♛𝐇𝐀𝐏𝐏𝐘 𝐑𝐄𝐀𝐃𝐈𝐍𝐆♛
Rami, ruka dan pharita berjalan menuju ruangan dokter manoban.
Tok tok tok
"Masuk!"
Mereka melihat punggung wanita dan suara tadi terdengar seperti orang gelisah.
"Permisi dok--
"Astaga, dimana chiquita?"
Wanita itu membalikkan badan nya ke arah depan, ia melihat ketiga gadis yang sedang menatap ke arah nya.
"Maaf menganggu dokter, apa kita boleh berbicara?"
"Maaf, saya lagi sibuk." Suara yang sangat ketus membuat mereka ragu untuk berbicara dengan dokter manoban.
"Apa kalian melihat anak seperti ini?"
Dokter manoban menunjukkan foto gadis yang sangat mereka kenali. "Oh anak ini, dia lagi ada di ranjang adik saya. Kalau dokter mau--
"Dimana ruang adik mu? Saya ingin bertemu dengan anak saya." Ucapan ruka lagi lagi di potong oleh dokter manoban. "Sebelah sini dok."
Ruka, pharita dan rami menuntun arah jalan menuju ruangan asa.
Setelah sampai di ruangan tersebut, dokter manoban langsung menghampiri ranjang asa.
"Astaga sayang, kamu enggak apa apa?" Dokter manoban memeluk chiquita dengan erat.
"Mommy?" Lirih chiquita, gadis itu membuka mata nya dan melihat sang mommy sudah berada di pelukan nya.
"Kamu kenapa menghilang sayang? Mommy khawatir mencari kamu kemana mana."
"Mommy menyebalkan! Aku ingin bermain dengan mommy, tapi mommy terus merawat pasien lain."
Chiquita mempoutkan bibir nya membuat nya terlihat gemas di mata dokter manoban. "Ululululu, anak mommy lagi ngambek nih ceritanya?"
Chiquita tidak menjawab pertanyaan lisa melainkan ia melipatkan tangan nya di depan dada.
Ruka yang melihat itu tersenyum tipis, ia yakin kalau ini canny nya. Tapi ia sedikit senang karena canny nya bisa mendapatkan kasih sayang dari orang tua angkat nya.
"Oh iya, makasih ya sudah memberitahu anak saya berada di mana, tadi kamu ingin berbicara dengan saya?"
"Iya dok, kalau bisa besok dokter ada waktu luang?"
Dokter manoban tampak berpikir untuk menjawab pertanyaan ruka, lalu ia menganggukkan kepala nya.
"Benar dok? Terimakasih banyak ya!"
"Ini sebagai imbalan karena kamu menemukan anak saya."
Mereka tersenyum menatap ke arah dokter manoban. "Siapa yang akan bertemu dengan dokter manoban besok kak?" Bisik rora ke ruka. "Kakak, kamu dan ahyeon," Jawab ruka.
"Mommy!! Aku ingin es krim ya? Kan mommy katanya mau beliin aku es krim." Rengek chiquita yang berada di ranjang tersebut. "Kalau sudah sembuh mommy bakal beliin ya sayang?"
KAMU SEDANG MEMBACA
7 Brave Girls S2
Cerita Pendek[ON GOING] Mengikhlaskan juga bagian dari kehidupan, lantas mengikhlaskan seseorang yang kita sayangi adalah bagian yang paling menyakitkan. Tentang tujuh gadis keluarga choi yang harus kehilangan bunga matahari mereka, canny dan rami, gadis itu pe...
