruko penuh analisis. "Si gadis yang terlalu impulsif melawan si pemalas cerdik. Ini menarik... kalau Shikamaru mau serius."
Sorakan nyaring Naruto terdengar dari tribun, membuat Naruko mendongak sekilas. "Ayo, Shikamaru!" teriak Naruto, penuh semangat, bahkan melebihi orang yang sedang bertarung. Naruko hanya tersenyum kecil, menggelengkan kepala. Dia selalu seperti itu, pikirnya, sebelum kembali memusatkan perhatian pada pertandingan.
Seharusnya, di babak ini, Sasuke yang bertanding. Namun, hingga sekarang, Uchiha itu belum juga menampakkan batang hidungnya. Semua orang bertanya-tanya di mana dia berada, tapi Naruko punya dugaan kuat. Dia pasti bersama Kakashi. Berlatih atau apalah, tapi kenapa mereka harus selalu terlambat? pikir Naruko, merasa terganggu dengan kebiasaan mereka. Wajahnya mengeras sejenak. Kalau sampai ini terjadi di misi, mereka berdua harus mendengar langsung ceramahku.
Yang membuatnya semakin kesal, pertandingan Sasuke bukannya didiskualifikasi, tapi justru ditunda. "Tentu saja," gumam Naruko sambil mendesah. Karena dia Uchiha, ya? Hak istimewa sepertinya sudah mendarah daging.
=====
"Ya ampun... aku menyerah!"
"Hah?!" Naruko tercengang mendengar pernyataan Shikamaru. Bukan hanya dia, seluruh penonton terdiam, sama terkejutnya. Temari pun tidak percaya dan hanya berdiri mematung, kebingungan. Bagaimana mungkin Shikamaru menyerah padahal posisi Temari sudah terkunci oleh jutsu bayangan? Tinggal satu pukulan saja, dan dia bisa memenangkan pertarungan.
Naruko menghela napas panjang sambil menggelengkan kepala, senyum kecil tersungging di bibirnya. Benar-benar Shikamaru yang aku tahu, pikirnya. Meski ia sudah menduga kemungkinan ini, tetap saja ia tak habis pikir bagaimana Shikamaru bisa seberani itu mengumumkan kekalahannya di depan semua orang.
"Aku sudah menggunakan terlalu banyak chakra untuk jutsu pengikat bayangan ini dalam waktu singkat," ujar Shikamaru santai, menjelaskan keputusannya. "Aku tidak akan mampu menahannya sepuluh detik lagi."
Penonton mendengarkan dengan perhatian penuh, termasuk Naruko, yang meski kesal, tak bisa menahan rasa ingin tahunya.
"Aku juga sudah memikirkan 200 cara untuk langkah selanjutnya, tapi aku kehabisan waktu," lanjut Shikamaru, nadanya seolah tak peduli. Sesuai dengan perhitungannya, jutsu bayangan yang menahan Temari mulai menghilang. Temari akhirnya terbebas dan segera meluruskan tubuhnya.
Shikamaru mengangkat bahu dan menambahkan, "Lagipula, tingkahmu mengingatkanku pada seseorang berambut merah yang kukenal. Aku tidak mau menambah jumlah perempuan yang mengejar-ngejar aku karena merasa dikalahkan olehku."
"Hah? Siapa yang dia bicarakan?" Naruko langsung bereaksi, melontarkan pertanyaan kepada siapa saja yang mendengar, ekspresinya bingung sekaligus kesal.
Naruto, yang sebenarnya tahu siapa yang dimaksud Shikamaru, hanya diam-diam melirik kembarannya dengan canggung. Ia membuka mulut sejenak ingin menjawab, tapi langsung menutupnya lagi, takut kena pukul.
Tanpa diduga, Shino Aburame, yang biasanya pendiam, malah menarik ujung rambut merah panjang Naruko dan membawanya ke depan wajahnya sendiri. Ia menatap tenang sambil berkata, "Satu-satunya di Konoha."
Naruko langsung mengerti siapa yang dimaksud. Wajahnya memerah karena kesal dan malu. "Yak! Shikamaru! Awas kau nanti!" teriaknya lantang.
Shikamaru hanya melirik santai ke arahnya sambil berjalan menjauh. "Nah, lihat kan? Aku pasti dikejar lagi nanti," katanya tanpa beban, membuat orang-orang di sekitarnya semakin bingung dengan sikapnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Naruko Uzumaki_ [slow Up]
FanfictionLanjutan/sambungan dari fanfic Naruko Uzumaki. Karena kayaknya udah kebanyakan disana, makanya saya lanjut ceritanya disini. Chapter 108
![Naruko Uzumaki_ [slow Up]](https://img.wattpad.com/cover/354089082-64-k185449.jpg)