DOKUMENTASI 1
JIHAN HARYANDA
Ket: Saksi & senior pelaku
(Putra dari Edward Hanung Kusumo)
Anda detektif swasta? Mau bertanya soal kasus Fitznina? Tapi kasusnya sudah selesai setahun lalu, saya rasa nggak ada yang perlu di bahas lagi. Kenapa Anda ingin mengorek kasus lama?
Begini, saya nggak mau melakukan wawancara lagi karena kasusnya sudah selesai. Dan--
Anda benar-benar nggak akan membawa hasil wawancara ini ke pihak berwajib kan? Beneran? Sumpah mati?
Ooh ... baiklah.
Tapi kenapa Anda mau mengorek kasus yang sudah ditutup begini?
Ah, buku itu ya. Anda pasti punya koneksi ke kepolisian karena buku itu adalah salah satu bukti kunci. Ya karena saya ditulis cukup banyak di buku itu, penyelidik waktu itu mengizinkan saya membacanya untuk konfirmasi kebenaran. Saya sudah bilang ke mereka kalau--ya?
(Yanda tertawa)
Gitu ya! Anda nggak percaya dengan jawaban saya ke mereka? Ya jadi detektif memang harus curigaan sih. Anda nggak percaya saya bilang bahwa isi buku itu sesuai kenyataan? Sebentar, Anda sudah mewawancarai siapa saja selain saya? Saya yang pertama? Kenapa?
Ya, Anda benar kok. Di buku itu hanya satu orang yang berdialog langsung dengan orang tua Fitznina, saya.
Jadi, Anda ingin bertanya apa?
Kejujuran saya waktu kesaksian?
Pertama, saya ingin menjelaskan bahwa saya nggak bisa mengoreksi banyak hal soal buku itu. Karena menurut saya, apa yang ditulis Fitznina cukup sesuai dengan apa yang saya lihat, maksud saya yang saya lihat saja ya. Saya nggak bisa mengkonfirmasi tentang kejadian dalam buku yang nggak berhubungan dengan saya.
Kejadian pada malam balapan itu benar--saya memang begitu kok, Fitznina nggak melebih-lebihkan. Kejadian dari pertemuan kami di kampus, bertemu dengan Ayah, sampai kunjungan saya ke rumahnya itu benar terjadi.
Tapi ya ... saya memang menutupi satu kebohongan di sana.
Saya sebelumnya mengenal Fitznina ya sebagai 'Fitznina', maksud saya nama panggilannya. Hanya teman-teman dekat Fitznina yang memanggil dia 'Fifi'.
Di awal buku itu dia sendiri jelas-jelas menulis bahwa mamanya, Tante Karenina, membuat nama panggilan Fifi kan? Itu bohong. Maksud saya, Tante Karenina sendiri nggak pernah sekalipun manggil anaknya 'Fifi', selalu 'Fitznina'.
Sewaktu Tante Karenina dan Om Fito datang ke kampus untuk berbicara dengan Ayah, mereka juga nggak pernah menyebut anaknya Fifi.
Oh ... Anda sadar ya? Sore itu, waktu kami makan salad buah kiwi, saya berubah memanggil Fitznina jadi Fifi. Waktu itu saya sadar kalau di depan orang tuanya, dia selalu menyebut diri sendiri 'Fitznina'. Tapi ... saya rasa itu nggak sesederhana anak kecil menyebut namanya sendiri sebagai kata ganti 'aku'.
Begini-begini saya orangnya peka lho. Waktu itu rasanya saya sadar kalau Fitznina seakan menyebut orang lain, bukan dirinya sendiri.
Setelah Fitznina ditahan, saya sempat mengunjungi dan bertanya soal itu.
"Kenapa begitu? Kenapa berbeda Fitznina dan Fifi?"
Dia jawab, "Aku nggak suka nama itu. Fitznina rasanya kayak lagi manggil nama mereka, Fito dan Nina. Aku lebih suka Fifi aja."
Saya lalu bertanya apa dia sendiri yang membuat nama panggilan itu, dia nggak mau jawab. Tapi dia bilang nggak masalah kalau saya tetap memanggil Fitznina.
Sikap orang tuanya? Ah ... itu ya. Anda sudah membaca seisi bukunya kan?
(Yanda tertawa)
Saya juga disuruh membaca semuanya. Mikhail marah sekali waktu tau saya baca bagian itu. Oh iya, sebenarnya Mikhail 'Miki' dan saya akur-akur saja kok. Ya saya sih memang jahil tapi kami nggak musuhan. Fitznina nggak tau soal ini waktu itu.
Eh Anda tanya apa tadi?
Di awal, Fitznina menulis kalau mamanya ceria dan papanya ya layaknya ayah pada umumnya. Waktu saya membaca adegan sarapan itu, rasanya seperti membaca cerita fiksi. Atau mungkin ... seperti adegan film. Karena ... orang tuanya memang ceria dan ramah kalau di depan orang lain. Tapi tidak pada Fitznina.
Saat membaca bagian Fitznina dihukum, dikurung, saya merasa ... merinding. Rasanya nggak mungkin ... argh susah jelasinnya. Saya rasa Fitznina bohong waktu menulis bahwa orang tuanya menenangkan dia soal kasus video itu. Saya bakal lebih percaya kalau dia menulis dia dikurung di kamar, tanpa jendela, tanpa akses ke dunia luar, tanpa siapa pun bisa diajak bicara.
Saya pikir, rasanya lebih masuk akal kalau: Tante Karenina dan Om Fito nggak pernah bicara apa-apa pada Fitznina selama dia dikurung.
Sudah? Okey. Anda mau tanya yang lain?
Oh iya, soal kenapa saya bisa tau bahwa yang menyebarkan video itu adalah Fitznina sendiri ... Mikhail yang memberitahu saya.
Anda mau bicara dengan Mikhail?
KAMU SEDANG MEMBACA
Hello, Fifi! 21+ [End]
RomanceFifi ingin menjadi pacar ketua geng motor yang sudah lama ia puja, Miki. Namun, ternyata Miki sudah menjadi selingkuhan Nayula yang masih berpacaran dengan Yanda, si ketua geng musuh mereka. Demi mencegah kerusuhan antar geng motor, Fifi akhirnya di...
![Hello, Fifi! 21+ [End]](https://img.wattpad.com/cover/368284288-64-k635474.jpg)