Jennie Yang Menghindar

1.5K 178 60
                                        

Hembusan nafas berat Jennie sudah terdengar kesekian kalinya, Ponselnya tidak pernah berhenti berdering saat berita itu keluar, Terlalu banyak ucapan selamat atau hanya sekedar mengungkapkan kabar gembira mereka saat kabar kontrak kerja dengan model terkenal Kim Jongin terungkap.

Tapi, Hanya satu orang yang Jennie hindari untuk mengangkat ponselnya atau melihat notifikasi dari pengirim itu.

"Mau sampai kapan lo ngehindar gini? "

Jennie dan Joy sedang bersama ditempat yang bahkan Jisoo tidak akan tau mereka dimana.

"Maybe sampe dia minta maaf sama gue "

Untung pasien Joy tidak banyak jadi Jennie bebas menganggu sahabatnya ini.

"Dia gak salah Jen, Tapi lo aja yang terlalu kecintaan sama dia " Haruskah Joy mengomel lagi saat dia butuh saran dan masukkan, "Gue juga kalo jadi Jisoo gak mau cepet percaya gitu aja sama yang lo lakuin "

"Tapi dari yang udah gue sama dia lewatin ini tuh yang paling intens dia juga kaya kecintaan sama gue "

"Terus mau lo kaya gimana, gue tanya? " Jennie menghela nafas mengetuk ngetuk jari-jarinya digelas yang Joy kasih, "Gimana kalo lo ngehindar dari Jisoo dulu selama seminggu? "

"Lo gila! Gue sehari aja nih kaya mau mati "

Yaa mau bagaimana lagi Jennie kecintaan sama Jisoo soalnya.

"Seminggu Jen. biar lo tau Jisoo beneran suka gak sama lo "

Jennie berpikir sebentar. Yang Joy katakan memang masuk akal, Bahkan sangat masuk akal. Dia bisa mengukur cinta Jisoo padanya seperti apa jika tidak ada Jennie.

"Lo juga ada kerjaan kan sama Jongin " Kata Joy sambil memberi Jennie satu bungkus jajangmyeon, "Lo gunain waktu lo buat cari kesibukan Jen! Stop ngintilin Jisoo! " Jengkel sekali Joy ini, Jennie kalo soal kecinta bisa dibilang tolol.

"Yaudah sih maap "

Joy buka bungkusan Jennie, "Nih makan " Jennie terima dengan senyuman gummy nya, "Dan stop dateng kesini anjir lo bikin departemen gue heboh "

Jennie ini kalau berkunjung selalu membuat gempar. Joy sampai kewalahan dengan berbagai pertanyaan tentang Jennie padanya.

•••

Lisa sedang duduk sendirian di meja yang sudah dia pesan, Restoran miliknya sendiri adalah pilihan untuk bertemu dengan kekasihnya.

Kekasih?

Lisa tertawa sedih dengan pikiran yang melayang jauh.

"Lisa "

Lisa mendongkak saat sosok yang dia rindukan akhirnya muncul. Rindu yang tertahan dengan hubungan yang mengambang, Lisa bingung apa yang terjadi.

"Duduk Chaeng " Oh canggung sekali. "Mau pesan apa? " Lisa semangat membuka buku menu untuk Rose.

"Aku buru-buru Lisa "

Pelan tapi menyakitkan. Perkataan Rose selalu membuatnya sakit, "Oh baiklah, Sekretaris yang cantik sangat sibuk " Lisa sebisa mungkin untuk tetap membuat Rose nyaman.

"Apa yang ingin kamu katakan? " Apa Rose memang sudah tidak ada rasa untuknya? Bahkan untuk duduk bersama Rose terlihat tidak nyaman.

"I Miss You Chaeng " Untung Rose tidak menolak saat Lisa memegang tangannya. "Aku ada salah apa sama kamu hmm? " Lirih Lisa begitu pilu. "Sudah satu minggu kamu susah dihubungi Chaeng..apa aku buat salah? Apa aku bikin kamu marah? "

Rose tarik tangannya, Membuat Lisa terpaku akan gerakan tangan Rose.

"Aku sibuk Lisa kamu juga tau itu "

Love and HateCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang