Flashback Kisah Jensoo-3

856 127 23
                                        

Semakin hari Jisoo dan Jennie semakin dekat. Bahkan banyak yang menyebarkan gosip diantara mereka bahwa kedua orang itu sudah menjalin hubungan asmara. Bagi Jisoo itu hanyalah angin lewat dan tidak mempermasalahkannya toh hanya dia yang tau isi hatinya dan bukan orang lain.

"Hey.. " Jisoo acak rambut Jennie yang sedang menunggunya diparkiran seperti yang Jisoo katakan, "Kamu udah lama? " Tanya Jisoo. Selain mereka sudah dekat panggilan Lo Gue tidak Jisoo gunakan.

"Udah selesai? " Tanya Jennie. Dan Jisoo mengangguk, Jisoo lalu membukakan Jennie pintu mobilnya untuk Jennie.

Oh Jisoo sudah tidak membawa mobil karena dia ingin lebih membuat Jennie nyaman dengan menggunakan mobil dan bukan motor, padahal Jennie tidak pernah mempermasalahkan itu dia hanya ingin terus berada disamping Jisoo.

"Mau makan dulu? " Jisoo tatap Jennie, dari awal mereka bertemu sampai sekarang tatapan Jisoo selalu sama, tidak pernah berubah dia selalu mengagumi Jennie setiap hari.

Jennie menatapnya balik. Jisoo bersihkan sudut bibir Jennie yang terlihat kotor. Hal-hal seperti itu sering Jisoo lakukan dan selalu saja membuat hati Jennie deg degan. "Kamu emang udah laper? " Tanya Jennie mengalihkan rona merah dipipinya.

Mobil Jisoo mulai berjalan.

Jisoo menggeleng, "Aku sebenarnya mau ajak kamu ketemu papi "

"Papi kamu? " Jisoo mengangguk. "Sekarang? " Jisoo mengangguk lagi. "Kenapa kamu ngga bilang! "

"Kan ini aku bilang " Kata Jisoo tersenyum yang membuat Jennie kesal, bagaimana mungkin Jisoo mengajaknya ketemu papi nya yang Jisoo sendiri tau bahwa dia masih berpakaian sekolah.

"Ih bukan gitu konsepnya! Kamu tuh bikin aku kesel tau " Jennie merajuk membuat Jisoo terkekeh. "Kalo kamu bilang kan aku bisa kerumah dulu-- " Cuppp!

Dilampu merah itu Jisoo berani menciumnya.

"Aku pernah bilang ngga sama kamu kalo kamu ngambek tuh imut banget "

Jennie? Jelas semakin memerah. Wajahnya tidak bisa tertolong lagi, dia seperti ingin melarikan diri dari Jisoo saat ini juga.

Titt tittt suara klakson itu mengagetkan Jennie dan membuatnya

"K-kamu m-mending liat depan " Jika Jennie bisa teriak mungkin ini akan jadi teriakkan paling nyaring didunia!

Diperjalanan itu Jennie terus saja malu entahlah bahkan Jisoo mengajaknya berbicara dia hanya terus menunduk karena malu dan Jisoo juga dengan teganya selalu menggoda Jennie kapanpun dia inginkan.

Mobil Jisoo berhenti disebuah toko bunga Jisoo turun untuk membeli bunga sedangkan Jennie menunggu didalam mobil. Saat keluar Jisoo membawa dua bunga, satu bunga yang Jennie perhatikan ada setidaknya 5 tangkai mawar putih dan bunga satunya lagi berbentuk buket yang besar. Jisoo masuk dan menyimpan bunga mawar putihnya dibelakang sedangkan yang berbentuk buket dia berikan untuk Jennie.

"Buat kamu "

"Buat aku? " Jisoo mengangguk.

"Kamu ga suka? " Tanya Jisoo, "Apa ganti aja bunganya? " Jisoo panik takut Jennie tidak suka, "Mumpung kita masih disini " Kata Jisoo, "Biar aku ganti "

"Ga usah Jisoo " Jennie pandangi bunga yang ada diatas pahanya, "Aku suka banget " Dia melihat Jisoo sambil tersenyum.

Jisoo menghela nafasnya lega, "Aku pikir kamu ga suka "

"Kenapa mikir gitu? "

Mobil Jisoo kembali berjalan pelan tujuan mereka sudah dekat, "Yaa takut kamu ga suka bunga "

Love and HateCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang