Absen dulu absen!
HAPPY READING!
***
Keesokan harinya seperti yang di ucapkan Marvel yang ingin berangkat bersama dengan Ayna dan ternyata cowok itu benar . Lihat lah cowok tersebut sudah menunggu di depan kos milik Ayna.
Ayna sengaja bangun lebih awal dan berangkat lebih awal untuk menghindari Marvel. Gadis itu belum menyadari kalau Marvel sudah menunggunya. Ayna membuka pintu kos, ia sudah lengkap dengan seragam sekolah dan permen yang berada di mulutnya.
"Awali pagi mu dengan makan permen tiap hari".
Selesai mengunci pintu kos Ayna membalikkan badannya, betapa terkejutnya ia melihat keberadaan Marvel yang sudah berdiri dengan wajah khasnya, yaitu tanpa ekspresi menatap Ayna.
Ayna berlari kecil menghampiri Marvel, "kok kamu ada di sini El?" Tanya Ayna.
"Gue tau Lo mau kabur" cetus Marvel.
"Percuma dong aku mau berangkat pagi-pagi" gerutu Ayna pelan, tetapi masih bisa di dengar oleh Marvel. Kini keduanya sudah berjalan beriringan menuju depan gang.
Marvel melirik ke arah wadah yang Ayna bawa, "itu apa?" Tanya Marvel.
"Ini dagangan aku, walaupun aku di kasih uang bantuan dari sekolah, tapi aku tetap cari uang biar bisa di tabung" jawab Ayna.
"Nih biasanya aku titipkan di sini, sebentar ya" Ayna masuk ke dalam kedai tersebut.
"Assalamualaikum bu, Ayna datang!" Seru Ayna.
Bu Mirna yang baru saja membuka kedainya tersenyum ke arah Ayna, gadis ceria itu sangat Bu Mirna sukai. Menurut Bu Mirna , Ayna adalah gadis lucu yang sangat ceria dan baik hati, ia sudah menganggap Ayna seperti anak sendiri.
"Waalaikumsalam, tumben kamu hantarnya pagi banget Na" ucap Bu Mirna menerima dagangan Ayna dan meletakkannya di tempat yang sudah di sediakan.
"Iyaa Ayna lagi pengen aja berangkat ke sekolah lebih awal" ucap Ayna.
Bu Mirna mengangguk ia menatap Marvel yang berdiri menunggu Ayna dengan wajah datarnya.
"Itu siapa neng? Cakep banget, pacar kamu ya" tanya Bu Mirna sekaligus menggoda Ayna.
Ayna menggelengkan kepalanya, "bukan Bu, itu temen aku aja. Yaudah Ayna berangkat sekolah dulu ya Bu , assalamualaikum".
"Waalaikumsalam, awas neng biasanya temen jadi pacar!" Seru Bu Mirna.
"BU MIRNA!!" kesal Ayna sembari melangkah dengan menghentak-hentakkan kakinya. Marvel yang melihat itu ingin tertawa, namun sebisa mungkin ia menahannya agar tidak tertawa.
***
Mereka tiba di sekolah sangat awal, bahkan sekolah masih sangat sepi. Hanya ada beberapa orang saja yang sudah datang. Ayna turun dari motor Marvel dengan melompat.
"Lompat!" Serunya.
"Jangan lompat Ay nanti jatuh" tegur Marvel.
"Terlambat kamu El, aku udah lompat. Makasih ya udah jemput aku, sebelum ada para manusia heboh aku pergi dulu, babayyyy" Ayna berlari kecil masuk ke dalam gedung sekolah. Hal itu ia lakukan agar tidak masuk ke dalam berita hari ini di sekolahnya, cukup Alora saja yang jadi bintang beritanya.
Marvel yang melihat Ayna berlari sehingga tidak terlihat lagi hanya bisa tersenyum tipis, gadis itu ada saja tingkahnya. Ia juga merasa sangat salut dengan Ayna yang sudah mencari penghasilan di usianya sekarang. Marvel semakin terjebak dengan pesona gadis permen itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
EQUAL LOVELY [MARVELAYNA]
Teen FictionAyna Amarissa, gadis yang memiliki wajah imut dan cantik yang berasal dari panti asuhan yang berada di perdesaan. Saat usianya mulai memasuki 16 tahun, ia mendapatkan beasiswa untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) di salah satu sekolah ternama yang ada...
![EQUAL LOVELY [MARVELAYNA]](https://img.wattpad.com/cover/375087704-64-k752409.jpg)