••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Farel Elang Giandra
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
.
.
.
.
.
...
"ihh...abang itu punya El"kesel Farel karna ayamnya yg di makan sama Devan, padahal semuanya udh di bagi' tapi tetep aja di ambil
Dika,Galih dan Alex hanya bisa menahan gemasnya tingkah Farel yg sudah lama tidak mereka jumpai,makin lama' ternyata Farel semakin menggemaskan ya.
Dika yg melihat Farel makan kesel pun menaruh 2 ayam miliknya ke piring Farel,dan tentu aksi itu membuat Farel kegirangan.
"Wow...makasih abang"antusias Farel karna sekarang ia memiliki 6 potong ayam utuh meski seharusnya ia memiliki 7 potong ayam.
setelah mengatakan itu Farel menatap abangnya yg bernama Devan itu sinis,Farel berdiri dan berjalan dengan tangan yg memegang Piring miliknya.
ia berjalan dan duduk di tengah' Dika dan Alex,ya meski tadinya ia duduk di tengah' Galih dan Devan,tapi karna Devan yg m ngambil ayamnya ia jadi kesel.
Galih yg melihat Farel pindah menatap Devan tajam karna Farel pindah karna anak bodoh itu.
Farel yg sudah duduk di tengah' Dika dan Alex langsung menatap piring Dika yg hanya tersisa nasi,ia jadi tidak enak ia menatap Dika yg juga menatapnya.
"ada apa hm.."tanya Dika pada Farel yg selalu menatapnya sedari tadi seperti ingin mengatakan sesuatu tapi ragu.
"kan ayam abang semua ke El lin nanti Abang makan apa,masa nasi doang"tanya Farel pada Dika yg menatapnya gemes.
"Abang masih kenyang"ucap Dika dengan tangan yg mengelus lembut rambut item Farel.
"tapi tetep aja abang harus makan nanti Abang sakit El gak suka Abang kesayangan l pada sakit"ucap Farel lebih tepatnya ngomel sih.
Farel menaruh makanan nya di depan piring Dika,setelah itu ia merentangkan tangannya minta di pangku sepertinya,Dika yg melihatnya sudah tentu paham.
Dika mengangkat tubuh kecil itu ke pangkuannya, setelah itu ia menatap Farel yg juga sedang menatapnya.
"kita makan bareng ya bang"ucap Farel pada Dika yg tentu membuat tiga titan cemburu karna selalu saja Dika yg boleh makan sama dia,dan yg lain tidak blh sama sekali.
"adek pilih kasih"ngambek Devan dengan bibir di kedepankan ia tidak bercanda ia serius sama ucapannya kalo ia bener' serius,karna kan ia juga ingin makan satu piring sama Farel bukan Dika doang.
'berani kau menunjukan tingkah menggemaskanmu di depan mereka baby'
"apa sih abang lagian kan cuman makan aja"ucap Farel karna pikiran nya saat ini dia mikir'kenapa Abangnya jadi pada posesif seperti ini.'
"ya tetep abang iri dek"ucap Devan dengan bibir yg di bajukan membuat seseorang menahan gemasnya.
saat Farel akan berbicara Galih langsung memasukan paha ayam ke dalam mulutnya
Ting
bunyi pesan masuk dari hp Devan,si pemilik Hp langsung mengeceknya dan bisa mereka liat muka Devan yg sedang menahan kesal
Kelebihan hormon
Kelebihan hormon
jangan terlalu imut baby,ada dominan di sini
KAMU SEDANG MEMBACA
FAREL
AcakIni cerita pertama author ya gesss tentang anak bungsu sorry yee banyak typo nya hehehe,yg masih di bawah umur jangan ya dek yaa dan juga pasti buat kalian lumayan bosen tapi gua yakinin kalian bahwa di atas bab 40 bakal lebih bagus kok percaya Ama...
