Rambut acak acakan, Mata menghitam karena kurang tidur, Baju yang lusuh, Menambah sebuah fakta jika Kim Jisoo yang terkenal sempurna nyatanya bisa semenyedihkan sekarang.
"Siapa yang buat ide kalo hamil harus mengidam? " Jisoo mengeluh, Mengomel pada sahabat sahabatnya.
Sejak pulang dari rumah sakit, Jennie mengalami mual mual, Awalnya dia pikir hanya kelelahan dan pola makannya yang tidak teratur akibat masalah kemarin, Tapi, Semakin ke sini Jisoo semakin mencurigai jika kekasihnya hamil dan memilih membawa Jennie untuk mengecek segala kecurigaan yang ada dihatinya. Dan yah, Jennie sekarang di nyatakan hamil.
Jisoo pikir Jennie hamil akan sangat imut, akan manja atau hal hal yang menggemaskan lainnya. Tapi, Berbeda, Jennie hamil malah membenci Jisoo, Benci melihat mukanya, Benci melihat gerakannya, bahkan membenci Jisoo yanh dekat dekat padanya. Jisoo pasrah? Tentu saja, Tapi, yang beruntung hanyalah dia di perbolehkan untuk tidur diranjang bersama, Namun, dengan syarat dia harus mandi sebanyak dua kali jika ingin Jennie memeluknya, Dan yang lebih penting tangan Jisoo harus mengelus perutnya sampai dia tertidur dan jika Jisoo melepaskan tangannya atau berhenti maka disitulah Jennie akan bangun dan menangis sejadi jadi nya. Dari situlah perubahan Jisoo yang begitu sempurna berubah secara drastis.
"Kau sudah berkerja keras Jisoo " Seulgi geser minuman untuk Jisoo, "Lalu dimana dia? "
"Dia sedang belanja sama Chaeyoung dan Nayeon " Jisoo teguk minumannya.
"Dia sudah berapa bulan? "
"Mungkin sekitar dua bulan "
Mmprttt "Jisoo kau masih bisa di siksa selama 7 bulan lagi " Jisoo menghela nafas, Dia juga sadar akan lamanya penderitaan yang akan dia hadapi.
"Dia akan berubah jika memasuki usia kehamilan 5 bulan " Wendy berucap.
Bahkan Jisoo tidak bisa memastikan apakah dia bisa bertahan sampai usia 5 bulan kehamilan Jennie.
"Lalu kapan kalian akan menikah? " Tanya Wendy lagi.
"Bulan depan " Jelasnya, "Mami tidak mau menunda dan akan membuat perut Jennie semakin besar nanti Jennie semakin kesusahan "
"Tidak ada alasan untuk kalian tidak datang ke pernikahanku " Tegas Jisoo lagi pada sahabat sahabatnya. "Apalagi kau Seungwan, aku tidak ingin dengar alasan operasi mendadak atau apapun " Wendy terkekeh, Dia tau sekali Jisoo tidak bisa di bantah.
Seulgi menggeser rokoknya pada Jisoo, "Kau tidak mau? "
Jisoo menolak, "Aku sudah lama tidak merokok Seul sejak bersama Jennie, apalagi sekarang dia sedang hamil, bau nya saja jika menempel di bajuku aku akan di suruh mandi sampai dua kali, jadi lupakan tentang menghisap rokokmu " Jelas Jisoo panjang lebar.
"Lagipula itu tidak sehat, Seulgi. aku tidak mau menerima pasien dengan kerusakan paru paru atas nama Kang Seulgi nanti "
Hah rasanya Jisoo senang sekali berkumpul dengan sahabat sahabatnya setelah dia diperbudak di rumah oleh Jennie.
Dreettt drettt
Tertera nama penelpon disana Nyonya Besar.
"Seperti kau harus menyusul mereka " Tatapan nanar dari Seulgi dan Wendy terlihat jelas. Bayangkan, Jisoo akan mengangkat semua belanjaan Jennie sendirian.
"Aku akan pergi " Jisoo teguk minumannya sebagai sumber kekuatan akhirnya.
"SEMANGAT!!! "
Wendy dan Seulgi berteriak memberi Jisoo semangat.
Tapi...
Jisoo tidak menyangka bahwa belanjaan Jennie akan sebanyak ini.
Ini diluar dugaan Jisoo. Ada sekitar 15 paparbag ditangannya dan bahkan Jennie masih ingin menambah lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love and Hate
RomanceJisoo dan Jennie dulunya adalah sepasang kekasih diidolakan banyak orang, Sampai suatu ketika masalah muncul yang membuat keduanya putus dan salah satu dari mereka enggan mempunya hubungan apapun lagi mau itu dalam bentuk pertemanan sekalipun. "Plis...
