Pengusik

1.3K 160 37
                                        

"Aku perhatikan kau seperti sedang jatuh cinta " Suara yang tiba-tiba muncul membuat Jisoo kaget dan langsung menyimpan ponselnya dan duduk dengan tegak.

Lisa mendekat dan duduk didepan Jisoo. "Siapa wanita tidak beruntung itu "

Jisoo memutar matanya malas, "Tidak ada yang jatuh cinta Lisa "

Lisa mengangguk saja, Dia dengan kebiasaanya langsung meneguk minuman Jisoo yang baru saja sekretarisnya bawa, "Padahal kalau kau punya pacar juga tidak masalah " Lisa simpan gelasnya, "Jadi nanti kita bisa double date "

Jisoo terdiam. Dia langsung mengingat Rose yang beberapa hari terlibat sedikit masalah dengannya.

"Ngomong-ngomong dimana Chaeyoung? " Jisoo ragu bertanya, "Tumben kalian tidak bersama "

Terdengar helaan nafas dari Lisa begitu berat, "Aku juga sedang mencarinya " Kerutan dikening Jisoo, "Jarang sekali aku bisa bertemu dengannya "

"Kupikir kalian tinggal bersama "

Lisa mengangguk, "Yap! tapi dari kemarin dia tidak pulang dan tidak mengabariku "

"Dia mungkin sibuk " Jisoo mencoba membuat sahabatnya tenang karena Jisoo tau pikiran Lisa sudah pasti kacau.

Lisa tegakkan duduknya, "Jadi karena aku punya masalah aku secara khusus mengundangmu ke club nanti malam bersama yang lain juga "

Jisoo terlihat berpikir. Jelas dia punya janji nanti malam bersama Jennie setelah Jennie selesai dengan pekerjaannya. Tapi, Jisoo juga tidak bisa mengabaikan Lisa yang terlibat menyedihkan.

"Jam berapa? " Tanya Jisoo.

Lisa tersenyum berbinar, "Jam 10 malam selesai aku rapat " Jelasnya.

Jisoo tersenyum, "Ternyata kau bisa sibuk juga yaa " Benar, Mengingat Lisa yang selalu berada di kantornya dan menganggunya.

"What ever " Lisa berdiri dari duduknya, "Aku pergi dulu "

•••

Pukul 8 malam mobil Jisoo sudah terparkir ditempat yang Jennie kirimkan. Wanita itu meminta Jisoo untuk menjemputnya tepat waktu karena kalau tidak Jisoo akan mendengarkan berbagai ancaman tidak masuk akal darinya.

Jisoo sibuk dengan ponselnya saat pintu disamping terbuka. Jisoo menoleh dan wangi harum yang begitu candu baginya menyebar keseluruh mobil Jisoo.

"Hai sayangku " Jennie duduk dan tersenyum manis, "Ga lamakan? " Jisoo mengangguk. Jennie tarik leher Jisoo dan menciumnya. "Keren banget sih kamu " Jennie juga pusing Jisoo ini setiap hari selalu keren tampan wangi semua kesempurnaan ada padanya.

Jisoo hanya tersenyum dan mulai menjalankan mobilnya.

Sambil merapikan makeupnya Jennie bertanya pada Jisoo, "Kita mau makan dimana "

"Terserah kamu aja maunya dimana " Jennie tersenyum manis dengan jawaban dari Jisoo. Akhirnya Jisoo tidak lagi kasar padanya dan perjuangannya tidak sia-sia.

"Gimana kalau di Apart aku? " Jisoo melirik sebentar, "Nanti aku masak buat kita " Jelas Jennie berseri-seri.

"Aku ngga bisa lama " Alis Jennie mengkerut bingung. "Aku ada janji sama Lisa " Jisoo melirik Jennie yang sudah terlihat kesal. "Maaf yaa tapi aku cuman temenin Lisa "

"Kemana? "

Dari nada suaranya jelas saja Jisoo mendengar kekecewaan dari Jennie.

Love and HateCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang