Suara gaduh langkah kaki berlari terdengar di Rumah besar itu, Tas dipunggungnya menandakan bahwa orang itu sedang buru-buru. Baru saja dia duduk dimeja dia kembali berlari naik kekamarnya tanda bahwa dia melupakan sesuatu. Tapi, baru saja akan masuk dikamarnya pintu kamar disampingnya terbuka.
Jisoo.
Dia baru keluar dari kamarnya dan melihat adiknya yang buru-buru. Jisoo masuk mengecek adiknya.
"Adek " Jisoo berdiri diambang pintu, "Adek kenapa pagi-pagi udah bikin gaduh? " Sambil menyilangkan tangannya Jisoo bertanya.
Ahyeon menoleh, Gadis kecil itu melihat kakaknya sedih, "Gapapa " Ahyeon berdiri sedih melewati kakaknya yang terlihat kebingungan.
Ahyeon duduk lebih dulu dimeja makan dan disusul Jisoo yang berada dibelakangnya.
"Adek kenapa " Mami Sandara mendekati anaknya, mengelus rambut Ahyeon.
"Macbook adek rusak mih " Sedihnya.
"Oh yaa? " Tanya Mami Sandara. Ahyeon mengangguk, "Yaudah pulang sekolah mami beliin lagi "
Ahyeon menggeleng. Jisoo dan Mami nya bertanya tanya kenapa Ahyeon menolak, "Gausah mih, Adek baru dibeliin masa mau beliin lagi "
"Gapapa sayang, kan untuk keperluan adek juga "
Ahyeon tetap kekeh menolak sampai Jisoo angkat bicara, "Kalo gitu pake punya kakak aja " Ahyeon memandang kakaknya, "Kaka juga ga terlalu pake itu "
Ahyeon tersenyum senang, "Beneran? " Jisoo menangguk, "Iya adek " Jisoo cubit pipi adiknya, "Udah gih makan hari ini adek kakak yang anter "
Jisoo berdiri dari duduknya mengambil Macbook untuk adiknya pakai. Senyum Ahyeon tak pernah lepas, dia sarapan dengan semangat setidaknya ada milik kakaknya yang bisa dia gunakan dan tidak merasa bersalah lagi karena merusak miliknya.
•••
Jisoo baru saja memarkirkan mobilnya disamping motornya disamping motor teman-temannya. Helmnya dibuka dan dia merapikan rambutnya yang sedikit berantakan.
Saat akan melangkah,Jisoo berhenti karena teriakkan seseorang, Jisoo menoleh melihat sumber suara itu.
Jisoo menyempitkan matanya mengingat siapa disana, dan saat gadis itu melangkah semakin dekat Jisoo baru sadar ternyata dia gadis semalam yang dia tolong.
"Aku tungguin kamu dari tadi " Katanya ngos-ngosan.
"Lo sekolah disini? " Tanyanya, pasalnya dia tidak pernah melihat Jennie disini.
Jennie tersenyum, "Seragam kitakan sama Ji, masa kamu nanyain lagi "
Jisoo tidak menjawab dan memilih melangkah duluan. Jennie menyusul disampingnya.
"Kok kita nga pernah ketemu yah? " Tanya Jennie sambil mengetuk ngetuk dagunya tanda berfikir, "Kaya..kita tuh satu sekolah tapi aku ga pernah liat kamu "
"Ngapain harus ketemu " Jisoo berhenti, "Kita ga ada urusan " Katanya menatap Jennie sebentar. Jisoo melangkah lagi.
Jennie melangkah maju didepan Jisoo membuat Jisoo berhenti melangkah dan menatap Jennie didepannya, "At least kamu harus tau kalo ada cewek cantik disekolah ini dan itu aku " Tunjuknya pada diri sendiri.
Jisoo terkekeh manis.
Deggg..
Jantung Jennie berdetak dengan cepat. Tadi malam Jisoo tidak mengeluarkan senyum semanis ini dan sekarang Jennie melihatnya dengan jelas yang membuat Jennie deg degan sendiri melihatnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love and Hate
RomanceJisoo dan Jennie dulunya adalah sepasang kekasih diidolakan banyak orang, Sampai suatu ketika masalah muncul yang membuat keduanya putus dan salah satu dari mereka enggan mempunya hubungan apapun lagi mau itu dalam bentuk pertemanan sekalipun. "Plis...
