••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Farel Elang Giandra
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
.
.
.
.
.
...
"Kalian pantas mati"teriak seorang pria paruh baya yg menatap bodyguard keluarga Giandra yg masih berdiri tegap dengan senjata masing'
"wah...wah,wah akhirnya seorang Alberto Vilon Bistro keluar dari persembunyiannya"suara seorang Acton yg menatap remeh Alberto
sedangkan Alberto yg mendengar suara yg ia kenal langsung berputar balik dan melihat semua anggota keluarga Giandra yg menatapnya tajam,dengan kebencian.
karna keluarga Giandra hampir hancur karna dia dan juga dalang dari hilangnya bungsu Williem,bahkan dia hampir membuat nyonya Weni kehilangan nyawanya.
Kini mereka tatap'an dengan bodyguard yg ada di sekitar mereka, Alberto yg di kelilingi bodyguard nya dan bodyguard Giandra yg berada di depan,belakang bodyguard Alberto
"bagaimana apa kau sudah siap untuk pergi dari dunia ini."suara rendah namun dengan aura dominan milik Aldrian yg sudah tidak sabar untuk membunuh Seorang Alberto.
"apa kalian siap untuk kehilangan bungsu Giandra."bukannya takut Alberto malah memancing amarah para Tuan Giandra,yg sedang menahan diri mereka agar tidak gegabah
"APA MAKSUDMU SIALAN"teriak Williem dengan amarah yg sangat tinggi,hay ayolah dia tidak suka bungsu nya kenapa'
"hahaha...kalian tau aku sudah menyuruh orang untuk menaruh racun berbahaya di peluru tersebut yg bahkan,jika orang itu selamat kemungkinan nya sangat kecil hahaha."ucap Alberto dengan suara senyum yg sangat lebar.
baru kali ini seorang Alberto tertawa kenceng setelah istri tercintanya pergi untuk selama-lamanya.
ta lama Alberto di kerumunin oleh banyak bodyguard dan hilang entah kemana,dan ta lama suara tembakan menembak terdengar di seluruh mansion.
saat Williem dan yg lainnya ingin mengejar Alberto mereka di hentikan oleh suara dentingan telepon dari ponsel Williem,saat Williem melihat nama seseorang tertata di ponsel Williem,tlpon dari Fiat
"KERUMAH SAKIT SEKARANG BABY BUTUH DONOR DARAH SECEPATNYA."baru juga mengangkatnya dan mencet tombol speaker mereka di kejutkan dengan teriakkan dari seorang Fiat.
ya Fiat orang yg sama denga Andres,orang yg jarang bersuara omongannya sangat tajam,setiap kasih saran selalu benar tidak pernah salah,bahkan dia tidak pernah suka di sentuh kecuali keluarganya terutama Farel.
tetapi tidak dengan Azkia ia sangat benci dengan Gadis tersebut ia bahkan tidak pernah menyebut sama Gadis tersebut dari awal ia ketemu dengan Azkia,ia sangat membencinya.
kembali lagi ke cerita,mereka yg mendengar teriakan dari Fiat terdiam sejenak,namun dengan cepat mereka kembali tersadar dan berlari ke mobil masing' untuk menuju rumah sakit.
semua menancap gas untuk cepat' sampai rumah sakit keluarga Giandra,pikiran mereka terus tertuju pada bungsu Williem yg pasti sedang kesulitan,apa lagi saat mendengar bahwa peluru tersebut di pakai kan racun,
yg katanya obatnya cuman berada di Seorang Alberto, mereka jadi semakin takut Bungsu Giandra kenapa',hey ayolah mereka belum siap di tinggalkan oleh bungsu Giandra.
KAMU SEDANG MEMBACA
FAREL
RandomIni cerita pertama author ya gesss tentang anak bungsu sorry yee banyak typo nya hehehe,yg masih di bawah umur jangan ya dek yaa dan juga pasti buat kalian lumayan bosen tapi gua yakinin kalian bahwa di atas bab 40 bakal lebih bagus kok percaya Ama...
