2/Dika marah/

8.6K 253 9
                                        


Bel istirahat di SMP,SMA Filisiandra

Di kelas Farel 8-4

Farel sedang melamun sendirian karena ia males ke kantin.

"Heh bocil kenapa ngelamun mulu,kantin ga"kagetin Farel di depan muka Farel

Haning tidak ada jawaban Farel tidak menjawab

"Dek mau ke kantin ga"tanya Dika dengan mengelus Surai hitam Farel dengan lembut.

Farel menepis tangan Dika,dan langsung melewatkan mereka dengan muka keselnya.

Dika yg liat itu hanya menggeleng gemes dia tau kalo,Farel ngambek cuman sebentar ga akan lama,ga percaya liat aja nanti.

Saat Farel belok ke kanan karena niatnya ingin ke kantin jadi terhenti saat ada orang yg mendorongnya,dengan sangat kenceng.

BRUK

"Awww"rinti Farel pelan supaya ga kedengaran kalo dia lagi kesakitan.

Semua mata menatap Farel yg terjatuh termasuk Abang²nya juga niatnya abangnya ingin ngebantu,tapi di tahan oleh Galih

"Uppsa sakit ya,kasian mau aku bantu"ucap seorang perempuan ke arah Farel dengan tangan terulur untuk membantu Farel berdiri.

Tapi saat Farel ingin memegang nya perempuan itu langsung mengangkat tangannya,dan nginjek lutut Farel yg ada luka yg belum dia obatin dengan sangat kenceng farel menahan agar tidak kesakitan.

sebenernya Farel bisa membalas tapi ia tetep diem,supaya karna ia yakin Abangnya Dika tidak akan tinggal diem

dan ia juga tau yang sedang menindasnya itu suka dengan Dika,jadi biar Dika benci sama tuh cewe.

dan tak lama...

"ANJING"geram Dika dan langsung menuju Farel dan menendang kaki perempuan,itu Sampek kesakitan dan terjatuh.

"Anjing heh beran-"ucap cewe itu terhenti saat ia tau siapa yg menendang kakinya itu,demi apapun sakit banget tendangannya.

"Dika kok kmu nendang kaki aku sih,sakit tau."ucap wanita itu dengan nada yg manja.

"Maksud lu apa nginjek kaki Farel hah"bentak Dika ke wanita yg nginjek kaki Farel,yg bernama Sandra itu

"Aku ga nginjek kakinya,aku cuman ga sengaja kok"ucap Sandra dengan tatapan yg menggoda baginya,padahal mah Dika ga tergoda

Farel diem aja menikmati Drama di depannya, walaupun kakinya sakit banget,tapi ia tidak peduli.

"Gua sendiri lu udh nginjek lutut Farel ya anjing"bentak Dika mampu membuat siswa dan siswi lain ketakutan.

"Beneran Dika Sandra ga nginjek Farel,dia cuma ga sengaja."kini temen Sandra yg bernama raya ingin membantunya.

"Lu ga usah ikut campur jelas² dia nginjek kaki Farel apa mata lu buta hah"bentak Davin tepat di depan muka raya,ngebuat raya menjauhkan tubuhnya ke belakang

"Tapi ben~"ucapan Zahra temen nya Sandra terpotong olah kepala sekolah.

"Ada apa kenapa pada ramai di sini"ucap kepala sekolah

FARELTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang