Hari ini adalah hari kedua mencari Ahyeon, Jisoo tidak pernah tidur untuk menemukan cara mendapatkan informasi tentang adiknya. Jisoo mengarahkan semua tenaganya agar setidaknya sedikit saja celah bisa dia dapatkan.
Jennie yang melihat kekasihnya dari belakang membuatnya sedih, bagaimana Jisoonya berubah dalam sesaat agar menemukan cara untuk menyelamatkan adik satu satunya.
"Dia belum makan dari kemarin " Seulgi datang dan berdiri disamping Jennie. "Pikirannya pasti kacau memikirkan adiknya yang diculik " Jelas Seulgi.
"Apa belum ada petunjuk sama sekali? "
Seulgi menggeleng. "Kasus kali ini benar benar berbeda, Jen. Taehyung benar benar merencanakan semuanya dengan baik sampai kita tidak bisa mendapat celah sedikitpun "
Jennie menghela nafas, Dia juga tidak tau harus melakukan apa untuk membantu Jisoonya.
"Tadi malam ponsel Ahyeon sempat terdeteksi keberadaannya, namun, saat kami akan menuju lokasi ponselnya mati lagi, jadi sama sekali tidak ada yang bisa kita dapat untuk menemukan Ahyeon "
Hanya helaan nafas yang terdengar.
"Makasih Seulgi karna sudah menemani Jisoo "
Seulgi mengangguk, "Kita udah temenan dari lama Jen, jadi hal seperti ini gak mungkin kita ninggalin Jisoo sendirian " Senyum Seulgi. Jennie begitu senang dengan apa yang sahabat sahabat Jisoo lakukan, Mereka tidak pernah meninggalkan Jisoo sendirian dalam keadaan apapun.
"Tolong beri dia makan Jen, kasihan dia " Seulgi menunjuk Jisoo yang sudah menyandarkan kepalanya disandaran Sofa.
Jennie mengangguk. Dia lalu menuju meja makan dan mengambil makanan untuk Jisoo dan berjalan lagi duduk tepat disamping Jisoo.
Jennie simpan piring yang dia bawa tadi di meja, Lalu memegang tangan Jisoo. "Sayang.. " Jisoo yang mendengar panggilan Jennie lalu membuka matanya, Menatap mata Jennie yang terlihat khawatir. "Makan dulu yaa " Mohon Jennie terdengar begitu lirih. Entahlah, akhir akhir ini yang berhubungan dengan Jisoo membuatnya selalu ingin menangis.
"Kamu udah makan? "
Jennie menggeleng sebagai balasan. Dia akan menyuapkan Jisoo makanan tapi Jisoo menahan tangannya. "Maaf..karna masalah ini aku jadi lupain kamu "
"Sayang, kenapa kamu ngomong gitu.. " Lihat, Air matanya jatuh. "Jangan peduliin apapun, sekarang kita fokus buat Ahyeon "
Jisoo mengangguk. Dia elus kedua pipi Jennie dan menghapus air matanya, "Makasih karna selalu ada buat aku "
"Aku yang harusnya makasih sama kamu karna kamu udah mau balik dan percaya sama aku "
Setelah memastikan Jisoo untuk makan, Jennie pergi menyimpan piring kosong Jisoo. Saat akan kembali pada Jisoo langlah kaki Jennie terhenti, Satu objek yang cukup menganggu pemandangan Jennie.
Lisa. Berdiri dengan pandangan kosong menatap kedepan.
Jennie dekati Lisa yang sedang berdiam diri.
"Hey " Jennie tepuk pundak Lisa, "Kenapa sendirian? " Tanya Jennie ikut menatap kedepan.
Lisa menarik nafasnya berat, "Aku merasa bersalah pada Jisoo " Jennie tatap Lisa dari samping, "Jika saja Chaeng mencintaiku mungkin dia tidak akan menjadi jahat seperti ini "
KAMU SEDANG MEMBACA
Love and Hate
RomanceJisoo dan Jennie dulunya adalah sepasang kekasih diidolakan banyak orang, Sampai suatu ketika masalah muncul yang membuat keduanya putus dan salah satu dari mereka enggan mempunya hubungan apapun lagi mau itu dalam bentuk pertemanan sekalipun. "Plis...
