We're Back

727 60 14
                                        

Terkadang Suna bertanya-tanya, kenapa wanita yang dipacarinya bertahun-tahun itu nampak berbeda dengan wanita yang di nikahinya saat ini meskipun wanita itu orang yang sama.

Satu tahun pertama pernikahan mereka, Suna dikejutkan dengan segudang sisi lain dari istrinya. Seingat Suna dia menikahi kembaran Miya Atsumu yang sifatnya itu hampir bertolak belakang dengan Atsumu, namun kenyataanya....

"Gak !" singkat, padat dan Suna tidak berani menawar lagi

"kamu tu bisa gak sih, gak ngumpul terus sama geng bujang itu ?! kamu tu udah nikah loh !" 

Suna menghela nafas, dulu itu OSamu sangat amat jarang ngomel. Waktu jaman pacaran, Osamu juga bukan tipe-tipe pacar yang suka mengusik pertemanan pasangannya. Tapi entah kenapa setelah menikah ini Osamu agak rewel setiap kali Suna berniat kumpul di rumah Tanaka si paling bujang di komplek mereka.

"Yang, malam ini aja. Lagian gak setiap malem aku main sama mereka. Gak enak yang, aku udah janji bawa papan monopolinya" bujuknya

"Gak tau !" respon Osamu sukses membuat Suna bertanya-tanyan, manusia mana yang ngajarin bininya ngomong ketus gitu

"Yang..., janganlah ngambek. Aku loh gak pernah larang kamu kalo mau main sama temen-temen kamu"

Osamu melirik sinis "jadi selama ini kamu tu keberatan kalo aku main sama temen-temen aku?!  atau sebenernya kamu bolehin aku main biar kamu aku bolehin main juga sama temen-temen kamu ?"

Suna menelan ludah, ini kenapa masalah izin main ke rumah Tanaka jadi meleber kemana-mana. 

"lagian aku main pas siang, pas kamu kerja !" katanya sambil melempar bantal onigiri raksasa ke arah Suna

"terserahlah, sana main ! gak usah pulang lagi juga gak papa !" 

Akhir dari perdebatan mereka berakhir dengan Osamu yang meninggalkan Suna sendirian di ruang keluarga. Suna terdiam, sudah pasti dia akan segera ngabarin temen-temennya dia gak bisa hadir. Tapi tolong dia bingung cara bujuk Osamu.

Menurut ajaran bang Daichi dan bang Aran, kalau bini marah itu harus di kasih waktu sebentar buat doi nenangin emosinya, kemudian siapkan makanan favorit doi. Sebenernya Suna gak tahu pasti makanan apa favorit Osamu karena hampir semua makanan dia suka tapi akhirnya dia nyiapin puding caramel dari toko baru di pengkolan jalan.

Dengan kepercayaan diri yang cukup Suna mengetuk pintu kamar mereka,

"Yang..., aku masuk ya...."

Dan betapa terkejutnya Suna ketika pintu kebuka, Osamu sudah siap minggat dengan boneka onigiri tuna raksasa dalam pelukannya. Btw boneka onigir ini satu paket sama yang di ruang keluarga, dulu dijadiin salah satu seserahan nikahan mereka

"mau kemana ?"

"minggat"

"yang bener aja yang..., kamu mau kemana malem-malem gini?"

"rumah Tsumu, kenapa ?"

Suna bingung harus apa sekarang, ini kenapa malah jadi Osamu yang pergi.

"terus aku gimana ?"

"ya gak gimana-gimana, tadi katanya mau main ke rumah Tanaka kan ? yaudah sana!" 

Baru kali ini Suna mendengar Osamu ngomong dengan nada yang begitu menusuk sampai ke hati mungilnya. Sangking kagetnya Suna hanya bisa melihat Osamu berjalan melewatinya , seakan-akan Suna tidaklah penting di hidupnya.

-

-

-

"gila ya Suna, gue gak nyangka dia bakal kayak gitu sama bininya" komentar Suga setelah selesai menyimak cerita Osamu.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 01, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Tetangga Masa' Gitu ?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang