12; revealed

216 29 5
                                        

♛𝐇𝐀𝐏𝐏𝐘 𝐑𝐄𝐀𝐃𝐈𝐍𝐆♛





"Mama, apa yang sebenar nya terjadi?"

Dari tadi haram terus bertanya seperti itu yang membuat giselle hanya menghembuskan nafas nya panjang. "Haram, dengar ucapan mama, jangan pernah bertanya seperti itu!"

"Tapi mah, wajah mama seakan akan menyembunyikan sesuatu yang haram tidak tahu! Iya kan!?"

"CUKUP HARAM!"

Untuk pertama kali nya, ia mendengar bentakan sang mama. "Mah, tapi haram hanya ingin tahu."

Giselle hanya diam tak menjawab ucapan haram sekali pun sampai mereka tiba di rumah sederhana tersebut.

"Haram, sebenar nya kamu gak harus tahu. Tapi entah mengapa semua nya pasti akan terbongkar....."

"Maksud mama apa?"

"Kamu..."

"Kamu bukan anak kandung dari mama dan papa."

Sontak haram membulatkan mata nya terkejut, ucapan tersebut membuat ia terpaku dan terdiam di sana.

"Kalau kamu tanya siapa mereka,"

"Mereka adalah saudara saudara kamu haram."

"Dan nama mu bukan haram,"

"Tetapi rami. Choi rami."

Lagi, haram mendapat kabar yang kurang mengenakkan hari ini. Entah itu sang papa yang memanggil gadis bernama rora tersebut.

"Kenapa mama rahasian ini ha!? Kenapa mama gak beri tahu aku semuanya dari awal!? Kenapa harus di rahasia in kayak gini!?"

Untuk kali ini haram menyerah, ia tidak tahu harus berbuat seperti apa. Bahkan orang yang ia sayangi membohongi nya dan menutup rahasia itu rapat rapat.

"Kali ini saja, haram membenci mama! Sama seperti haram membenci papa!"

Gadis itu membalikkan badan nya, dan tidak sengaja menabrak ke arah sang abang. "Loh, haram? Kamu kok mau keluar? Ini sudah mendung tahu." Ujar junghwan.

Gadis itu tidak menjawab ucapan sang kakak, ia terus mempercepat langkah nya menuju seseorang yang memanggil nama asli nya.

"Mah? Kenapa haram pergi begitu aja!? Apa mama gak sayang lagi sama haram! Ha!?"

"Junghwan-a, mama hanya memberitahu rahasia itu, apa mama salah?"

"Apa!? Mama kasih tahu itu!?"

Giselle mengangguk lemas, ia pasti tahu bagaimana reaksi anak kedua nya itu. "Mah, kan aku sudah bilang untuk jangan memberi tahu rahasia itu kepada haram!"

"Tapi, haram terus bertanya yang membuat mama tak tega melihat raut wajah nya."

Junghwan tak habis pikir dengan ucapan mama nya barusan. Dengan cepat ia pergi untuk menghampiri sang adik, di gelap nya langit dan juga air yang mengalir deras, menghujani ibu kota ini.

Dengan perasaan sesak, Giselle masuk kedalam kamar haram dan menemukan sebuah buku tentang keseharian nya.

Halaman demi halaman ia buka, menampilan secarik tulisan tangan rami dengan berbagai cerita. Sampai lah ia melihat sebuah tulisan yang membuat hati nya sesak.

Hari ini mama sama papa sudah tidak akur lagi. Haram kira mama sama papa bakal bersatu lagi, ternyata tidak. Haram merindukan momen bersama mama dan papa.
-13;januari-2001

Papa hari ini meluk gadis yang sangat menyebalkan di mata haram, itu membuat haram sedih melihat nya, hingga mulai sekarang haram membenci papa! Tapi kata mama, haram tidak boleh membenci ayah kandung haram sendiri.
-25;januari-2001

7 Brave Girls S2Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang