Sudah beberapa minggu setelah kepindahan Jisoo ke kampung halamannya selama itu juga kehidupan Jisoo kembali seperti semula, dia yang sibuk dengan pekerjaannya, keluarganya atau teman-temannya tidak banyak yang berubah hanya saja kembalinya kesini masih membutuhkan waktu agar Jisoo harus terbiasa jika ketidak sengajaan menghampirinya.
Siang itu Jisoo baru saja bangun akibat waktunya habis karena lembur yang menyerangnya, Dia dan Rose benar-benar bekerja keras untuk memindahkan semua data perusahaan pindah ke kantor pusat bukan kantor tempat Jisoo kelolah dulu, jadi semua data investor atau apapun harus ikut pindah dan hal itulah yang membuat mereka super sibuk.
Mungkin Jisoo yang bangun terakhir atau bagaimana dia tidak melihat keluarganya didalam rumah. Jisoo ke arah dapur untuk mengambil air minum dan berjalan mencari dimana Mami Sandara.
Tapi yang membuatnya heran ada sosok perempuan yang Jisoo kenali sedang bersama Mami nya.
Jisoo dekati mereka yang sedang asik berbicara.
Jisoo duduk disamping wanita itu, "Kamu ngapain pagi-pagi udah kesini? "
"Letak paginya tuh dimana? " Rose yang akan menyuapkan makanan kedalam mulutnya berdecak kesal, "Kok diambil!--Mih! " Lapornya pada Mami Sandara.
"Itu ada banyak jangan nangis "
"Kamu tuh ngeselin " Rose jauhi Jisoo dan mendekat pada Mami Sandara, "Udah tau banyak tapi langsung ambil punyaku "
"Pelit banget " Jawab Jisoo tidak peduli.
Mami Sandara yang melihat mereka menggelengkan kepalanya, sudah lama sekali Jisoo dan Rose terlibat pertikaian seperti ini lagi.
"Sudah, sudah. Mami bikin banyak loh kenapa kalian rebutan " Sekarang Mami Sandara memisahkan.
Mami Sandara masuk kembali untuk membuat minuman milik Jisoo karena sebelumnya Jisoo tidak dibuatkan oleh Maminya, Sekarang hanya tinggal Jisoo dan Rose.
"Kamu ga ada agenda gitu mumpung kita ada waktu libur " Kata Jisoo.
"Ga ada " Rose menjawab dan memasukkan cake kedalam mulutnya entah sudah yang keberapa.
Jisoo mendongkak menatap langit, "Lisa ngeluh sama aku " Rose menatapnya, "Katanya kamu sibuk banget sampe ga punya waktu sama dia "
Memang akhir-akhir ini mereka sangat sibuk tapi yang mengherankan Rose sama sekali tidak ingin diganggu, Lisa saja sampai heran meminta waktu Rose bisa sesulit itu.
"Kalian ga lagi berantem kan? " Jisoo bertanya.
"Ga kok, aku sama Lisa baik-baik aja ga ada tuh yang berantem "
"Yaudah kamu temuin tuh Lisa dia sampe nyepam aku katanya cewe nya aku sandra "
Rose tersenyum tipis, "Lebay banget " Rose teguk minumannya lagi, "Kamu juga tau sesibuk apa kita di kantor "
Jisoo jatuhkan tatapannya pada Rose, "Tapi sampe ga temuin dia tuh lebay tau " Jisoo membalas, "Aku sampe kasihan loh dia kaya kangen banget sama kamu "
"Aku lebih kangen kamu "
Jisoo menatap bingung. Mereka hampir setiap hari bertemu bahkan tidak pernah lebih dari 10 jam mereka akan bertemu lagi lalu letak rindu yang Rose maksud itu dimana?
Jisoo akan mengeluarkan kata-katanya tapi Mami Sandara lebih dulu muncul membawa minuman untuk Jisoo.
•••
Malam itu setelah makan malam Jisoo memutuskan untuk menunggu adiknya sampai pulang. Saat makan tadi Jisoo menanyakan dimana Ahyeon berada yang sudah malam belum menampakkan batang hidungnya yang membuat Jisoo khawatir sekaligus kesal karena mereka hampir tidak bertemu sudah hampir 1 minggu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love and Hate
RomansaJisoo dan Jennie dulunya adalah sepasang kekasih diidolakan banyak orang, Sampai suatu ketika masalah muncul yang membuat keduanya putus dan salah satu dari mereka enggan mempunya hubungan apapun lagi mau itu dalam bentuk pertemanan sekalipun. "Plis...
