HAPPY READING ALL
****
UKS
Marvel setia duduk di samping Ayna yang masih tidak sadarkan diri dari pingsannya. Gadis itu masih setia memejamkan matanya, padahal sudah setengah jam lamanya. Marvel menggenggam tangan Ayna.
"Maaf, gara-gara gue Lo luka" lirih Marvel.
Tiba-tiba saja handphone milik Marvel berdering menampilkan nama Mauren. Marvel pun segera beranjak keluar UKS untuk mengangkat telepon tersebut. Mendengar suara pintu terbuka dan tidak merasakan adanya seseorang di sampingnya. Ayna langsung membuka matanya.
Sebenarnya ia sudah sadar 10 menit yang lalu, cuman ntah mengapa ia tidak mau melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan Marvel. Ia takut kejadian yang tidak di inginkan kembali terjadi menghampirinya maupun Marvel. Ayna tidak mau Marvel terkena masalah hanya karena gadis panti sepertinya.
Dengan perlahan-lahan Ayna turun dari ranjang dan memakai sepatunya, ia mengendap-endap keluar dari UKS, ia dapat melihat Marvel berdiri memunggunginya sehingga membuat Ayna dapat pergi begitu saja.
Saat Ayna melewati ruangan BK, bertepatan dengan Grey yang baru saja keluar.
"Anjing! Ngagetin aja Lo tuyul! Lo ngapain kayak sembunyi gitu hah? Lo udah gapapa kan?" Tanya Grey yang terkejut.
"Aku kabur dari Marvel, aku udah gapapa kok. Tapi kepala aku masih pusing kayaknya aku mau istirahat di rumah aja deh" jawab Ayna.
"Kamu sendiri gak di marahi Bu Tia? Makasih udah tolong aku ya Grey " ucap Ayna merasa tidak enak.
"Gapapa santai aja, ruangan ini udah jadi basecamp gue sama Alora haha" Grey merangkul Ayna.
"Sebelum pulang temuin Bu Tia dulu, ayo gue temenin. Kasihan amat bocil gue" mereka berdua pun masuk ke ruangan BK. Tadi Grey keluar hanya ingin pergi ke UKS untuk melihat keadaan Ayna namun ternyata gadis itu menampakkan dirinya sendiri, membuat Grey tidak susah payah menghampirinya.
Di dalam ruangan tersebut sudah ada Chelsy yang terus menundukkan kepalanya, saat Ayna masuk gadis itu menegakkan kepalanya menatap Ayna tajam. Namun Grey langsung berdeham kencang untuk menegur Chelsy.
"Duduk Ayna, bagaimana keadaan kamu sekarang?" Tanya Bu Tia.
"Ayna udah baikan bu, Ayna udah gapapa" jawab Ayna yang tentunya bohong. Emangnya ini iklan tv apa cepat sekali sembuh. Lihat pipinya masih sedikit merah, kepalanya masih sakit, apalagi punggungnya.
"Chelsy minta maaf sama Ayna" punya Bu Tia.
"Tapi bu-"
"Gak ada tapi-tapi, kamu yang membuatnya seperti ini."
Chelsy menghela nafasnya, "maafin gue."
Ayna yang tidak mau perpanjang masalah pun hanya bisa memaafkan, mau di lanjut? Tentu ia akan kalah dari Chelsy meskipun ia punya Alora dan Grey. Daripada beasiswanya tercabut, Apalagi papa Chelsy salah satu donatur di sekolah ini.
"Aku maafin." Jawab Ayna, Grey pun tidak bisa marah karena ia tahu alasan Ayna.
"Sudah selesai, tapi untuk Chelsy ibu skors selama satu hari dan bersihkan toilet lantai satu dan dua selama seminggu. Sedangkan Grey kamu bersihkan toilet lantai tiga dan empat selama seminggu." Putus Bu Tia.
"Kok Grey gak di skors Bu!" Pekik Chelsy.
"Karena yang lebih parah di kasus ini kamu, apa ibu harus bilang sama papa kamu?" Tanya Bu Tia.
"Jangan bu, Chelsy terima."
"Baik kalian boleh keluar, Ayna kamu mau izin pulang saja? Ibu lihat kamu sedari tadi meringis sakit kepala" tanya Bu Tia khawatir.
KAMU SEDANG MEMBACA
EQUAL LOVELY [MARVELAYNA]
Teen FictionAyna Amarissa, gadis yang memiliki wajah imut dan cantik yang berasal dari panti asuhan yang berada di perdesaan. Saat usianya mulai memasuki 16 tahun, ia mendapatkan beasiswa untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) di salah satu sekolah ternama yang ada...
![EQUAL LOVELY [MARVELAYNA]](https://img.wattpad.com/cover/375087704-64-k752409.jpg)