Jennie keluar dari mobil Mama Chaerin dengan kesal, bagaimana dia tidak kesal jika dia bertemu Jisoo lagi dengan keadaan yang sangat buruk dan sialnya mereka selalu bertemu dengan ketidak sengajaan yang terlalu sering.
Jennie membanting pintu rumahnya cukup keras dan mendudukan pantatnya di sofa dengan wajahnya yang kesal tapi juga lucu.
Mama Chaerin yang mengikuti anaknya dari belakang, "Kamu kenapa sih kak pulang-pulang marah-marah gini "
"Coba mama pikirin kalo diposisi aku " Kata Jennie, Mama Chaerin melihat anaknya, "Ketemu lagi sama mantan dengan keadaan aku yang kaya gini " Jennie mengoceh.
"Kan mama bilang sama kamu mandi dulu terus ikut mama tapi kamu bilang ngga mau " Kata Mama Chaerin sambil berjalan membawa barang-barangnya.
"Mah! Kalo orang lain aku ga peduli. Tapi ini Jisoo! Mah Jisoo! " Jennie tenggelamkan tubuhnya di atas sofa.
Mama Chaerin kembali duduk disamping Jennie. "Mama juga ngga tau kalo kita ketemu disana lagi. Toh Jisoo juga kaya biasa aja liat kamu "
"Aduh ga tau lah mah aku pusing "
Mama Chaerin melirik anaknya, "Tapi kak, Jisoo makin keren yaa apalagi tadi pas pakai setelan kantor ihh tinggal cari temen hidup tuh udah cocok banget dia "
Jennie membuang nafasnya berat, Dia juga sangat sadar dengan perubahan Jisoo yang jauh berubah dari beberapa tahun lalu. Jisoonya sekarang jauh lebih dewasa.
Mama Chaerin berdiri. "Daripada kamu misuh misuh ngga jelas mending bantuin mama buat makan malem bentar lagi papa pulang "
Jennie tidak merubah posisinya, "Aku males mah "
Mama Chaerin yang geram lalu menarik tangan anaknya agar mau berdiri, "Udah kamu bantuin mama nanti mama ceritain gimana Jisoo waktu bawa kamu kerumah " Paksa Mama Chaerin.
Jennie yang tadinya malas sekarang lebih semangat berkat tawaran Mama nya.
•••
"Cantik. Mau lagi ngga? " Tawar Ruka pada Ahyeon.
Mereka sedang menikmati malam di Myeongdong tempat yang terkenal dengan berbagai jenis kuliner yang tersaji disana, Banyaknya warga lokal dan wisatawan menambah maraknya tempat itu. Myeongdong juga menjadi tempat pilihan Ahyeon yang ingin berjalan-jalan ke tempat itu dan dengan senang hati Ruka mengiyakan keinginannya.
"Aku udah kenyang " Kata Ahyeon.
"Kamu yakin? " Tanya Ruka lagi dan Ahyeon mengangguk. "Atau masih ada yang kamu ingin? "
"Udah.. aku beneran udah kenyang banget "
Bagaimana Ahyeon tidak kekenyangan jika hampir disetiap penjual Ruka ingin membeli semua itu untuk Ahyeon.
Ruka lalu mengajak Ahyeon untuk ketempat duduk untuk mengistirahatkan kakinya.
"Duduk dulu, aku tau kamu cape " Jajanan yang mereka beli dan tidak habis, Ruka satukan dan tepihkan kesamping lalu dia berjongkok didepan Ahyeon dan memijit kakinya pelan. "Maaf udah buat kamu cape "
Lihat. Bagaimana Ahyeon tidak jatuh pada pesona Ruka yang ini? Di Treat a queen oleh orang yang disukai adalah hal yang luar biasa.
"Kamu jangan jongkok gitu " Katanya sambil menolak halus.
Ruka satukan tangan Ahyeon dan menggenggamnya dengan satu tangan sementara tangan lainnya masih berada di betis Ahyeon. "Gapapa, Calon pacarku ngga boleh sakit "
Muka merah Ahyeon terlihat, dia bahkan tidak sanggup menatap Ruka dan memilih melihat yang lain.
"Kamu tuh kalo salting makin cantik tau " Ruka tersenyum begitu manis untuk Ahyeonnya yang manis.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love and Hate
RomanceJisoo dan Jennie dulunya adalah sepasang kekasih diidolakan banyak orang, Sampai suatu ketika masalah muncul yang membuat keduanya putus dan salah satu dari mereka enggan mempunya hubungan apapun lagi mau itu dalam bentuk pertemanan sekalipun. "Plis...
