Semua negara hidup dalam perdamaian, meski konflik tak akan pernah bisa sepenuhnya dihilangkan.
Hinata akhirnya menggantikan posisi ayahnya sebagai pemimpin klan. Naruto juga telah menggantikan posisi Kakashi sebagai Hokage ke-7.
Namun, apa jadinya...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Naruto dan Hinata
〰️〰️
Pats!
Hinata membuka mata, lalu mengejap, merasa silau seakan telah lama tidak melihat cahaya. Tangannya kemudian refleks meraba mata kanan yang ternyata kembali utuh seperti sedia kala.
Lalu, Hinata mengedarkan pandangan. Segalanya tampak putih. Tidak hanya menutupi sebagian besar pepohonan di sekitar, lapisan salju juga terhampar di atas tanah. Hinata juga mendapati sebuah danau yang permukaan airnya telah membeku.
Salju pun turun dengan perlahan. Hanya putih sejauh matanya memandang.
Saat itu, Hinata mendapati dirinya mengenakan selapis kimono berwarna abu-abu dan putih. Namun aneh, dia sama sekali tidak merasa kedinginan.
Lalu, mata Hinata menangkap sosok lelaki yang tidak asing sedang duduk di dermaga menghadap danau. Sosok tersebut mengenakan hakama berwarna putih bersih, sampai keberadaannya mampu tersamar oleh hamparan salju di sekeliling.
Rambut kelabu lelaki itu tergerai hingga punggung. Dari jauh, Hinata merasa begitu mengenal punggung tegap tersebut. Kemudian, ia memutuskan untuk berjalan mendekat.
"Tou-sama."
Panggilan Hinata membuat lelaki itu menoleh. Melirik dengan ekor mata, Hiashi menyunggingkan senyum tipis. Kemudian, ia menepuk pelan ujung dermaga di sampingnya, mengisyaratkan Hinata untuk duduk.
Menurut, Hinata duduk di sebelah Hiashi. Hati Hinata bergemuruh saat mendapati sang ayah yang kali ini tidak lagi menatapnya dengan kening berkerut, alis yang menyatu ataupun wajah yang kaku. Wajahnya tampak jauh lebih muda, seolah pria itu seumuran dengan Neji sekarang.
Di sana, Hinata melihat sosok lelaki muda yang penuh dengan ketenangan. Tatapan sang Ayah tampak teduh memandang kekosongan di hadapannya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.