33

319 36 13
                                        

🖤

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

🖤


Hari bahagia Serena akhirnya terwujud dapat menikah dengan pria yang selama ini menjadi penghuni hatinya yaituCristian Rhett Bentley. Meskipun berat dan belum dapat sepenuhnya Cristian harus mau menerima Serena sebagai istrinya, walaupun hatinya masih terpaut pada Catherine.

"Mulai sekarang aku akan berusaha untuk menerima dan mencintai Serena..."

Wajah Serena terlihat cantik dan anggun dengan gaun pengantin yang membalut tubuh berisinya. Kini usia kandungannya menginjak 4 bulan, tidak banyak yang tahu jika Serena telah berbadan meskipun mungkin ada beberapa dari mereka yang menyadari akan perubahan tubuhnya.

Rasa haru dan bahagia menjadi satu saat Serena mulai memasuki altar didampingi oleh sang Ayah. Terlihat para tamu undangan dan Cristian menatap wajah cantik Serena yang berkaca. Jantungnya kian berdetak tidak karuan kala langkah kakinya mulai mendekat dan kini tepat disamping Cristian.

Cristian terlihat tenang meskipun dalam hatinya sedikit berkecamuk, ada rasa berat dan belum rela namun tetap harus menerima karena semua berawal dari kesalahannya sendiri membuat rumah tangganya bersama Catherine harus kandas.

Janji suci pun telah mereka ucapan, kini keduanya telah siap mengarungi kehidupan baru bersama.

"Serena Williams dan Cristian Rhett Bentley kini kalian telah resmi menjadi pasangan suami istri dalam keadaan suka dan duka."

Keduanya pun berhadapan, saling menatap netra penuh kecamuk, Cristian perlahan mendekat lalu meraih wajah Serena mencium bibir bergetar penuh haru itu perlahan, ciuman yang terkesan terpaksa namun cukup intens Serena rasakan.

Bibir hangat dan bergetar Cristian dapat Serena rasakan, nafas sesak memenuhi rongga hingga rasa sesak memuncak dengan tangis kian deras mengiringi.

"Tuhan, terimakasih telah mendengar do'a ku selama ini..." Batin Serena sambil menatap netra terpejam Cristian yang masih melumat bibirnya.

Secara bersamaan Catherine datang sedikit terlambat karena beberapa hal, dari Kean yang demam dan karena juga kehamilannya. Rasa mual sejak pagi membuatnya lelah, ditambah Kean yang demam dan melarang pergi ditambah kedatangan Tristan, namun sedikit meringankan dirinya karena Kean akhirnya mengijinkannya pergi.

Dasar Tristan, tidak bisakah memberitahu jika akan datang berkunjung menemui Kean, selalu saja bertindak semaunya sendiri.

Moodnya benar-benar tidak baik apalagi harus menghadiri pernikahan Cristian dan Serena tentu bukan hal mudah, harus menata hati dan perasaannya meskipun telah merelakan semuanya namun tetap saja ada rasa sedih yang masih membekas.

Meski kedatangannya sejenak menjadi pusat perhatian para tamu undangan namun hanya sesaat mereka kembali tertuju pada Cristian dan Serena yang kini sedang sibuk menyapa para tamu yang memberikan selamat kepada mereka berdua.

Breaking Down Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang